CINTA SEGITIGA CEO

CINTA SEGITIGA CEO
Kevin berubah lagi


__ADS_3

" Sayang.. kau mau kemana malam malam begini." Ucap melodi, saat melihat kevin berpakaian rapi.


" Aku mendadak ada pertemuan dengan rekan bisnis. Kau tidak masalah kan jika aku tinggal?" Ucap kevin.


" Tentu saja. Pergilah, dan lekas pulang. Aku menunggu."


Melodi kemudian mencium bibir kevin. Dan mengantarkan nya sampai ke mobil.


" Kau ingin beli sesuatu."


" Ah tidak."


" Kau yakin?"


" Iya, nanti jika aku berubah pikiran aku akan menghubungi mu." Ucap melodi.


" Baiklah, aku akan setia menunggu perintah dadi mu, ratu ku.." Ucap kevin sambil mencium punggung tangan melodi.


" Sudah sudah, sana jalan."


" Bye..."


..


Ting tong...


" Itu pasti kevin." Ucap linda girang.


" Alex, Kau disini?."


Linda terkejut, ternyata yang datang bukanlah kevin.


" Iya, kenapa?, kau tidak senang aku datang, hmm.."


Alex langsung menghujani linda dengan ciuman.


" Bukan begitu, hanya saja. Aku meminta kevin datang kemari."


" Ah ya. Bagaimana aku bisa lupa."


" Sebaiknya kau pergi saja."


" Tapi aku merindukanmu." Terus mencumbu linda.


" Alex dengar. Jika kevin sampai tahu. Itu akan jadi masalah besar."


..


" Ehem..."


Kedua nya terkejut. Entah sampai kapan kevin berada di sana.


" Jadi begini kelakuanmu?" Ketus kevin.


Linda mendorong alex. Dan segera berlari ke arah kevin.

__ADS_1


" Kevin. Hiks hiks, inilah asalanku meminta mu untuk datang. Karena hampir setiap malam rabu. Orang itu selalu datang dan ingin melecehkan ku. " linda menangis.


" Kau tidak terlihat seperti sedang di lecehkan. Kau terlihat seperti sedang menikmati. Aku jadi ragu, jika bayi itu adalah bayiku!." Ketus kevin.


Linda megedipkan mata kepada alex. Seolah olah menyuruh membantu nya menyakinkan kevin.


" Hei bug. Aku tidak tau ada hubungan apa antara kalian. Aku hanya tau, jika wanita ini tidak bisa memberikan aku bunga dari pinjaman yang dia berikan. Maka dia harus membayar nya dengan ciuman." Ucap alex asal.


" Apa seperti itu?"


" Te..tentu saja." Ucap linda terbata.


" Kau. Pergilah. Sebelum aku murka." Perintah kevin pada alex.


Linda melirik alex, mengkode agar segera pergi.


Setelah kepergian alex.


" Ada apa kau menyuruhku datang." Tanya kevin, masih dengan nada ketus.


" Tak bisakah kau berkata lembut padaku. Aku sedang hamil anakmu kevin."


" Kau yakin jika itu anakku?" Ketus kevin.


" Kau bisa melakukan tes DNA jika ragu."


" Aku bahkan tidak ingat pernah melakukannya denganmu." Ketus kevin.


" Kevin. Ini benar benar anakmu. Jika kau tidak percaya, ayo sekarang kita ke dokter untuk melakukan tes DNA."


..


" Maaf pak. Mengingat usia kandungan ibu linda, yang masih sangat muda. Melakukan tes DNA, akan sangat berbahaya bagi janin. Itu bisa menyebabkan pendarahan bahkan keguguran. Minimal memasuki usia 6 bulan baru bisa." Terang dokter.


" Baiklah kalau begitu. Kami permisi." Ucap kevin.


Kevin duluan keluar dari klinik. Sedang linda..


" Bagus. Bayaranmu sudah aku tranfer." Bisik linda.


" Terima kasih nona. Senang bekerja sama dengan anda." Ucap dokter tadi.


" Sekarang, apa yang akan kau lakukan."


" Menunggu janin itu hingga siap diambil sampel untuk tes DNA."


" Ken, kenapa kau sangat keras kepala."


" Cukup linda. Aku tidak mau lagi berdebat dengan mu."


Akhirnya mereka diam sepanjang perjalanan pulang ke apartemen linda.


" Kevin, kau tidak mampir?. Aku bahkan belum membuatkan mu minuman."


" Tidak. Melodi pasti sudah menunggu. Dia juga memesan makanan. Jadi aku harus membelikan nya."

__ADS_1


" Baiklah." Ucap linda lesu.


Kevin pun segera melajukan mobilnya.


...Flashback on...


" Sayang, apa kau tau kenapa kau begitu lama mendapatkan kembali ingatanmu?" Ucap melodi.


" Kenapa?"


" Kau ingin tau tidak?"


" Tentu saja aku ingin tau, dan juga bagaimana bisa aku akan menikahi linda."


" Itu karena, linda memberikanmu obat, agar ingatnamu tidak kembali."


" Ya. Dokter candra yang mengatakannya. Saat aku berhasil mengambil dan menukar obat yang linda selalu berikan padamu."


" Kalau begitu, aku harus berterima kasih kepada candra. Terutama pada mu. Berkatmu, aku jadi bisa mengingat semua nya sekarang.," Kevin mencium melodi.


" Ken, jika suatu hari kau bertemu dengan linda. Dan dia memberikanmu minuman atau makanan atau apapun, jangan pernah meminum ataupun menerima nya."


" kenapa?"


" Aku hanya takut ada niat terselubung di balik itu."


" Kau tenang saja. Aku akan selalu berhati hati.


...Flashback off...


" Untung melodi sempat mengingatkan ku. Aku harus lebih berhati hati sekarang. Aku tidak mau, hal dulu terulang lagi." Ucap kevin.


Kevin melajukan kendaraan nya, menuju restoran dimana dia pernah datang dengan melodi. Ya, melodi memesan paket steak komplit lagi.


" Sepertinya dia benar benar ketagihan dengan rasa steak itu ya. Aku akan membelikan nya dua dan spageti. Siapa tau dia juga akan suka." Ucap kevin saat mobilnya sampai di restoran.


..


Sesampainya dirumah, kevin langsung masuk ke dalam kamar. Saat hendak membuka pintu, samar samar dia mendengar suara tangis.


" Melodi?, apa dia menangis?" Lirih kevin.


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...Jangan lupa like...


...komen...


...vote...


...hadiah...

__ADS_1


__ADS_2