
" Terima kasih na, kau sudah banyak membantuku." melodi memeluk nana.
" Sama², tidak usah sungkan. Aku senang kau meminta bantuan ku, itu artinya kau menganggap ku sahabatmu. Karena selama ini kau selalu menolak bantuan ku." ucap nana sedih.
" Maafkan aku, aku hanya tidak ingin merepotkan kamu." Ucap melodi.
" Setelah ini kau akan tinggal dimana?" Tanya nana, setelah mereka melepas pelukan dan duduk di salah satu meja cafe.
" Itu yang ingin aku bicarakan denganmu. Kau tau, ibu kevin memintaku tinggal sementara dia pulang ke negaranya." Ucap melodi sambil meminum jus.
" Benarkah?, bukankah itu berita bagus!. Jadi adam tidak akan menemukanmu."
" Emmm, entahlah. Aku binggung."
" Kenapa harus binggung, lagi pula tugasmu hanya mengurus anak² kan, tidak ada perlu dikhawatirkan. Kecuali, kau jatuh cinta pada kenken."
" Uhuk². Kau gila ya." Melodi tersedak dan wajahnya memerah mengingat adegan yang terjadi di dalam mobil.
" Aku tidak gila. Hanya bicara fakta. Lihatlah muka mu memerah." Ledek nana.
" Muka ku merah tersedak!, karena kamu bicara yang aneh²." Ketus melodi.
" Jadi bagaimana?, apa kau menerima tawarannya?."
" Bagaimana menurutmu?"
" Lebih baik kau terima saja, daripada kau menyewa rumah atau apartemen, hanya akan membuang² uangmu, pasti adam juga akan mudah menemukanmu."
" Kau benar. Lalu bagaimana dengan rumahku?."
" Jual saja atau sewakan."
" Dijual ???"
" Ya, uangnya bisa kau belikan rumah yang baru di kampung ibumu, atau di sisi lain kota ini."
" Kau benar. Apa kau bisa menjualkan rumahku?"
" Tentu saja, aku punya teman yang bekerja di bidan properti, akan ku pastikan rumahmu terjual mahal."
__ADS_1
" Terima kasih, kau banyak membantuku."
" Sudah jangam terlalu memujiku, nanti aku jadi besar kepala."
...----------------...
......................
Hari ini adalah hari penuh airmata, bagaimana tidak. Hari ini adalah hari dimana melodi dan luciana akan berpisah untuk pertama kalinya. Walau berat tapi melodi harus melakukan ini demi kebaikan luci, agar tidak diambil paksa oleh adam.
" Momy janji, setelah pekerjaan momy selesai. Momy akan menjemput lulu, dan kita akan tinggal di rumah besar seperti yang lulu mau." Ucap melodi sambil memeluk lulu.
" Momy janji ya.. hiks hiks hiks." Lulu masih terisak diperlukan melodi.
" Jadilah anak baik oke, dengar kata grandma, dan jangan lupa untuk menelpon momy setiap waktu, oke." Melodi menciumi lulu.
" Jaga dirimu baik²." Ucap fani sambil memeluk anaknya.
" Tolong jaga lulu bu,." bisik melodi.
" Tidak perlu khawatir, kau bekerjalah dengan baik. lalu jemput kami kembali." Ucap fani sambil melepas pelukannya.
" Jadilah anak baik lu, momy janji akan menyusul kalian." Teriak melodi.
" Momy..." Tangis lulu begitu menyayat hati melodi. melodi menatap sendu mobil yang perlahan mulai menjauh dan tak dapat dijangkau pandangan lagi.
" Ayo, malam ini menginaplah di rumahku, besok ku antar kau ke rumah kevin." Ucap nana memeluk melodi.
" Terima kasih na" Ucap melodi memeluk nana.
Dirumah nana..
" Waow, rumahmu sangat indah, sebenarnya sekaya apa sahabatku ini." Ledek melodi saat mereka sampai dirumah nana.
" Biasa saja." Ucap nana saat keluar dari mobil.
" Waah, sangat indah. Dengan siapa kau tinggal." Ucap melodi sambil mengagumi segala properti yang ada di dalam rumah nana.
__ADS_1
" Sendiri, hehe." ucap nana santai.
" Appa???, rumah sebesar ini, kau tinggal sendiri. Orangtua mu dimana?" Tanya melodi sambil terkejut.
" Mereka di negara xxx. Ayo kita ke kamarku. Atau kau ingin tidur di kamar lain." Tawar nana.
" Terserahmu saja."
" Ohya, nanti sore aku ada kencan dengan rey, apa kau akan ikut."
" Tidak, aku disini saja. Aku hanya akan jadi obat nyamuk." Ketus melodi yang membuat nana terkekeh.
" Mangkannya cari pacar. Apa kau mau aku carikan kekasih?, atau kau mau aku jodohkan dengan kevin" Goda nana.
" Jangan gila deh." Ucap melodi sambil merebakan diri di kasur. Menutup muka dengan bantal, mencoba meyembunyikan wajahnya yang memerah.
...----------------...
Keesokan harinya, seperti janji nana, dia mengantarkan melodi ke mansion kevin.
" Wah mel, apa dia sultan." Ucap nana saat mereka sudah sampai di gerbang mansion kevin.
" Entahlah. Mungkin saja. Terima kasih sudah mengantarku." Ucap melodi sambil turun dari mobil.
" Bye, jaga dirimu. Hubungi aku jika ada kabar bahagia...." Goda nana sambil melajukan mobilnya.
" Dasar kau..." Teriak melodi yang di balas lambaian tangan oleh nana.
...----------------...
...----------------...
...----------------...
...Jangan lupa like...
...komen...
...vote...
__ADS_1
...hadiah...