CINTA SEGITIGA CEO

CINTA SEGITIGA CEO
Mengancam linda


__ADS_3

" Mom.."


" Ya sayang.."


" Boleh gak kita pergi ke taman bermain.."


" Luci bosan ya di rumah terus?"


Luci mengangguk.


" Nanti biar momy bicara dengan paman, agar paman mengijinkan luci pergi kesana."


" Bener?"


Mata luci berbinar. Melodi mengangguk.


Sementara di mansion kevin.


" Dady.. Kapan dady akan membawa kami ke taman bermain?"


" Benar, dady sudah janji lo."


" Ayo dady kita pergi."


" Dady sudah berjanji kan?"


Rengekan si kembar sepanjang weekend membuat kepala kevin pusing. Kevin kemudian meninggalkan mereka, menuju ruang kerja nya.


" Mama..." Rengek twins.


" Kalian tunggu disini, oke. Biar mama yang membujuk dady."


Anak anak mengangguk. Linda segera menyusul kevin.


" Kevin, ayolah. Jangan terlalu fokus mencari melodi. Suatu saat dia juga bakal datang lagi. Dia pasti akan meminta uang untuk biaya anak anaknya. Tidak mungkin dia bisa membiayai mereka seorang diri."


" Kau tidak mengenal melodi, linda. Dia adalah wanita yang mandiri. Dia pantang meminta minta."


" Ya itu kan dulu, saat anaknya masih satu. Sekarang anaknya ada tiga. Tentu saja suatu saat dia akan datang padamu."


" Cukup linda. Aku tidak suka kau membicarakan hal buruk tentang melodi."


Sial, ternyata kevin masih mencintai melodi. Aku harus bisa merebut hatinya. Batin linda.


" Maafkan aku. Bukan maksud ku seperti itu. Hanya saja, pikirkan lah anak anak. Apa kau tidak kasihan kepada mereka. Sejak kepergian melodi. Kau bahkan tidak lagi memperhatikan mereka. Kau terlalu sibuk mencari melodi. Hingga melupakan anak anak."


Kevin menghela nafas.


" Kau benar. Aku terlalu fokus pada melodi, hingga melupakan anak anak."


Tak ku sangka, anak anak adalah senjata yang ampuh untuk meluluhkan hati kevin. Jadi aku bisa menggunakan anak anak untuk mendapatkan gelar ny.kevin lagi. Batin linda.


" Jadi.. Apa kita akan pergi akhir pekan ini?" Tanya linda


" Kita?"


" Iya, aku, kamu, dan anak anak. Seperti sebuah keluarga yang bahagia."


Kevin terdiam.

__ADS_1


" Ayolah, anak anak pasti senang."


" Baiklah.."


Linda tersenyum smirk.


..


" Hore.. akhirnya kita ke taman. Terima kasih dady." Riana mencium pipi kevin.


" Eh, apa mama tidak mendapat ciuman itu juga?."


Riana langsung mencium linda.


" Ayo kita berangkat." Ucap kevin.


Sepanjang perjalanan, kevin terus memikirkan melodi. Walaupun linda mengalihkan perhatian kevin. Tetap saja, pikiran kevin masih tertuju pada melodi.


" Hore kita sampai.."


" Mama ayo kita kesana."


Twins langsung menyeret linda menuju permainan yang mereka sukai.


" Kau ingin bermain apa boy?" Tanya kevin pada kenan.


" Aku akan makan es krim saja. Biasanya kami suka menghabiskan waktu lebih lama di sana."


" Kami?"


" Aku dan momy?"


" Sangat rindu."


Kenan terlihat menahan tangis. Kevin yang tau, langsung memeluknya.


" Maafkan dady yang masih belum bisa menemukan momy."


" Its ok dad."


" Ayo kita kesana."


Kenan dan kevin berjalan menuju kedai es krim. Tempat dimana mereka biasa menghabiskan waktu bersantai, setelah lelah bermain.


Sementara itu, linda yang tengah menemani anak anak bermain. Mata nya menangkap sosok mirip melodi.


Rasa penasaran mendorong linda untuk menemui wanita yang mirip melodi.


Dia terus mengikuti wanita yang diduga melodi.


" Sial, aku kehilangan dia." Gerutu linda.


" Kenapa, kau mencari ku?"


Linda terkejut. Dan berbalik. Melodi sudah ada di hadapan nya sekarang.


" Ka..kau melodi?"


" Kenapa?, kau terkejut."

__ADS_1


" Ti..tidak."


" Benarkah?, lalu kenapa kau membuntuti ku."


" Aku hanya memastikan bahwa itu adalah dirimu."


" Memastikan itu aku. Atau memastikan kevin tidak menemukanku?" Ucap melodi sambil tersenyum smirk.


" Sepertinya kau sudah mendapatkan hati anak anak." Sinis melodi.


" Tentu saja. Aku adalah ibu mereka. Aku tahu bagaimana cara meluluhkan hati anak anak." Ucap linda bangga.


" Bangga menjadi pelakor maksudnya?"


Linda terdiam.


" Ck ck ck ck. Masih bangga dengan gelar pelakor rupa nya?, tentu saja kau bangga. Setelah menghancurkan rumah tanggaku dengam adam. Kau juga sudah berhasil menghancurkan rumah tanggaku dengan kevin. Bagus bagus., harusnya kau di beri penghargaan yang tinggi. karena selalu bisa meraih apapun yang kau inginkan." Ucap melodi bertepuk tangan, sambil berjalan mengitari linda.


" Melodi. Sudahlah, ayo berdamai dengan takdir. Adam sudah ku lepas. Kau bisa kembali pada nya. Biarkan aku kembali bersama kevin."


" Hahahaha, Wah wah wah, siapa kau yang bisa mengatur hidupku. Aku jadi penasaran, bagaimana jadi nya ya jika aku muncul di hadapan kevin saat ini?" Ucap melodi.


Wajah linda langsung berubah pucat.


" Kenapa?, kau takut?!" Tanya melodi.


" Jangan macam macam. Kau tau kan, aku bisa melakukan apa saja, termasuk menyingkirkan dirimu dari dunia ini." Ketus linda.


" Uh takut. Baiklah. Ayo kita buktikan. Siapa yang akan menyingkirkan siapa."


Melodi menatap tajam linda.


" Kau mungkin bisa menyingkirkan aku dari dunia ini. Tapi aku bisa menghancurkan mu menjadi butiran debu, saat ini juga. Disini, sekarang. Di tempat ini." Bisik melodi, yang membuat linda merinding.


...----------------...


...----------------...


...----------------...


Yuhuu.. Karene setiap buka apk, selalu ada notif. Entah itu komen atau like, membuat author jadi semangat nulis nih...


Yah walaupun belepotan dan typo bertebaran.


Tapi makasih lo yang udah mau mampir di novelku..


Apalagi udah sudi memberikan like nya, hadiah dan juga vote. Ah..., author samgat berterima kasih.


Sampai jumpa besok.. bye bye..


Jangan lupa tinggalin...


...Like...


...komen...


...votenya ditunggu senin depan yaaa wkwkwkwkwkwkw...


...dan jangan lupa.....

__ADS_1


...hadiah ☺️🙏...


__ADS_2