
" Ya viona. Tidak ada lagi kisah kita ataupun kenangan kita."
" Daniel." Viona menatap daniel dengan mata berkaca kaca.
" Jalan hidup kita sudah tidak searah viona, dan sampai kapanpun kita tidak akan bisa bersama. Aku sudah mencintai seseorang. Dan orang itu sangat berharga bagiku sekarang."
Viona meninggalkan kamar daniel dengan penuh airmata.
" Lo viona, mau kemana?, kenapa kamu menangis sayang?" Tanya ismi sambil memegang tangan viona.
Viona berhenti lalu memeluk daniel.
" Ada apa?, apa kalian bertengkar?"
Viona tidak menjawap, dia masih menangis dalam pelukan ismi
" Maaf ma, viona harus pergi."
" Tapi kenapa?, ada apa."
" Biarkan saja dia pergi bu.." Ucap daniel.
Ismi dan viona menoleh ke arah daniel.
" Tidak sebelum kau menjelaskan apa yang terjadi." Ismi masih memegang tangan viona.
Lalu daniel menceritakan apa yang terjadi kepada ismi. Ismi langsung melepas tangan viona.
" Pergilah viona. Kau tidak pantas ada di sisi daniel."
...****************...
" Mel, kau mau kemana dengan membawa koper sebanyak ini?" Tanya ara.
" Dia akan ke kampung ibu." Jawap ryan.
" Kenapa?"
" Jadi, dulu aku sudah berjanji. Jika aku sukses, aku akan membawakan pakaian dan bahan makanan untuk semua penduduk kampung disana, termasuk janji pada anak anak. Karena aku baru sempat sekarang. Jadi aku putuskan untuk pergi ke sana sendiri. Sekalian aku ke makam ibu." Terang melodi.
" Mulia sekali hari mu..'" Puji ara.
" Haha, tidak semulia itu. ohya, kakak mau ikut?, disana sangat menyenangkan. Udara yang sejuk, suasana damai.."
" Tentu aku i...."
" Kakak ipar mu akan tetap di sini menjaga luci dan twins." Ucap ryan.
" Ryan..."
__ADS_1
" Diamlah." Bisik ryan.
" Tapi, aku mungkin akan pergi selama tiga hari." Ucap melodi.
" Tidak apa, kakak ipar mu pasti senang menjaga luci dan twins.," Ucap ryan.
" Bang ryan. Maksud ku adalah, bagaimana anak anak jika aku tinggal mereka selama tiga hari. Bukan kah lebih baik mereka aku ajak?"
" Tidak tidak. Kau harus ke sana sendiri."
" Kenapaa?" Tanya melodi.
" Iya kenapa?"
Ara dan melodi saling menatap melihat sikap ryan yang aneh.
" Ah, aku lupa. Aku juga ada beberapa pakaian. Yang mungkin bisa kau berikan pada para pria di sanaa. Ayo ara bantu aku."
Ryan menarik paksa ara. Melodi hanya menggeleng-geleng.
" Ryan, kamu itu kenapa sih?, aku kan ingin ikut. Kenapa kamu malah menyuruh melodi pergi sendiri. Kamu mau kejadian dulu terulang kembali?" Tanya ara.
" Sttt.. Pelan kan suara mu."
" Ada apa?"
" Ayo kita bicara di kamar saja. Jangan di sini." Ajak ryan.
Belum selesai ara bertanya. Ryan sudah mengendong nya. Sesampai nya di kamar.
" Sekarang katakan, ada apa?" Ketus ara.
" Dengar. Daniel berfikir melodi akan pergi dari hidup nya. Jadi, aku akan sedikit mengerjai nya."
" Kau jahat sekali."
" Dengar, mereka pernah mengerjai ku. Jadi apa salah nya jika aku membalas mereka, hehe."
" Oh astaga. Dengan adik sendiri juga ada balas dendam."
" Ayolah sayang. Hanya sedikit, dan kau harus membantu ku membuat melodi melakukan perjalanan ini sendiri."
Ara terdiam. Ryan mendekati ara, dan memeluk nya.
" Ayolah, aku hanya ingin menyatuhkan mereka, seperti yang mereka lakukan kepada kita."
Ara tersenyum.
" Jadi itu rencana mu?" Ucap ara.
__ADS_1
" Yes. Kau mau membantu ku kan, sayang?" Tanya ryan dengan mata berbinar binar.
" Tapi aku mengkhawatirkan keselamatan melodi. Kejadian dulu, cukup yang pertama dan terakhir."
" Jangan khawatir, aku sudah mengerahkan seluruh pasukan untuk menjaga melodi dan daniel."
" Kau yakin."
" Sangat yakin. Aku sudah merencanakan ini dengan sangat matang."
" Baiklah."
" Jadi kau mau membantu ku."
" Ya.."
" Oh terima kasih sayang.."
Cup
cup
cup
Ryan menciumi seluruh wajah ara, hal itu membuat ara geli. Lalu tanpa sadar ciuman yang tadi nya sebagai tanda terima kasih, kini menjadi ciuman dengan penuh gairah.
Ryan langsung mengendong ala koala, dan menjatuhkan diri di atas kasur.
" Ayo kita buat teman untuk twins dan luci." Bisik ryan.
" Ryan..."
...----------------...
......................
......................
......................
......................
Maaf dikit yaa, Nanti up panjang deh janji...
...Jangan lupa like...
...komen...
...vote...
__ADS_1
...hadiah...