CINTA SEGITIGA CEO

CINTA SEGITIGA CEO
Ketakutan melodi


__ADS_3

" Melodi..."


Seseorang berlari ke arah melodi, seseorang yang begitu di nantikan dan di cari cari melodi.


" Nana..."


Mata melodi berkaca kaca. Dua sahabat itu saling berpelukan sekarang.


" Na, aku merindukan mu.."


" Aku juga merindukan mu.."


" Kenapa kau tidak pernah menghubungiku?" Hardik melodi.


" Bang ryan memutus semua akses ponselmu. Dan aku baru tau mansion bang ryan hari ini."


" Ohya?"


" Bang ryan datang dan mengatakan jika kau akan bertunangan hari ini. Karena itulah akhirnya aku bisa bertemu dengan mu."


Nana kembali memeluk melodi.


" Ehem.."


" Aku juga mau di peluk." Ucap han.


Saat han sudah merentangkan kedua tangan nya, bukan melodi yang menyambut pelukan han. Melainkan daniel.


" Melodi, sejak kapan wangi mu berganti menjadi wangi pria?"


" Buka mata mu han.." Ucap nana.


Saat han membuka mata.


" Astaga. Aku memeluk sapi jantan."


" Memangnya kau berharap memeluk siapa?" Ketus daniel.


" Memeluk nana, benar kan?"


Han langsung memeluk nana dan mencium pipi nya. Hal yang sama dilakukan daniel. Dia memeluk dan mencium bibir melodi.


" Hei everybody, apa aku ketinggalan sesuatu? apa ada kontes mencium pasangan disini?" Ucap candra yang barusaja datang.


" Kimi.." Teriak melodi.


" Hai dear, apa kabarmu?"


" Seperti yang kau lihat." Jawap melodi.


Mereka berpelukan dan ber cipika cipiki. Setelah dengan melodi. Kimi melakukan hal yang sama pada nana.


" Hai na."


" Hai kimi. Lama kita tidak bertemu."


" Bagaimana program mu?" Tanya kimi.


" Program apa?" Tanya melodi.


" Aku program hamil bayi kembar laki laki dan perempuan." Jawap nana.


" Wow. Really?"


" Ya. Aku berada di negara XXX dan tinggal di mansion orang tua ku, sampai program nya berhasil."


" Dan sekarang?" Tanyaa kimi

__ADS_1


" Masih proses.."


" Aaaa..., semoga cepat berhasil."


Kimi dan melodi memeluk nana bersama sama.


" Kalian para pria pergilah. Kami para wanita akan membahas urusan wanita." Ucap melodi.


" Ayo kita kesana." Ajak melodi pada kimi dan nana.


" Eh, sayang... " Panggil daniel


" Sudah, kau bersama kami saja." Han mencengkal lengan daniel.


" Tapi.. tapi..."


Melodi menoleh dan menjulurkan lidah nya ke arah daniel.


" My honey."


Tuk !!


Candra memukul dahi daniel dengan telunjuk nya.


" Lebai sekali. Baru juga tunangan, udah mau nempel aja." Ketus candra.


" Biarin, sewot aja." Ucap daniel tak kalah ketus.


Han dan candra saling memandang. Timbul niat jahil di benak kedua nya. Mereka tersenyum smirk.


" Daniel kemarilah." Panggil han.


" Ada apa?"


" Dengar, kau perlu latihan untuk malam pertama mu dengan melodi nanti." Ucap han.


" Wow, benarkah?. Bagimana kalian tau."


" Kevin adalah temanku, tentu saja aky tau. Dia yang paling hebat dalam memuaskan wanita nya di ranjang." ucap han.


" Dan mantan suami satu lagi, aa siapa namanya.." Ucap candra.


" Adam." Jawap daniel.


" Ya, adam. Dia dulu adalah pasienku. Dia juga bercerita betapa perkasa nya dia. Miliknya sangat besar panjang."


" Lalu apa hubungan nya denganku?" Tanya daniel.


" Hiss, kau ini bagaimana. Rata rata para wanita menyukai senjata besar dan panjang, yang perkasa di atas ranjang."


" Begitu kah?"


" Dan, biar ku tebak. Senjata milik mu pasti ukuran standart." Ucap han


" Sok tau."


" Mengaku saja." Timpal candra.


" Memang punya kalian besar?"


" Awalnya juga standart. Tapi kami melakukan sesuatu agar menjadi lebih besar dan panjang."


" Apa itu?" Tanya daniel.


" Yakin kau ingin tau?" Tanya han.


" Lebih baik jangan. Kau tidak akan sanggup." Timpal candra.

__ADS_1


" Ayolah. Demi melodi aku pasti bisa."


Han dan candra tersenyum smirk.


" Kau harus merendam senjata mu dengan seember penuh es batu."


" Ha?, kau sudah gila ya. Bukan nya besar, dia akan jadi lebih kecil karena kedinginan."


" Kau tidak percaya. Han sudah pernah melakukan nya. Dia bahkan berendam di bak air es, semalaman. Tidak percaya tanya saja pada han." Ucap candra.


Han mengingat ingat momen menyebalkan saat dia harus berendam dengan es batu, karena pengaruh obat perangsang.


" Ya. Aku pernah merasakan nya. Sangat menyakitkan. Tapu hasilnya sungguh luar biasa. Senjata ku melebar dua kali lipat."


" Benarkah. Coba lihat."


" Kau sudah gila. Kau ingin aku membuka celana di tempat ini."


" Haha, aku lupa jika kita sedang berada dalam pesta." Ucap daniel.


" Dasar otak mesum.


..


" Mel, ini hari mu. Kenapa kau terlihat tidak begitu menikmati nya?." Tanya nana.


" Iya, kau seperti menyembunyikan sesuatu."


" Katakan padaku, ada apa?, apa kau tidak mencinta daniel?" Tanya nana.


" Tidak. Aku mencintai nya, sungguh."


" Lalu?"


" Hmm, entahlah. Aku tidak bisa menjelaskan nya. Aku bahagia, benar bahagia. Hanya saja, aku takut hal dulu akan terulang kembali. Kalian tau kan, aku sudah menikah 2x. Ini adalah kali ketiga. Bagaimana jika aku harus kalah lagi dengan seorang pelakor?. Bagaimana jika suatu saat nanti daniel mencintai wanita lain."


Nana mendekati melodi..


" Dengar, jika angka satu dan dua bukan angka keberuntungan untukmu. Maka kau harus percaya jika angka tiga adalah angkat terbaik."


" Begitu kah?"


" Ya. Percayalah. Daniel akan menjadi yang terakhir untukmu dan juga anak anak mu."


Kimi menghampiri nana dan melodi.


" Dengar, kegagalan terjadi bukan untuk di ulang kembali. Atau untuk terus di ratapi. Tapi dari kegagalan kita bangkit untuk menjadi lebih baik dan lebih kuat untuk mencegah kegagalan yang sama terulang kembali. Jadi, bangkit selagi bisa. Raih selagi mampu."


" Benar. Kau tidak boleh terus berdiam diri ditempat. Jadikan kegagalan mu cermin untuk menata masa depan yang lebih baik. Kau harus bahagia sekarang. Jangan biarkan kesedihan kembali ke dalam hidupmu." Timpal nana.


Mata melodi kembali berkaca kaca. Dia memeluk kimi dan nana.


" Terima kasih karena kalian ada untuk memberiku semangat."


" Sama sama. Kita adalah teman. Dan tugas teman adalah saling menguatkan."


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...Jangan lupa tinggalin like dan komen.....


...Komen ya, awas gak komen. Wkakaka...


Makasih ❤️❤️❤️☺️☺️☺️🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2