
Ara langsung pergi setelah menghabiskan makanan nya. Tak lupa ia lebih dulu menyapa dan mencium twins.
Glek !!!
Ryan merasa ratu nya sedang marah.
" Emm, aku sebaiknya menyusul ara." Ucap ryan.
" Baiklah." Jawap daniel.
" Ayo kita bermain twins." Ucap melodi.
" Aku juga ikut."
Sedangkan...
Ryan mencari cari ara. Ternyata dia ada didalam kamar. Ryan langsung masuk ke dalam kamar. Dia takut ara akan menangis.
Ceklek.
" Ara..."
" Ara.., kau dimana sayang?"
Ryan mencari cari ara. Di kamar mandi juga tidak ada.
" Aku disini sayang." Ucap ara yang barusaja keluar dari ruang ganti.
Glek !!
Kali ini ryan benar benar sulit menelan saliva nya, melihay ara memakai linggeri seksi yang transparan.
" Sayang. Kenapa kau memakai itu?"
Bukannnya menjawap. Ara justru berjalan mendekati ryan dan berbisik.
" Ayo kita lakukan lagi."
" Me..melakukan apa?"
" Yang tadi kita lakukan. Kali ini lakukan dengan benar."
Ara menutup semua gorden, mengunci pintu dan mengaktifkan mode kedap suara. Tak lupa ara menaruh papan kertas di pintu dengan tulisan....
...SEDANG MELAKUKAN...
... KUNJUNGAN KELUARGA...
...JANGAN DIGANGGU...
" Kau yakin?" Tanya ryan.
" Kau tidak mau ya.?" Muka ara berubah menjadi sedih.
" Bukan begitu. Hanya, aku khawatir akan kehamilanmu. Dokter bilang...."
" Stttt..., " Ara menempelkan jari nya di bibir ryan.
" Disini aku dokternya. Jadi ayo kita lakukan lagi. Anak kita suka kunjungam mendadak dari papi."
Ara membuka kancing celana ryan. Dan membiarkan celana itu jatuh ke lantai. Lalu membuka kaos ryan.
Ara menyentuh bidang dada ryan. Sang junior langsung terbangun begitu mendapat signal dari ara.
Ryan langsung memegang pipi ara, dan menciwm nya. Mereka pun kembali melakukan pegulatan yang indah.
Daniel yang kebetulan lewat didapan kamar ryan, membaca tulisan yang ada di sana.
__ADS_1
" Wow. Keren. Aku harus mengajak melodi juga."
Daniel segera berjalan menuju ruang bermain.
" Sayang.." Panggil daniel.
" Stttt.., jangan berisik."
" Kenapa?" Ucap daniel dengan suara pelan.
Melodi menunjuk AL yang tidur dalam dekapan nya.
" Yes... Takdir sedang berpihak padaku." Ucap daniel.
Melodi mengendong Al menuju kamar tidur mereka. Sedang L tidur dalam dekapan baby sister.
Setelah menidurkan Al dan L, melodi keluar kamar dan menutup pintu dengan hati hati.
" Sayang?"
Daniel langsung memeluk melodi dari belakang.
" Daniel, kau mengagetkan ku saja."
" Ayo kita bermain." Bisik daniel.
" Males."
" Ayolah. Kita harus menyusul bang ryan dan ara."
" Memang mereka kemana?" Tanya melodi.
Daniel langsung menarik tangan melodi, menuju kamar ryan. Disana daniel menunjukan pada melodi tulisan yanga da di depan pintu kamar ryan.
" SEDANG MELAKUKAN KUNJUNGAN KELUARGA. JANGAN DIGANGGU." Ucap melodi.
" Ya. Aku kita menyusul."
" Tidak mau."
Melodi berlari..
" Hei, kau mau kemana?"
" Jika kau bisa menangkap ku, makan kita akan bermain sampai malam." Teriak melodi.
Daniel tersenyum smirk. Dia langsung berlari mengejar melodi.
Melihat daniek yang semakin dekat. Melodi segera masuk ke dalam kamar, dan menutup pintu. Dan saat itu daniel hampir meraih daniel.
Brak !!!
" Argh..."
Kepala daniel terbentur pintu. Daniel duduk, sambil memegangi kepala nya.
" Daniel. Kau baik baik saja?" Teriak melodi.
" Argh.. sakit." teriak daniel.
" Daniel?"
" Sakit mel.."
Melodi yang khawatir langsung membuka pintu. Dia mendekati daniel. Saat melodi sudah mendekat, daniel tersenyum jahat dan langsung memegang lengan melodi.
" Kena kau." Ucap daniel.
__ADS_1
" Aaaaa. Daniel. Kau curang."
Daniel langsung mengendong melodi. Dan melodi meronta-ronta.
" Curang curang curang." Ucap melodi sambil terus memukuli dada daniel.
Daniel menutup pintu, mengunci nya. Dan mengaktifkan keda suara.
" I love you." Ucap daniel.
Melodi menghentikan pukulan nya, dan menatap daniel.
Perlahan, daniel mencium kening melodi, kemudian kedua mata nya, hidung, pipi. Dan ciuman itu berlabu di bibir melodi.
Lama mereka berciuman. Melodi mulai menikmati nya. Saat tangan daniel perlahan mulai turun dan sudah sampai di bidang dada melodi. Daniel menghentikan ciuman nya. Dan menjauhkan tangan nya dari benda kesukaan nya itu.
" Kenapa?" Tanya melodi.
" Bukankah kau bilang, aku akan mendapatkan nya, saat aku berhasil menangkapmu?."
" Ya, lalu?"
" Aku kalah. Jadi aku tidak akan menyentuhmu."
Daniel berjalan mumdur melewati melodi.
" Kau yakin?"
Melodi mendekati daniel sambil membula kancing piyama yang ia kenakan.
" Ya..yakin.." Ucap daniep gugup, sambil terus melihat aktifitas melodi.
" Kau yakin tidak mau bermain dengan mereka?" Ucap melodi sambil melepas piyama nya, dan melempar ke sembarang arah.
Melodi juga membuka celana panjangnya. Jadilah dia berdiri hanya dengan memakai pakaian dalam di hadapan daniel.
Glek.
Daniel merasakan miliknya bangun, dan menuntut hak nya.
Melodi berjalan menutup gorden. Daniel masih diam membisu.
" Daniel?" Panggil melodi.
" Emm ya?"
" Disini sangat panas ya?" Ucap melodi.
" Sini, ku bantu membuka baju mu."
Melodi berjalan mendekati daniel, dan meluciti semua pakaian nya. Saat melodi selesai membuka semua pakaian daniel. Daniel membuka pengait bra melodi. Dan langsung melahap benda kesayangan nya itu sambil terus mendorong melodi, hingga terjatuh di kasur.
Jadilah mereka menghabiskan hari didalam kamar. Bergulat mesra. Mengulang bulan madu indah mereka.
...----------------...
...----------------...
...----------------...
Nah kan. isi nya bulan madu lagi
Kehabisan ide nih... 😅😅😅
...kasih like nya ya...
...dan komen...
__ADS_1
...Jangan lupa hadiah dan vote...