CINTA SEGITIGA CEO

CINTA SEGITIGA CEO
Cepat sembuh luci


__ADS_3

Tiga hari sudah luciana berada di ruang ICU, dan selama itu pula. Melodi tidak pernah beranjak dari ruangan itu.


" Mel, makan lah sesuatu. Kau bisa sakit nanti." Ucap kevin lembut


" Mel.. makanlah.."


" Melodi.." Kevin sedikit berteriak. Namun melodi masih termenung.


" Mel, kalau kau sakit bagaimana kau bisa merawat luci. Pikir kan juga kesehatan mu." Kevin mulai kesal.


" hiks hiks hiks, ini salahku. Aku.. aku bukanlah ibu yang baik." Melodi mulai menangis.


" Tenanglah, itu adalah kecelakaan. Bukan salahmu." Kevin memeluk melodi.


" ken.. ibu ku.. hiks hiks, aku kehilangan satu² kebahagiaanku."


" Ssttt, ada aku disini, tenanglah. Ada aku."


" Bagaimana kalau kita bawa luci kembali ke kota, akan ku pastikan dia mendapat perawatan yang terbaik." Tawar kevin.


" Aku takut jika adam menemukan dia ken."


" Tidak akan, aku janji."


" Baiklah."


" Tapi kau harus berjanji untuk tidak lagi menyalahkan dirimu sendiri atas insiden ini."


,


" Hmmm.. aku janji"


Setelah mengurus administrasi, mereka langsung membawa luciana ke rumah sakit terbaik di kota xxx.


__ADS_1


" Candra, bisa kah kau siap kan kamar terbaik untuk pasien koma akibat kebakaran." ucap kevin.


" Tentu saja. Apapun untukmu."


" Dan tolong, privasi kan semua informasi tentang pasien ini."


" Hmm, baiklah. Tapi kau berhutang cerita padaku." Ucap candra.


" Oke." Ucap kevin. kemudian bergegas menemui melodi.



(dokter candra, sahabat kevin sekaligus kepala ketua tim dokter dari rumah sakit,).


" Ayo, luci sudah ada di kamar VVIP kelas khusus."


" Terima kasih ken, bagaimana cara ku membalas semua kebaikan mu."


" Kita bicara itu nanti. Sekarang kita fokus pada kesembuhan luci."


...----------------...


Hampir dua bulan luci dirawat intensif oleh dokter candra. Dan sekarang, kondisi nya mulai stabil. Jadi kevin memutuskan untuk merawat luci di rumah. Jadi melodi tidak perlu bolak balik RS-Rumah untuk merawat luci dan anak² yang lain.


" Terima kasih ken, kau sangat peduli padaku, dan juga luci." ucap melodi


" Semua tidak gratis nona." Bisik kevin, yang membuat melodi merasa geli.


" What the..." Belum selesai melodi berbicara, kevin sudah mencium bibir mungil melodi.


Semakin lama, ciuman itu semakin memanas, Kevin menggendong melodi, dan berjalan memasuki kamar.


" Emmm, ken..." Desah melodi, saat kenan mulai menciumi leher melodi.


Melodi begitu terbuai dengan sentuhan hangat kevin, ******* dan erangan spontan keluar dari mulut melodi, membuat kevin semakin menggila. Kevin mulai membuka satu per satu kancing piyama melodi, hingga nampak lah dua gunung kembar yang sangat menggoda dengan ukuran besar.

__ADS_1


" Emm ken.. Kau mulai nakal." desah melodi saat tangan kevin mulai meremas bukit tinggi yang menjulang indah.


Dibuka nya perlahan br* yang membungkus gunung kembar melodi, tanpa aba², kevin langsung melahap nya dengan rakus.


" Emmm ken..." Melodi menekan kepala kevin agar lebih dalam melakukan nya.


Seperti mendapat jackpot, kevin semakin menggila bermain dengan bukit kembar yang kini terpampang jelas tanpa satu kain pun yang menutupi nya.


" I love you melodi." Bisik kevin di telinga melodi, kemudian mulai menci*um bibir melodi.


" I love you to ken." Melodi membalas ciuman panas kenan yang sudah mulai bernafsu.


Tangan kevin kembali memainkan bukit indah milik melodi, membuat melodi terus mendesah.


" Emmm.. ken..."


" Ohh kevin...."


Melodi tak kuasa menahan rasa yang menyetrum dirinya, dia mulai menciumi dan sesekali mengigit bidang dada kevin dan lehernya.


Hingga saat kevin akan membuka celana melodi...


" Darah...?????"


Up, dosa tanggung sendiri yaa, wkwkakak....


\(◎o◎)/\(◎o◎)/\(◎o◎)/


...Jangan lupa like...


...komen...


...vote...


...hadiah...

__ADS_1


__ADS_2