
Melodi mulai merasakan sakit yang teramat dalam pada perutnya.
" Bik... Bibikk." Teriak melodi sekuat tenang.
Tap tap tap tap
Terdengar suara kaki berlari.
" Nyonya..."
" Bik.. sakit bik.. tolong ambilkan ponselku."
" Ini nyonya..,"
Melodi ngambil ponselnya dan segerap menghubungi nana.
Tak lama berselang, kimi datang..
" Melodi, ada apa?" Tanya kimi panik, yang melihat melodi lemas.
" Anu, tadi nyonya hampir terjatuh, dan perutnya kram. Tadi sudah lebih baik. Tidak tau kenapa, sekarang jadi begini." Terang seorang pelayan.
Kimi mulai memeriksa melodi.
" Astaga. Kita harus segera membawa nya ke rumah sakit. Denyut nadi melodi lemah, itu mempengaruhi detak jantung bayinya."
" Saya akan memanggil satpam untuk meminta bantuan."
Pelayan langsung keluar.
" Dimana tuan kevin?" Tanya kimi pada pelayan.
" Tu..tuan..."
Belum selesai pelayan itu berbicara, nana datang bersama han.
" Kimi, apa yang terjadi?" Tanya nana.
" Nanti saja ceritanya. Kita harus segera membawa melodi ke rumah sakit." Ucap kimi.
" Apa ini?" Tanya nana saat akan mengangkat kaki melodi.
" Oh my god." Kimi terkejut
" Ada apa?" nana panik.
" Melodi mengalami pecah ketuban dini." Ucap kimi.
__ADS_1
" Lalu kita harus bagaimana?"
" Segera bawa ke rumah sakit."
" Ayo pakai mobilku." Ucap han.
" Bik, tolong jaga anak anak. Pastikan mereka tidak tahu hal ini, dan jangan sampai mereka tau. Itu akan membuat mereka panik." Ucap nana pada para pelayan.
" Baik nona.."
" Terutama kenan, jangan biarkan dia tau soal ini. Mengerti bik?" Imbuh nana.
" Mengerti nona."
" Memangnya kenapa dengam kenan?" Tanyaa kimi.
" Kau tidak tau?, kenan sangat sensitif terhadap apapun yang berhubungan dengam melodi. Kenan sangat dekat dengan melodi." Terang nana.
" Jadi begitu?"
Satpam datang, dan langsung membantu mengangkat melodi, menggunakan tandu. Mereka segera membawa melodi masuk ke dalam mobil, dan bergegas menuju rumah sakit.
" Kimi bagaimana ini, air ketuban nya terus mengalir." Ucap nana panik.
" Han, bisakah kau lebih cepat lagi. Banyak nyawa yang harus kita selamatkan hari ini." Ucap kimi.
" Baiklah.." Ucap han.
Nana menepuk perlahan pipi melodi.
" Na...." Melodi membuka mata.
" Hei, are you ok?" Tanya nana, melodi mengangguk.
" Na, tolong jaga luci untukku."
" Kenapa kau bicara seperti itu, kau harus kuat." Nana memegang erat tangan melodi.
" Kimi, berjanjilah kau akan menyelamatkan anak anakku."
" Katakan apa yang kau rasakan?" Ucap kimi.
" Berjanjilah kimi, apapun yang terjadi selamatkan anak anak ku." Ucap melodi dengan suara terbata.
" Aku akan berusaha menyelamatkan kalian semua."
" Te..ri..ma.." Belum sempat melodi menyelesaikan kata kata nya,mata nya kembali menutup.
__ADS_1
" Cepatlah han." Teriak nana dalam kepanikan.
" Melodi bertahanlah.."
Kimi segera memeriksa melodi, terutama memantau detak jantung bayi nya.
...
" Tuan...."
Seseorang berlari tergesah gesah guna menemui tuan nya.
" Ada apa?, seperti ada hal serius yang terjadi." Ucap sang majikan.
" Itu tuan..nona melodi..,"
" Kenapa dengan melodi?" Tanya pria yang memakai kacamata hitam.
" Intel kami mengatakan jika melodi dibawa ke rumah sakit XXX. Saya sudah menyelidiki nya tuan, kemungkinan bayi nya akan dilahirkan."
" Tidak mungkin."
" Benar tuan. Sepertinya telah terjadi sesuatu antara nona kevin dan suami nya."
Brak !!
Pria tadi menggeprak meja.
" Ayo kita lekas ke rumah sakit."
" Baik tuan.."
" Kau !, cari tau apa yang terjadi antara melodi dan suami nya. Dan berikan aku laporan nya segera" Ucap pria tadi, pada anak buah nya yang lain.
" Siap tuan."
...
...----------------...
...----------------...
...----------------...
Hiks hiks hiks, part menegangkan.
Jangan lupa like ya kak
__ADS_1
komen gitu
kasih hadiah dan vote juga gak papa 🤣🤣🤣🤣