CINTA SEGITIGA CEO

CINTA SEGITIGA CEO
Melodi pingsan


__ADS_3

Melodi mulai merasakan sakit yang teramat dalam pada perutnya.


" Bik... Bibikk." Teriak melodi sekuat tenang.


Tap tap tap tap


Terdengar suara kaki berlari.


" Nyonya..."


" Bik.. sakit bik.. tolong ambilkan ponselku."


" Ini nyonya..,"


Melodi ngambil ponselnya dan segerap menghubungi nana.


Tak lama berselang, kimi datang..


" Melodi, ada apa?" Tanya kimi panik, yang melihat melodi lemas.


" Anu, tadi nyonya hampir terjatuh, dan perutnya kram. Tadi sudah lebih baik. Tidak tau kenapa, sekarang jadi begini." Terang seorang pelayan.


Kimi mulai memeriksa melodi.


" Astaga. Kita harus segera membawa nya ke rumah sakit. Denyut nadi melodi lemah, itu mempengaruhi detak jantung bayinya."


" Saya akan memanggil satpam untuk meminta bantuan."


Pelayan langsung keluar.


" Dimana tuan kevin?" Tanya kimi pada pelayan.


" Tu..tuan..."


Belum selesai pelayan itu berbicara, nana datang bersama han.


" Kimi, apa yang terjadi?" Tanya nana.


" Nanti saja ceritanya. Kita harus segera membawa melodi ke rumah sakit." Ucap kimi.


" Apa ini?" Tanya nana saat akan mengangkat kaki melodi.


" Oh my god." Kimi terkejut


" Ada apa?" nana panik.


" Melodi mengalami pecah ketuban dini." Ucap kimi.

__ADS_1


" Lalu kita harus bagaimana?"


" Segera bawa ke rumah sakit."


" Ayo pakai mobilku." Ucap han.


" Bik, tolong jaga anak anak. Pastikan mereka tidak tahu hal ini, dan jangan sampai mereka tau. Itu akan membuat mereka panik." Ucap nana pada para pelayan.


" Baik nona.."


" Terutama kenan, jangan biarkan dia tau soal ini. Mengerti bik?" Imbuh nana.


" Mengerti nona."


" Memangnya kenapa dengam kenan?" Tanyaa kimi.


" Kau tidak tau?, kenan sangat sensitif terhadap apapun yang berhubungan dengam melodi. Kenan sangat dekat dengan melodi." Terang nana.


" Jadi begitu?"


Satpam datang, dan langsung membantu mengangkat melodi, menggunakan tandu. Mereka segera membawa melodi masuk ke dalam mobil, dan bergegas menuju rumah sakit.


" Kimi bagaimana ini, air ketuban nya terus mengalir." Ucap nana panik.


" Han, bisakah kau lebih cepat lagi. Banyak nyawa yang harus kita selamatkan hari ini." Ucap kimi.


" Baiklah.." Ucap han.


Nana menepuk perlahan pipi melodi.


" Na...." Melodi membuka mata.


" Hei, are you ok?" Tanya nana, melodi mengangguk.


" Na, tolong jaga luci untukku."


" Kenapa kau bicara seperti itu, kau harus kuat." Nana memegang erat tangan melodi.


" Kimi, berjanjilah kau akan menyelamatkan anak anakku."


" Katakan apa yang kau rasakan?" Ucap kimi.


" Berjanjilah kimi, apapun yang terjadi selamatkan anak anak ku." Ucap melodi dengan suara terbata.


" Aku akan berusaha menyelamatkan kalian semua."


" Te..ri..ma.." Belum sempat melodi menyelesaikan kata kata nya,mata nya kembali menutup.

__ADS_1


" Cepatlah han." Teriak nana dalam kepanikan.


" Melodi bertahanlah.."


Kimi segera memeriksa melodi, terutama memantau detak jantung bayi nya.


...


" Tuan...."


Seseorang berlari tergesah gesah guna menemui tuan nya.


" Ada apa?, seperti ada hal serius yang terjadi." Ucap sang majikan.


" Itu tuan..nona melodi..,"


" Kenapa dengan melodi?" Tanya pria yang memakai kacamata hitam.


" Intel kami mengatakan jika melodi dibawa ke rumah sakit XXX. Saya sudah menyelidiki nya tuan, kemungkinan bayi nya akan dilahirkan."


" Tidak mungkin."


" Benar tuan. Sepertinya telah terjadi sesuatu antara nona kevin dan suami nya."


Brak !!


Pria tadi menggeprak meja.


" Ayo kita lekas ke rumah sakit."


" Baik tuan.."


" Kau !, cari tau apa yang terjadi antara melodi dan suami nya. Dan berikan aku laporan nya segera" Ucap pria tadi, pada anak buah nya yang lain.


" Siap tuan."


...


...----------------...


...----------------...


...----------------...


Hiks hiks hiks, part menegangkan.


Jangan lupa like ya kak

__ADS_1


komen gitu


kasih hadiah dan vote juga gak papa 🤣🤣🤣🤣


__ADS_2