
Tengah malam..
Melodi terbangun, dan hendak menuju dapur. Samar samar, dia mendengar suara seseorang.
" Iya sayang, aku berhasil membuat kevin mempercepat pernikahan kami." Suara wanita yang tak lain adalah linda.
" Tentu saja sayang..."
"---"
" Aku bahkan memberi nya 2x sehari."
"---"
" Haha.. Baiklah Sampai jumpa."
Linda mengakhiri telepon nya, dan terlihat hendak menuju ke arah melodi. Melodi segera bersembunyi di balik gorden yang didepan nya terdapat sebuah guci. Karena hari masih gelap, dan lampu ruangan tidak di nyalakan, jadi melodi aman bersembunyi disana, tanpa linda ketahui.
" Apa itu?"
Melodi melihat linda memasukan sesuatu ke dalam minuman. Dan menyimpan kembali botol misterius itu, ke bawah pot bunga yang ada di dapur.
" Jadi selama ini, dia menyimpan obat itu disana. Pantas saja, saat ku suruh gwen dan jen, mengeledah isi kamar dan barang barang linda. Mereka tidak menemukan apapun yang mencurigakan."
Setelah memastikan linda pergi dan tidak akan kembali, melodi segera mengambil botol misterius itu, membuka nya. Kemudian menukar isi nya, dengan obat yang di beri dokter candra pada nya.
" Selesai. Aku harus segera membawa ini pada dokter candra."
...
Pagi hari nya...
Melodi mendengar suara gaduh. Dia bergegas turun dan mendapati, kevin dan abraham sedang bertengkar hebat.
" Ini sudah jadi keputusanku pa. Tidak ada yang bisa membantahnya. Sekalipun papa."
" Sadarlah kevin. Linda hanya memperalat mu. Lihat itu."
Abraham melempar beberapa berkas dan sebuah rekaman yang berisi bukti rencana jahat linda.
" Aku tidak mau. Bisa saja papa mengarang semua ini. Agar aku tidak menikahi linda. Pa, aku mencintai nya."
Plak.!
Semua yang ada di sana terkejut.
" Melodi..." Ucap kevin.
Ya.., melodi yang telah menampar kevin.
" Sadarlah ken. Berusaha lah mengingat semua nya. Ini. Kau ingat ini?, ini adalah pena yang kau bawa sebelum kau koma. Han bilang, itu adalah pena khusus. Dan dia memberikan nya padaku. Dia berpikir hanya kau yang bisa mengetahui bagaimana cara kerja pena ini."
Melodi memberikan pena pada kevin, kemudian memilih untuk pergi.
" Melodi." Teriak abraham dan jenny.
..
__ADS_1
" Han, bisa kau datang sekarang.."
" ---"
" Baik. Aku tunggu."
Kevin mematikan panggilan nya. Mengambil berkas yang di lempar abraham, dan pergi tanpa bicara satu kata pun.
Beberapa saat kemudian han datang, menemui abraham dan jenny.
" Ma, pa. Ada apa?" Tanya han.
Jenny kemudian menceritakan apa yang terjadi, hingga insiden melodi yang menampar kevin didepannya.
" Han, apa kau tau jika melodi hamil?" Tanya abraham.
" Apa?, melodi hamil." Han terkejut.
" Kau pura pura terkejut atau memang benar terkejut?." Ucap jenny.
" Ma, pa.. Jika aku mengetahui nya. Aku pasti akan memberitahu kalian. Buat apa berita bahagia di sembunyikan."
" Kau benar juga."
" Jadi.., dimana kevin sekarang?." Tanya han.
" Mungkin di ruang kerja nya."
" Aku akan menemui nya dulu."
" Pergilah."
..
..
" Tuan muda, ini saya."
" Masuklah han."
Ceklek..
" Han, duduklah."
" Baik tuan muda."
" Bersikaplah biasa, jangan formal."
Han menghela nafas.
" Apa masalah apa ken."
" Ceritakan, apa yang terjadi sebelum kecelakaan itu." Ucap kevin sambil melihat berkas dari abraham.
Han pun menceritakan kembali dengan hati hati.
" Jadi begitu?. Putar ini han."
__ADS_1
Kevin menyerahkan sebuah kaset dan memori kecil yang ada pada pena.
" Apa ini benar diriku, han?"
" Tentu, saja."
" Kau yakin ini tidak di rekayasa?"
" Hahaha, kau sungguh aneh kevin. Kau sekarang mirip orang lain. Bukan lagi seperti kevin yang ku kenal. Kau seperti mainan linda sekarang. Ups, maaf."
Kevin tidak mendengarkan ucapan han karena dia fokus dengan apa yang dia lihat.
..
Dirumah sakit.
" Jadi benar dugaanku.." Ucap candra setelah melihat obat yang di berikan melodi.
" Lalu, kita harus bagaimana?. Pernikahaan akan di lakukan lima hari lagi."
" Tenanglah. Selama obat ini tidak lagi di berikan. Kevin akan baik baik saja. Dia akan mulai mengingat kembali."
" Semoga saja. Dan, obat apa yang kau berikan sebagai pengganti itu?"
" Itu hanya vitamin. Ya anggap seperti penawar dari obat ini."
" Kalau begitu, aku akan pulang sekarang. Anak anak pasti mencariku." Ucap melodi.
" Baiklah. Hati hati di jalan."
...
Sesampainya di mansion..
" Hai.. Kau tidak ingin memberiku selamat, aku akan menikah dengan suamimu dan akan menjadi madu mu." Kekeh linda.
" Selamat ya.. semoga pernikahanmu berjalan lancar." Ucap melodi, kemudian berlalu meninggalkan linda.
" Kau???..."
" Apa?, bukankah kau ingin ucapan selamat?, aku sudah mengucapkan nya. Jadi apa lagi."
Melodi tersenyum, kemudian terus berjalan menuju kamar anak anak.
...----------------...
...----------------...
...----------------...
* Maaf sedikit, lagi banyak bocil di rumah wkakakak 😌😌🙏🙏
👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇
...Jangan lupa like...
...komen...
__ADS_1
...vote hadiah...