CINTA SEGITIGA CEO

CINTA SEGITIGA CEO
Rencana linda


__ADS_3

Hari demi hari di lalui melodi, dengan perasaan was was, sejak kehadiran linda di tengah tengah keluarga mereka. Kevin justru mulai menunjukan perubahan sikap nya pada melodi, terutama kepada lulu.


Kevin jadi lebih sering menghabiskan weekend dengan linda dan anak anak.


..


Ting tong...


" Biar saya saja bik." Ucap melodi pada seorang pelayan yang akan membuka kan pintu.


Ceklek....


" Surprise..."


" Mama, jen, gwen. Kalian datang." Ucap melodi dengan penuh bahagia.


" Tentu, kami merindukan kakak ipar." Gwen memeluk melodi.


" Hei.. Kenapa menangis?" Ucap jenny, saat melihat melodi menangis.


" Dan dimana anak anak?" Tanya jenny lagi.


" Masuklah dulu, mam. Kita bicara di dalam." Ucap melodi.


Setelah mereka masuk, dan berada di ruang keluarga. Melodi mulai menceritakan, bagaimana linda hadir dan kemudian merubah sikap kevin.


" Jadi.. Wanita itu tinggal disini?." Tanya jenny dengan muka marah.


Melodi hanya mengangguk sambil terisak.


" Ya ampun, kevin. Bagaimana dia bisa sebodoh ini."


Tak beberapa lama kemudian, kevin, linda dan anak anak pulang.


" Lihatlah, bahkan jal*ng itu sudah berani bermesraan di sini." Ucap gwen, saat melihat linda bergelayut manja di lengan kevin.


" Ehem."


" Mama.. mama di sini?" Kevin terkejut, dan melepas tangan linda.


" Iya. Kenapa?, kau tidak senang mama di sini.?" Ketus jenny.


" Tidak, bukan seperti itu. Hanya.." Gugup kevin.


" Hanya apa?, kau ingin menyembunyikan dulu wanita ini. Agar mama tidak mengetahui nya?" Menunjuk linda.


* Dan kau jal*ng. Masih punya nyali rupa nya?, setelah kau tinggalkan anakku, saat dalam keterpurukan. Sekarang kau kembali saat anakku sudah kembali berjaya. Apa mau mu ha?" Teriak jenny pada linda.


Brug...


" Linda.." Teriak kevin, saat tau linda pingsan.


" Mama, kenapa sangat kasar pada nya." Ketus kevin.


" Oh, jadi kau sekarang membela nya. Wah wah wah.. prok prok prok prok. Kevin yang dulu sudah kembali rupa nya. Kevin yang bodoh." Ucap jenny.


" Cukup ma. Linda sedang sakit parah."


" Ohya, apa dia akan mati?" Ketus jenny.


" Gwen, bantu aku mengangkatnya. Kita harus membawa nya ke rumah sakit." Ucap kevin.


" Ogah."


" Jen.. tolong."


" Males.."


" Ah, kalian tidak punya hati." Dingin kevin, kemudian membopong tubuh linda.


" Mel.. maafkan mama yang gagal mendidik kevin." Jenny memeluk melodi.


" Tidak ma, bukan salah mama. Mungkin ini memang sudah takdir ku." Ucap melodi.


" Ayo istirahat lah. Mama akan menemani mu."

__ADS_1


"Terima kasih ma."


" Gwen, jen. Tolong jaga anak anak."


" sip bos."


...----------------...


...----------------...


" Aku akan menikahi linda." Ucap kevin saat makan malam.


Brak!


" Jangan asal bicara kau kevin. Mau kau kemana kan melodi.?" Jenny memukul meja.


" Melodi tetap menjadi istriku." Ucap kevin santai.


" Tidak. Mama tidak setuju."


" Ma. Ini hidupku, tolong jangan ikut campur."


" Kenapa kau berubah kevin. Apa jal*ng itu sudah mencuci otakmu."


" Bla bla bla bla......"


Melodi hanya melihat dan menjadi pendengar, saat anak dan ibu saling berdebat.


" Hei, kau mau kemana kevin." Ucap jenny saat kevin meninggalkan meja makan.


" Ma.. Biarkan saja." Melodi memegang tangan jenny.


" Apa dia selalu seperti itu."


" Ya, setiap kali aku dan dia bertengkar ataupun berdebat. Dia selalu pergi." Ucap melodi.


" Sudahlah. Ayo kita makan, aku akan memanggil anak anak dan juga gwen serta jen."


Disisi lain..



" Hei.. Tumben ada disini.?" Sapa han pada kevin


" Lagi suntuk."


" Ck, sudah ku bilang, tidak ada bagus jika kau membawa linda ke mansion."


" Aku tau, tapi dia sedang sakit parah?"


" really?, dan kau mempercayai nya?"


" Apa maksud mu?" Kevin menatap tajam han


" Lihatlah." Han menyerahkan sebuah tablet pada kevin.


" Aku sudah lama ingin menunjukan nya padamu, tapi kau tidak pernah ada waktu lagi. Kau lebih sering menghabiskan waktu bersama linda." Ucap han lagi.


Kevin membuka tablet, dan dia melihat beberapa CCTV, dimana ternyata linda bersekongkol dengan salah satu dokter untuk memalsukan hasil pemeriksaan nya.


" Jadi, linda membohongi ku?, Tapi kenapa?"


" Ck, kau sungguh bodoh teman. Tentu saja karena harta mu. Kau ingat kenapa dia pergi?, itu karena kau miskin. Dan laki laki yang bersama adalah orang terkaya di kotanya. Sekarang keadaan berbalik, kau kaya, sedang laki laki yang bersama linda jatuh miskin. Tentu saja dia kembali padamu."


" Han. Aku sudah membuat kesalahan besar. Aku..aku melukai melodi. Aku bahkan mengatakan pada mama jika aku ingin menikahi linda. Aku..aku sudah menyakiti semua keluargaku."


" Belum terlambat kawan. Kau bisa memperbaiki nya."


" Terima kasih han." Kevin memeluk han.


Saat kevin memeluk han, saat itu juga dia melihat linda bersama seorang laki laki.


Linda?, dengan siapa dia. Batin kevin.


Karen rasa penasaran nya, kevin mengikuti linda dan laki laki tadi.

__ADS_1


" Gudang? Ruangan apa ini?, sedang apa mereka?" lirih kevin sambil terus mengikuti mereka. Dan mengintip melalui pintu yang tidak tertutup sempurna


" Stt.. sayang sabar"


Laki laki itu sangat agresif menjamah tubuh linda.


" Aku sudah tidak tahan."


" Kau, ini tempat umum, bagaimana jika kevin tau."


" Tidak mungkin."


" Tadi aku melihat mobil nya. Kemungkinan besar dia ada di sini."


" Hmm, baiklah." Meremas bokong sintal linda.


" Bagaimana misi mu"


Tanya laki laki tadi sambil meremas bukit linda, dan menjelajahi leher linda.


" Kurang ajar." Kevin mulai geram.


" Aku berhasil memecah belah keluarga kevin. Dan kevin begitu bodoh nya percaya dengan semua yang aku katakan. hahaha. Bahkan dia percaya bahwa aku mengidap kanker Xxx." Kekeh linda


" Kau memang pintar sayang."


" Tentu saja, setelah aku menikah dengan kevin, akan ku urus melodi dan juga anak anak nya."


" anakmu juga?"


" Aku akan mengirim mereka ke asrama. Lagi pula, siapa yang sudi mengurus meraka. Mereka sangat merepotkan."


" Lalu.. bagaimana denganku."


Pria tadi terus menjelajahi tubuh linda. membuat linda mendesah.


" Jika tidak ada anak anak, maka aku dengan leluasa bisa mengendalikan kevin. Kemudian mengambil alih perusahaan nya."


" Kau sangat pintar sayang."


Mereka pun saling ******* bibir satu sama lain.


Brak !!!


Mereka menoleh ke asal suara.


" Kevin.." Ucap linda gemetar, sambil merapikan gaun yang sudah terbuka sana sini.


" Jadi itu rencana mu?. ternyata melodi benar, kau wanita berbisa!!." Geram kevin.


" Tak kan ku biarkan rencana mu berhasil. Akan ku pastikan kau mendekam di sel." Ucap kevin lagi.


Craaang... Crash..


" aaargh.."


Kevin memegangi kepala nya, yang dipukul botol mir*s, oleh laki laki tadi.


" Kau.."


Brug...


Kevin jatuh ke lantai, dan pingsan. Darah terlihat keluar dari kepala nya..


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...Jangan lupa like...


...komen...


...vote...

__ADS_1


...hadiah...


__ADS_2