CINTA SEGITIGA CEO

CINTA SEGITIGA CEO
Adik dan teman LAQNAT


__ADS_3

" Cie..ciee.. yang habis diperiksa dokter. Jadi senyum senyum sendiri."


Goda melodi, saat melihat ryan tengah melamun sambil tersenyum.


" Apaan sih."


" Lagi mikirin siapa tuh..."


" Kepo. hu.."


Ryan mengacak acak rambut melodi.


" Hiih, jangan. Nanti rambutku rusak." Melodi cemberut.


" Rambutmu kan memang jelek."


" Ish, bang ryan.."


" Aku bicara fakta. Masak dari dulu sampai sekarang, gaya rambut mu gitu gitu aja. Lurus. Kek jalan tol. Haha."


Ryan menarik rambut melodi.


" Argh. Sakit."


Melodi memukuli ryan.


" Gaya dikit gitu. Kayak rambut ara, cantik."


Ryan tiba tiba tersenyum setelah mengatakan itu. Membuat melodi kembali mengoda ryan.


" Cie..., jadi dokter aya cantik nih. Bukan aku lagi yang paling cantik?"


" Hah?, apa? tidak tidak. Kau tetap yang paling cantik."


Melodi duduk di dekat ryan.


" Kenapa bang ryan tidak melamar dokter ara aja sih?, Gak bosen ya ngejomblo terus. Ntar jadi perjaka tua. Terus si joko ngambek, dan lari gimana, hayoo..."


" Kamu itu ngomong apa sih. Joka joko. Si joko gak akan kemana mana. Lagian dia udah nempel permanen."


" Ya kalik aja, dia ngambek gara-gara gak pernah tau gimana indah nya goa misteri..."


" Huuu.. Mentang mentang yang udah pernah begituan. Pikiran nya mesum terus."


" Eh, tapi melo bener kan?"


" Tau ah."


Ryan memilih pergi, daripada meladeni adik nya yang mulai gila.


" Yah, pergi. Padahal pengen tahu, kenapa gak nikah aja sama dokter ara. Dia kan cantik, seksi, dokter lagi. Kan keren kalau aku punya kakak ipar seorang dokter. Jadi aku bisa belajar ilmu di atas ranjang, hehe." Kekeh melodi.


Ryan keluar, saat daniel akan masuk dan menemui melodi.


" Melodi ada?" Tanya daniel pada ryan.


" Ada di dalam. Masuk aja."


" Oke."


Daniel masuk melewati ryan.


" Eh.. Kok dia ngijinin aku sih?, biasa nya debat dulu kan?, apa dia lupa ya?"


Daniel akhirnya melangkah mundur. Dia meletakan tangan nya di dahi ryan.


" Kamu kenapa sih?" Tanya ryan.


" Cuma memastikan, kalau dirimu masih ryan."


" Memangnya aku Spiderman yang bermuka dua?"


" Ya tumben aja. Biasa nya kau selalu melarang ku bertemu dengan melodi."


" Hari ini aku sedang jadi ryan yang baik hati. Jadi cepat temui dia, sebelum aku berubah pikiran."


" Baiklah baik.."


Daniel melangkah masuk.


" Daniel?" Panggil ryan.


" Ya?"


" Memang si joko kita, bisa lari yaa?, kalau kita jadi perjaka tua."

__ADS_1


" Pffffttt.. Hahahahahaha. Siapa yang mengatakan itu?" Daniel tertawa sambil memegangi mulut nya.


" Melodi."


Hap. Daniel langsung berhenti tertawa. Seketika muncul ide jahat.


" Benar. Nanti joko mu akan melayang, dan berputar putar ke udara. Lalu dia akan menuntut hak nya pada mu. Menghantui mu sepanjang sisa hidup mu."


" Ah, kamu ngaco. Mana ada joko bisa lepas. Dia kan permanen."


Ryan memandang ke arah perut nya. Di ikuti daniel.


" Eh, ngapain liat liat." Ketus ryan.


" Hanya memastikan, kalau joko mu masih ada dalam sangkar nya."


" Kau ini bicara apa?, kenapa bicara mu jadi ngawur seperti melodi. Hah. Sudah aku pergi." Ucap ryan.


...


Brak


Brak


Brak


" Ara.."


" Ara.."


Brak


Brak


Brak


" Ara.."


" Iya iya aku datang. Ish, ada apa sih siang siang menganggu orang." Ketus ara.


Ceklek.


" Eh eh.."


Ryan langsung mendorong ara, Hingga ada bersandar pada dinding. Ara ketakutan, apalagi melihat sorot mata ryan.


" Ara?"


" Y...ya??"


" Menikahlah denganku."


" Ha?, apa?"


" Menikah denganku. Selamatkan aku, agar joko tidak meninggalkan aku!"


" Joko?" Ara mengkerutkan dahi nya.


" Siapa lagi dia?"


" Junior ku lah, siapa lagi."


Ara semakin tidak mengerti. Ryan akhirnya menjelaskan apa yang melodi dan daniel katakan tadi.


" Hahahaha, ryan ryan. Pemilik perusahaan terbesar di kota ini. Ketua geng mafia terWAH di dunia. Tapi percaya pada hal sepele seperti ini. Hahahaha."


" Jadi, junior tidak akan meninggalkan aku?"


" Tentu saja tidak. Mereka sedang mengerjai mu."


" Hah, awas saja mereka."


" Tapi tidak apa apa. Aku senang akhirnya kau mengatakan nya. Walau itu tidak dari hati mu."


Ryan merasa canggung. Ara mendekati ryan, dan mencium pipi nya.


" Aku akan menunggumu mengatakan itu, dari hati mu." Bisik ara.


" Kau masih mau menungguku?" Tanya ryan.


" Ya, aku akan menunggu, menunggu kau melamar ku dengan cara yang tak pernah ku duga. Aku akan menantikan hari, dimana kau berlutut dan memasangkan cincin di jari manis ku."


...****************...


Satu tahun berlalu...

__ADS_1


Twins kini berusia satu setengah tahun. Tingkah laku yang semakin mengemaskan. Membuat melodi dan ryan tidak ingin terlalu lama jika berjauhan dengan mereka. Begitu juga luci. Dia sangat telaten dalam menjaga adik adik nya.


Dan selama satu tahun ini, melodi tidak lagi mendengar kabar tentang linda dan kevin. Mereka hilang seperti di telan bumi.


" Hei, bagaimana?. Apa rencana kita sudah siap?" Tanya daniel.


" Sudah dong."


" Bagus. Semoga kali ini. Ryan bisa benar benar mengungkapkan perasaan nya pada ara."


" Ya, aku juga berharap begitu. Aku ingin mereka bisa menikah secepat nya. Agar..."


Melodi menggantung ucapannya.


" Agar apa?" Tanya daniel, sambil mulai mendekati melodi.


" Agar.."


Daniel semakin dekat, melodi semakin mundur. Hingga dia mencapai tembok.


" Agar apa...?"


Daniel sudah sangat dekat dengan melodi. Dia memandang melodi dengan tatapan penuh perasaan.


" Agar bang ryan mengijinkan mu, untuk menikahi ku." Bisik melodi.


Setelah membisikan itu, melodi segara berlari menjauhi daniel. Sedangkan daniel, masih mencoba meresapi kata kata melodi.


" Agar bang ryan mengijinkan ku untuk menikahi melodi."


Daniel mengulangi perkataan melodi. Hingga wajah nya berubah bahagia, sesaat setelah dia memahami makna dari ucapan melodi.


" Melodi, hei.. Kau menerimaku?" Teriak daniel.


Melodi hanya menoleh, dan tersenyum. Lalu dia berlari lagi. Daniel segera mengejar nya. Hingga, melodi bersembunyi di belakang ryan yang sudah siaga bak induk yang melindungi anak nya yang terancam bahaya.


Daniel langsung menginjak rem kaki nya.


" Ryan.." Sapa daniel sambil tersenyum tanpa dosa.


" Ada apa kau kemari." Ketus ryan.


Pasal nya, ryan tau. Bahwa daniel dan melodi lah, yang selalu mempertemukan dirinya dan ara. Walau sejati nya dia sangat gembira bisa dekat lagi dengan ara. Namun entah kenapa, dia masih belum bisa melamar ara.


" Aku.., emm.. Aku.."


Daniel melirik melodi.


" Bang, besok hari Valentine. Ayo kita jalan jalan." Ucap melodi.


" hmm.."


" aku mohon.. aku mohon...


Melodi merengek seperti anak kecil. Ryan tau. Mereka pasti merencanakan sesuatu lagi.


" Bang ryan ganteng deh.." Puji melodi.


" Kalau ada mau nya aja bilang ganteng." Ketus ryan


" Hehe.., mau kan?. Aku janji, ini akan menyenangkan." Melodi mengedipkan mata nya.


Ryan tampak berpikir.


Inikah saat nya??. Batin ryan


...----------------...


...----------------...


......................


......................


Maaf ya up nya telat, harus nya ini up ke tiga nya.


Tadi habis beres beres kamar kos 😅😅.


Selamat berakhir pekan 🤩🤩


...Jangan lupa untuk tinggalin...


...Like...


...Komen...

__ADS_1


...vote...


...hadiah...


__ADS_2