CINTA SEGITIGA CEO

CINTA SEGITIGA CEO
Menemukan titik terang


__ADS_3

" Kevin, kau mau kemana?" Tanya linda.


" Aku akan mencari tahu siapa yang telah menganggu aktivitas kita."


" Tak bisakah kita selesai kan dulu ritual nya." Teriak linda.


" Nanti saja. Aku sedang buru buru."


" Kevin.."


Linda berteriak frustasi. Dengan terpaksa, dia memakai kembali pakaian nya.


....


" Ryan, kita kedatangan tamu." Ucap daniel.


" Siap?"


Daniel menunjuk dengan dagu nya. Terlihat dari CCTV, kevin datang.


" Ada apa kau kemari?" Ketus ryan.


" Kau sudah memporak-poranda kan mansion ku. Dan kau masih tanya, kenapa aku datang?"


" Maaf!! Aku tidak bermaksud untuk itu." Ucap ryan, masih dengan nada ketus.


" Sekarang, katakan. Apa yang terjadi?"


" Bukan urusanmu."


" Aku dengar dari para satpam dan penjaga. Kau kesana mencari melodi. Kenapa dengan melodi!."


Ryan masih terdiam.


" Ryan.." panggil kevin.


" Melodi di culik."


" Apa?, siapa yang melakukan nya?" Tanya kevin.


" Bukan urusan mu." Ucap daniel.


" Aku harus tau." Ketus kevin.


" Apa peduli mu. " Daniel lebih ketus.


" Dia mantan istri ku. Dan aku masih mencintai nya. Tentu aku sangat peduli pada nya."

__ADS_1


" Cinta seperti apa yang kau berikan pada adik ku?" Hardik ryan. Kevin terdiam.


" Yang jelas, aku masih peduli pada mantan istri ku itu. Dan juga luci."


Ryan tersenyum mengejek.


" Dengar bung. Wanita yang kau sebut mantan istri mu itu, adalah calon istri ku." Ucap daniel.


" Ehem.."


" Maksud ku nanti." Imbuh daniel.


Beberapa mafioso datang dan memberi tahu, bahwa mereka telah menemukan lokasi dimana melodi dan luci berada.


Tak perlu menunggu, waktu 24 jam untuk menemukan melodi. Jika ryan sudah mengerahkan seluruh pasukan XLOVENOS, mereka akan dengan mudah menemukan titik koordinat dimana melodi berada.


" Bagus. Tunggu apa lagi. Ayo kita segera kesana."


" Aku ikut." Ucap kevin.


" Tidak perlu." Ketus daniel.


" Aku mohon."


" Daniel, biarkan saja. Tidak usah hiraukan dia. lebih baik kita fokus menyelamatkan melodi. Perjalanan ke sana menghabiskan waktu 2 jam. Itu sudah melalu jalur tercepat. Jadi lebih baik kita bergegas."


....


Sementara, di tempat melodi, di sekap. Hari sudah mulai gelap.


" Momy.."


" Ya sayang.."


" Luci takut.."


" Tidak apa, ada momy disini. Apa luci lapar?, seperti nya makanan itu memang untuk kita."


Melodi mengambil nampan makanan, dan mulai menyuapi luci.


" Luci bisa sendiri mom."


" Baiklah. Anak pintar."


Melodi mulai berjalan ke arah pintu, dan mencoba melihat dari lubang kunci.


" Sebenarnya aku dimana?" Lirih nya.

__ADS_1


Melodi berjalan mengelilingi kamar. Semua hampir ada di sini. Lemari berisi pakaian, kasur yang nyaman. Serta pendingin udara. Hanya tidak ada ventilasi udara, membuat melodi tidak bisa melihat apa yang ada di luar sana. Dan tidak bisa menerka-nerka, diri nya ada di mana.


Melodi mencoba mencari apa saja, yang bisa ia gunakan untuk membuka kunci kamar.


Hingga ia ingat pada jepit rambut nya yang multi fungsi.


Melodi segera mencoba keberuntungan nya, membuka kunci dengan jepit rambut.


Ceklek.


" Terbuka."


Melodi membuka pintu secara perlahan.


" Luci, ayo."


Setelah memastikan tempat itu sepi, melodi mengajak luci keluar.


" Ini.., ini sebuah apartemen." Ucap melodi.


Melodi mencoba membuka pintu, namun terkunci. Pintu nya harus di buka menggunakan kartu yang hanya di miliki oleh penghuni apartemen.


Saat melodi berusaha mencari telepon, dan mencari apa apa saja yang bisa membantu nya keluar dari sini. Teriakan luci mengangetkan melodi.


" Momy..."


" Luci.."


Melodi segera berlari menuju sumber suara luci, Dia melihat luci sedang digendong seseorang.


" Kau...."


...----------------...


......................


......................


......................


Maaf up nya kesiangan 😌😌🙏🙏


...Jangan lupa like...


...komen...


...vote...

__ADS_1


...hadiah...


__ADS_2