Cowok Nyebelin Suamiku

Cowok Nyebelin Suamiku
Liburan Di Bali


__ADS_3

Sore harinya, Kami(aku, Si kembar, Chayra dan sahabat-sahabat ku serta dengan anak-anak mereka) berangkat ke Bali. Karena nanti malam akan di adakan acara launching butik baru Chika.


Sesampai di Bali, Kami mampir ke hotel sebentar untuk bersih-bersih dan menyiapkan diri untuk acara nanti malam.


Di sisi Lain


"My Lovely, kemana dirimu berada?. Ponselmu ngga aktif." Batin Rangga memegang ponsel.


"Sayang, kamu kenapa?apa ada yang sakit?." Lirih Arini.


"Ngga, bukan apa-apa. Cuma lagi pusing dengan urusan kantor." Rangga berbohong.


Flash Back On


Sahabat-sahabat Reina mendatangi Arini.


"Puas Loe, bikin sahabat kita sakit dan pisah dari suaminya." Chika marah.


"Seharusnya Loe sadar diri sudah mau mati bertingkah." Tambah Audy marah.


"Gue tau Loe sakit, tapi Loe jangan egois dan memanfaatkan penyakit Loe. Di akhir usia Loe itu di manfaatkan yang berguna agar nanti Loe meninggal banyak orang yang menangisi kepergian dan mengenang Loe, tapi bila sebaliknya Loe akan di benci." Tania.


"Maaf mba sebelumnya, mba harus banyak berdoa kepada Allah dan memohon ampun, serahkan semuanya pada sang Illahi. Bertaubatlah mba sebelum ajal menjemput mu." Latifa lembut, tapi menyusuk di hati.


Arini menatap 4 wanita di hadapannya dengan kata-kata yang sangat menusuk di hati. Air matanya menetes, Arini bingung harus bagaimana.


Flash Back Of

__ADS_1


Aku menjadi model gaun terakhir, karena model sebelumnya tidak datang. Terpaksa aku menjadi Model pengganti. Lalu Aku di make up.


"Subhanallah... Cantik banget kamu, Kak." Kata Latifa memegang tangan ku.


"Terimakasih." Aku tersenyum.


Sakingnya aku gugup, aku menabrak model pria.


"Ups, Sory." Kataku menunduk.


"Ngga apa-apa. Kamu siapa?kayanya kamu model baru." Pria itu ramah.


"Iya, aku Reina. Sahabatnya Chika." Aku mengulurkan tangan.


"Ooo... Aku Vino. Kita pasangan catwalk, kamu harus rileks. Jangan tegang." Vino tersenyum dan menarik tangan ku, lalu meletakkan tanganku di lengannya.


"Wah! cantik sekali model perempuan dan model prianya juga ganteng." Penonton 1


"Iya, mereka seperti pasangan. Mereka sangat serasi sekali." Penonton 2.


Di Sisi Lain.


Rangga merebahkan tubuhnya di kasur, lalu di menyalakan TV sambil minum air mineral. Ketika acara TV menampilkan Reina bersama seorang Pria, lalu dia menyemburkan.


"Siapa Pria yang bersamanya?My Lovely kamu tega meninggalkan aku." Rangga memukul kasur.


"Gue harus cepat menyelesaikan ini." Rangga bangkit dan pergi.

__ADS_1


Keesokan Pagi


Aku terbangun oleh teriakan dan tawa anak-anak ku.


"Mmm... Kalian kenapa ribut-ribut ?." Kata ku serak dan rambut acak-acakan.


"Mommy." Si kembar memelukku dan sedangkan Chayra merangkang mendekati. Aku melihatnya langsung aku menggendongnya.


"Anak-anak Mommy yang lucu-lucu." Aku mencium satu persatu anak-anak ku.


"Kalian sudah mandi?." Tanya ku.


"Sudah Mommy." Serentak.


"Kecuali Chayra Belum Mommy, aku ngga bisa." Ucap Adline.


" Ngga apa-apa, Mommy dan Chayra mandi dulu. Abis ini kita Jalan-Jalan dan makan di tempat Mommy dan Deddy dulu." Kata ku.


"Asyik." Serentak.


Aku dan Chayra mandi, setelah selesai mandi. Aku dan anak-anak pergi, tiba di lift aku bertemu pria yang tidak asing.


"Kamu Reina kan?." Pria itu Vino.


"Iya, kamu??." Aku berusaha mengingat.


"Aku Vino, ini keponakan kamu?banyak sekali keponakan kamu." Vino melihat Si kembar dan Chayra.

__ADS_1


"Dia anak-anak ku, Vin." Kata ku memegang tangan Adline.


__ADS_2