Cowok Nyebelin Suamiku

Cowok Nyebelin Suamiku
Alex dan Latifa Pindahan


__ADS_3

Hari ini Latifa dan Alex pindahan di samping Mansion Reina dan Rangga. Tadi Abi dan Umi ngelarang Alex dan Latifa pindah, karena Abi dan Umi ngga bisa jauh dari Latifa. Setelah Alex menjelaskan baru Abi dan Umi mengijinkan mereka pindah.


Mereka juga gelar syukuran dan mengundang sahabat, para orangtua serta anak Yatim piatu dan kau dhuafa.


"Bro, akhirnya kita bisa bertetanggaan juga." Kata Rangga merangkul Alex.


"Iya, Bini gue ada teman juga." Kata Alex santai.


"Gimana sudah belah durennya." Bisik Rangga.


"Belum, Bro. Bini Gue masih palang merah." Alex cemberut.


"Sabar, Bro. Nanti juga Loe nikmati dan akan ketagihan." Rangga menepuk Pundak Alex.


"Daddy." Serentak Adlan dan Adline.


"Anak Daddy yang ganteng dan cantik." Rangga menciumi Pipi kedua anaknya.


"Om Alex, Nanti bolehkan kita sering main kesini nemuin Bu guru Latifa." Adline memegang tangan Alex.


"Manggilnya sekarang Tante, Sayang. Kapanpun kalian boleh kesini." Alex berjongkok dan mengelus rambut Adline.


"Iya, Oom." Adline.


"Daddy aku heran kenapa Tante Latifa mau menikah sama Oom Alex, ya?." Adlan polos.


"Itu karena Oom Alex pakai jampi-jampi." Kata Rio yang baru datang bersama Adi.


"Sue Loe." Alex menonjok Rio.


"Jampi-jampi itu apa Oom Rio." Tanya Adline polos.

__ADS_1


"Syukurin Loe jawab tuh pertanyaan Adline."


"Itu Jampi-jampi kaya orang yang sedang bicara tapi ngga ada suaranya." Jelas Rio asal.


"Rupanya kalian disini." Randy datang dan menggandeng Daffa dan Daffi.


"Dede Daffa dan Daffi." Adlan dan Adline menghampiri Daffa dan Daffi.


"Papa Randy bolehkan Dede Daffa dan Daffi kita aja main ketaman." Ucap Adline menggandeng Daffa.


"Boleh tapi jangan jauh-jauh, ya." Randy mengelus rambut Adline.


Setelah mendapatkan persetujuan dari Randy, Adlan dan Adline mengajak dede kembarnya (Daffa dan Daffi) ke taman.


"Kita ketaman juga, yuk." Adi yang sedang menggendong Putri. Anaknya Adi dan Chika. Putri anaknya agak pemalu.


"Ya, udah. Yuk." Serentak para cowok. Mereka menuju taman di sana ada gazebo.



"Daddy, Oom, dan Papa Randy. Kita nyanyi, yuk." Usul Adlan.


"Mau nyanyi apa?." Tanya Randy.


"Lagu kesayangan." Kata Adline semangat.


"Ok, Oom Alex iringin pake gitar ya." Alex mengambil gitar, lalu mereka bernyanyi.


*Bila kuingat lelah


ayah bunda

__ADS_1


Bunda piara piara akan daku


sehingga aku besarlah


Waktuku kecil hidupku


amatlah senang


senang dipangku dipangku dipeluknya


serta dicium dicium dimanjakan


namanya kesayangan


Bila ku kecil hidupku amatlah senang senang di pangku di pangku di peluk nya serta di cium di cium di manjakan nama nya kesayangan*...


"Jadi pengen kecil lagi." Kata Alex manja.


"Dasar nih para cowok bukannya bantuin istrinya, malah leha-leha disini." Reina kesal.


"Kan kita lagi ngejagain anak-anak, Sayang." Rangga menghampiri Reina.


"Alasan aja." Tambah Tania kesel.


"Emang kita jagain anak-anak, Yank." Randy juga menghampiri Tania.


"Kamu tega, Yank. Aku lagi hamil tapi kamu lagi asyik sendiri." Rengek Audy.


"Maaf, Yank. bukan gitu..." Rio Pun ikut menghampiri Audy. Chika langsung menggendong Putri dengan wajah jutek.


"Yank, Kok kamu marah gitu, Aku kan benar jagain Putri lihat aja kan. Aku gendong Putri terus." Adi memegang lengan Chika.

__ADS_1


"Tapi kenapa ga biarin Putri bergaul sama anak-anak yang lain, malah kamu pangku Putri." Chika kesel. Adi terlalu posesif takut anaknya terluka kalau bermain.


__ADS_2