
Latifa perlahan-lahan membuka matanya.
"Sayang, kamu sudah bangun." Alex mendekati bangsal Latifa.
"Ini dimana, Yank?." Lirih Latifa.
"Ini Di rumah sakit, Yank." Alex mengusap kepala Latifa.
"Keadaan Audy gimana, Yank." Latifa
"Alhamdulillah. Audy sudah melahirkan, sudah kamu berbaring aja. Biar Debay di perut kamu bisa istirahat." Alex membantu Latifa untuk berbaring kembali.
"Maksud kamu apa?, Yank." Latifa bingung.
"Kamu hamil, Yank. Terimakasih sudah mengandung anak kita." Kata Alex mencium kening Latifa.
Karena Latifa ngga sakit apa hari itu juga Latifa sudah di boleh pulang, sebelum pulang Latifa dan Alex berkunjung keruangan Audy.
Kreekk
"Assalamualaikum..." Serentak Alex dan Latifa.
__ADS_1
"Wa'alaikumsalam... " Serentak Audy dan Rio. Para sahabat dan para orangtua sudah pulang 1 jam yang lalu.
"Maaf, ya aku telat datangnya." Latifa masih keadaan lemas dan menghampiri Audy di ranjang.
"Ngga apa-apa, Loe sudah sehatan. Fa." Audy memegang tangan Latifa merasa khawatir melihat Latifa pucat.
"Aku ngga apa-apa kok." Latifa tersenyum.
"Bini gue ngga sakit, dia hanya kelelahan karena di awal kehamilannya." Alex menjelaskan.
"Yang benar, Fa." Audy menatap senang.
"I-iya." Latifa malu.
"Iya, Loe juga selamat ya. Atas kelahiran anak loe, sory nih gue lom sempat beli kado buat anak loe." Kata Alex.
"Santuy, bro. Kalau boleh gue minta mentahnya." Rio menyenggol lengan Alex.
"Mentahnya, emang anak loe mau gue kasih benang dan jarum gitu." Ledek Alex.
"Sue!! Emang anak gue mau buat debus apa." Rio kesel.
__ADS_1
"Hehehehe... Ya kali anak loe baru lahir sudah dapat kemampuan luar biasa gitu... Hehehehe..." Tambah Alex meledek Rio.
"Sembarangan loe, gue pites juga nih mulut loe." Rio langsung melitir Alex.
"Ya Ampun, bro. Nanti gue transfer aja ke rekening loe." Alex melepas tangan Rio.
Hari sudah semakin sore Latifa dan Alex pamit pulang. Di group Wa sudah ramai tentang kehamilan Latifa.
Kehamilan Latifa membuat Alex pusing, karena ngidamnya aneh-aneh. Kaya ingin makan jambu *** yang langsung di pohon, padahal itu jambu pohon jarang kita temukan. Tapi Alex berhasil ketemu di daerah perkampungan jauh dari rumahnya. Latifa minta setiap hari Alex mengambilnya, karena jambu *** itu merasa enak karena kadar airnya sangat enak tidak membuat Latifa mual.
Pada biasa hamil muda, ingin makan yang seger dan asam seperti mangga muda. Tapi Latifa mau yang seger dan manis. Alex tetap ngejalani permintaan Latifa, dia takut nanti anaknya ileran. Apa pun dan dimana Latifa lagi ingin ngidam, Alex dengan cepat memenuhi ngidamnya Latifa
Kini kandungan Latifa sudah berjalan 4 bulan dan Latifa tak merasakan mual atau pusing selama kehamilan, justru Alex setiap pagi muntah-muntah dan menu makan di pagi hari harus ada mangga, entah sambal matah mangga, rujak, buah dll. Makanan mangga muda yang dapat di olah.
Di pagi hari ini dari semalam Latifa mencium ketek Alex, sehingga membuat Alex merasa geli dan tak enak setiap hari Latifa mencium ketek Alex.
"Yank, kamu mau kemana?." Latifa menarik Alex untuk tidur lagi.
"Aku mau mandi, Yank." Alex menatap Latifa.
"Tunggu beberapa menit lagi aja, Yank. Aku lagi suka-sukanya nyium ketek kamu." Latifa mencium ketek Alex kembali
__ADS_1
Readers.... Jangan lupa Like, Vote dan Komentarnya, Ya....