
"Dah waktunya gue jemput Adlan dan Adline. Dan ketemu Bidadari Surga ku yang cantik." Kata Alex beranjak pergi. Adi dan Rio menatap aneh kelakuan Alex.
Tiba di sekolahan, Alex menunggu Adlan dan Adline selesai belajar. Alex memandangi Latifa tanpa berkedip sama sekali, dia tak memperdulikan Ibu-ibu Tk yang dari tadi ngomongin Alex.
"Sungguh indah ciptaan MU, Ya Allah. Sehingga jantung ini berdetak ngga karuan, apa dia jodoh ku yang selama ini ku cari. Ya Allah bantulah hamba ini untuk memilikinya." Batin Alex.
Alex yang dari tadi melamun, tak menyadari kalau Adlan dan Adline sudah keluar. Karena kesel Adlan menginjak kaki Alex.
"Auw... Dasar bocah." Alex kesel.
"Lagian Om, Adlan dan Adline panggil ngga nengok-nengok." Sewot Adlan.
"Aku aduin sama Daddy dan Mommy, kalau Om lalai jagain kita." Adline cemberut.
"Iya-iya, Om. Minta maaf. Nanti kita langsung ke Mall ngga, kalian mau beli apa aja yang kalian suka. Tapi jangan bilang sama Daddy dan Mommy, ya." Kata Alex merayu.
"Baiklah." Serentak Adlan dan Adline. Alex menggandeng Adlan dan Adline. Di pakiran ketemu Bu Latifa yang sedang mengecek motornya yang ngga bisa nyala.
__ADS_1
"Assalamualaikum Bu Guru Latifa cantik." Sapa Alex.
"Wa'alaikumsalam pak." Lembut Latifa.
"Jangan manggil saya pak, saya tak setua itu kok. Motornya kenapa?." Alex tersenyum.
"Ini motor saya tidak bisa nyala, padahal baru kemarin di servis." Ucap Latifa.
"Bu Latifa Bareng kita aja." Teriak Adlan di dalam mobil.
"Iya, Bu bareng kita. Om Alex mau ngajak kita ke Mall, yuk bu." Adline menarik Bu Latifa.
"Dah, Nanti urusan motor biar anak buah saya yang bawa kebengkel. Jon, bawa motor ke bengkel." Alex memberikan kunci motor Bu Latifa yang masih gantung di motor.
"Siap boss." Kata Jono.
"Maaf ya, saya jadi merepotkan bapak." Kata Bu Latifa menunduk.
__ADS_1
"Ya, Bu. Tapi jangan panggil bapak, saya masih muda belum nikah dan punya anak, panggil aja Alex." Ucap Alex pede.
"Masa Bapak, Ups! Alex belum nikah. Padahal ganteng banyak cewek-cewek yang dekatin." Ucap Bu Latifa.
"Om Alex itu pacarnya ganti-ganti mulu, Bu." Ucap Polos Adline.
"Sue nih bocah ngomongnya polos banget." Batin Alex menelan salvina.
"Itu mereka aja yang ngejar, tapi tak ada satu pun cewek yang bisa bikin berdebar-debar seperti kamu." Alex memandangi Bu Latifa dari kaca. Bu Latifa dan Adline duduk di belakang, sedangkan Adlan duduk di depan.
Wajah Bu Latifa memerah dengar omongan Alex. Tak lama kemudian tiba di Mall, Adline menarik Bu Latifa ke toko mainan.
"Bu ini lucu ngga." Adline menujukkan boneka teddy bear yang memegangi bunga.
"Lucu." Lembut Bu Latifa.
"Om aku mau yang ini aja." Kata Adline.
__ADS_1
"Sekalian aku mau ini." Adlan menunjukkan mainan remote control helikopter keluaran terbaru.
"Ya, udah sini. Om bayar dulu." Alex mengambil Boneka dan mainan remote control helikopter. Setelah Alex membayar mainan Adline dan Adlan, Mereka menuju ke restauran. Dengan kedatangan mereka restaurant menjadi ramai karena tingkah laku Adlan dan Adline yang menggemaskan menjadi perhatian pengunjung. Adlan dan Adline seperti artis, ada juga yang minta foto dan ada juga minta di cium.