
"Maaf ya, semua kami mau makan siang dulu." Kata Alex mengusir gerombolan cewek muda dan emak-mak yang menempel Adlan dan Adline. Gerombolan cewek muda dan emak-emak merasa kesel di usir oleh Alex.
Setelah menghabiskan makanan mereka beranjak pulang, tapi terlebih dahulu menghantarkan Bu Latifa. Tiba di depan rumah Bu Latifa.
"Adlan dan Adline masih tidur nanti titip salam, ya Lex. Dan terimakasih untuk semuanya, Lex." Ucap Bu Latifa, lalu keluar dari mobil.
"Sama Bidadari cantik." Alex mengedipkan matanya. Hingga membuat Bu Latifa tertunduk malu.
"Sungguh mengemaskan Bidadari cantik ku." Batin Alex. Setelah Bu Latifa masuk ke dalam rumah, Alex melaju pelan mobilnya.
Hari demi hari Alex makin gencar ngejar Bu Latifa, Bu Latifa tidak marah akan sikapnya Alex yang sangat romantis. Malah membuat Bu Latifa timbul perasaan suka terhadap Alex. Mereka pun janjian sabtu bertemu dan mengantar Bu Latifa ke panti asuhan.
Sabtu Pagi
Alex sudah rapih dan terlihat ganteng menggunakan baju putih koko dan sarung coklat susu.
Alex mendatangi rumah Bu Latifa dan di sambut oleh kedua orangtuanya Bu Latifa.
"Assalamualaikum, Om dan tante." Alex mencium tangan kedua orangtua Bu Latifa.
"Subhanallah, Calon menantu Umi ganteng. Kaya Oppa korea." Ucap Umi senang. Alex dan Bu Latifa tersipu malu.
"Iya, Mi. Ganteng tapi jangan opa dong, dia ngga tua, Mi." Ucap Abi menyenggol Umi.
"Umi dan Abi bikin aku malu aja." Kata Bu Latifa merona.
"Abi, Oppa yang di drama korea itu loh, bukannya Opa-Opa." Ucap Umi menjelaskan.
"Sudahlah, aku pamit dulu. Assalamualaikum." Bu Latifa mencium tangan.
"Ingat pulang jangan malam-malam. Abi nitip Latifa, ya. Nak." Ucap Abi kepada Alex.
__ADS_1
"Iya, Om. Kami pergi. Assalamualaikum." Alex mencium tangan. Alex dan Bu Latifa pergi dan menuju ke panti asuhan.
Tiba di panti asuhan.
"Kakak..." Teriak anak-anak panti asuhan
"Apa kabar adik-adik ku?." Bu Latifa tersenyum. Alex melihat Bu Latifa tersenyum.
"Hai, adik-adik kenalkan nama Om Alex yang paling ganteng sedunia." Alex pede.
"Ih, Om ede anget acih anteng Iki." Kiki cadel. Alex berjongkok.
"Iya dech kamu yang paling ganteng." Alex mencubit gemes pipi kiki yang gembul.
"Om atit pipi Iki." Kiki kesakitan.
"Bis kamu gemesin." Alex menggendong Kiki.
"Lex kamu suka anak kecil?." Tanya Bu Latifa lembut.
"Apaan sih kamu." Bu Latifa merona.
Alex, Bu Latifa masuk kedalam panti mereka bercanda-canda dan bernyanyi.
"Sekarang kak Latifa dan Om Alex nyanyi ya." Ajak putra memegang gitar.
"Ok, sini Om yang main gitar." Alex mengambil gitar.
*Setiap manusia punya rasa cinta
Yang mesti dijaga kesuciannya
Namun ada kala insan tak berdaya
__ADS_1
Saat dusta mampir bertahta
Ku inginkan dia yang punya setia
Dan mampu menjaga kemurniannya
Saat 'ku tak ada, 'ku jauh darinya
Amanah pun jadi penjaganya
Hatimu tempat berlindung ku
Dari kejahatan syahwat ku
Tuhanku merestui itu
Dijadikan engkau istriku
Engkaulah
Bidadari surga ku*
Alex bernyanyi sambil melihat Bu Latifa
Tiada yang memahami
Segala kekurangan ku
Kecuali kamu, bidadari ku
Maafkanlah aku
Dengan kebodohan ku
__ADS_1
Yang tak bisa membimbing dirimu