Cowok Nyebelin Suamiku

Cowok Nyebelin Suamiku
Langsung Nikah


__ADS_3

Hari sudah semakin sore Alex dan Bu Latifa pamit pulang. Hari ini Bu Latifa merasa senang Alex bisa berbaur dengan anak-anak panti tanpa ada rasa canggung. Sepanjang jalan Bu Latifa memandang Alex yang sedang menyetir.


"Kenapa ngeliat gue terus, baru sadar kalau gue ganteng." Pede Alex.


"Eh!, Ng-ngga kok. Tapi aku terimakasih banyak hari ini anak-anak terhibur." Bu Latifa malu.


"Iya, gue malah terimakasih sama loe. Karena loe dah ngajak gue ke panti, gue jadi tau kehidupan itu lebih berwarna kalau ada keceriaan anak-anak." Kata Alex.


Tiba di kediaman Bu Latifa, Abi mengajak main Alex di halaman belakang.


"Nak Alex, Apa kamu punya hubungan dengan Latifa?." Tanya Abi sambil serius menatapi papan catur yang akan maju.


"Belum ada hubungan, Om. Tapi akan ada hubungan." Kata Alex juga menatap papan catur.


"Abi ngga mau kalau kalian pacaran, lebih baik langsung nikah aja. Biar tidak terjadi apa-apa." Kata Abi membuat Alex tersedak.


"Uhuk... Uhuk... Jadi Om merestui saya Latifa?." Ucap Alex tersedak.


"Iya, bawalah orangtua mu kesini untuk melamar Latifa." Abi berdiri dan menepuk pundak, lalu masuk ke dalam rumah.

__ADS_1


"Terimakasih Om, saya akan segera membawa kedua orang tua saya. Kalau gitu saya pamit pulang dulu." Alex mencium tangan Abi dan Umi.


"Bidadari cantik calon suami mu pulang dulu, ya. Tunggu Abang membawa orangtua Abang untuk meminang mu." Ucap Alex membuat pipi Bu Latifa merona.


Sesampai di rumah Alex, menghampiri Papa dan Mamanya di ruang tamu.


"Pah, Mah. Alex mau kawin." Teriak Alex yang mengagetkan Papa dan Mama.


"Uhuk... Uhuk... Kawin ama Onta?." Ledek Papa Soni.


"Kawin emangnya binatang." Tambah Mama Dina.


"Mang ada yang mau sama anak bandel kaya kamu, Lex. Jangan-jangan cewek itu buta." Papa Soni masih meledek Alex.


"Ih. Papa orang anaknya pengen, malah di hina." Alex merajuk.


"Siapa perempuan itu sayang?." Tanya Mama Dina membelai rambut Alex.


"Itu Mah. Bidadari cantik guru Adlan dan Adline." Kata Alex yang tiduran di paha Mama Dina dan memberikan Hp yang ada foto Bu Latifa ke Mama Dina Dan Papa Soni.

__ADS_1



"Cantik, hebat juga cari yang bening-bening." Kata Papa Soni.


"Iya, Cantik banget. Minggu depan aja kita datang ke rumahnya, Pah. Mama pengen buru-buru takut nanti menantu Mama di gondol orang." Ucap Mama Dina.


"Iya, Mah. Aku setuju." Alex senang.


"Papa juga setuju." Ucap Pap.


Alex memberitahukan keluarga Bu Latifa dan sahabat-sahabat untuk rencana lamarannya.


Sahabat-sahabatnya terkejut mendengar Alex lamaran, sedangkan Alex tak pernah mengenalin pacarnya dan Alex juga akhir-akhir ini tidak terlihat jalan dengan cewek manapun. Mereka bertanya-tanya siapa calon Alex nanti.


Seminggu Kemudian


Alek mengajak kedua orangtua dan Sahabat-sahabatnya ke rumah Bu Latifa. Alex memang tidak cerita kepada sahabat-sahabatnya mengenai calon istrinya. Alex keluarga dan sahabat-sahabatnya di sambut ramah oleh keluarga Bu Latifa.


Mata Alex tak berkedip, ketika Bu Latifa turun dari tangga. Bu Latifa terlihat cantik menggunakan gaun dan Hijab Pink. Walau bermake up sederhana, tapi aura kecantikannya keluar dengan di tambah senyum manis. Membuat Alex buru-buru nikah.

__ADS_1


"Subhanallah, Cantik banget. Bisa ngga di nikahnya sekarang." Kata Alex, hingga membuat orang satu ruangan tertawa.


__ADS_2