Cowok Nyebelin Suamiku

Cowok Nyebelin Suamiku
Rangga Hilang Ingatan 2


__ADS_3

Sudah 2 bulan aku dan anak-anak berusaha akan Rangga bisa mengingatku dan anak-anak. Tapi tetap aja ingatan Rangga tidak kembali, malah lebih parah. Rangga selalu marah sama ku dan si kembar.


Setiap hari Rangga selalu pulang malam. Yang paling ngga abis lagi Rangga menemui cinta pertamamya Arini. Hati ku tambah sakit di perlakukan seperti itu.


"Rang, kemana kamu tega. Menduakan cintaku." Kataku memukul dada bidang Rangga.


"Dengar ya. Dari dulu Gue ngga pernah cinta sama Loe, yang Gue cinta adalah Arini. Gue akan mengurus cerai kita dan Gue akan menikah dengan Arini." Rangga mendorong ku.


Hati ku terasa di sambar petir, Rangga begitu tega bicara seperti itu. Tanpa berpikir panjang aku mengkemas pakaian dan anak-anak di bantu oleh ART.


Aku menggendong Chayra dan melihat Rangga yang tengah asik memainkan Ponselnya. Koper sudah di masukan ke mobil.


"Rang, Gue pamit." Kataku sedih.

__ADS_1


"Mmm... Sudah sana." Rangga mengusir ku tanpa melihat ku dan Si kembar.


"Deddy jahat, kami ngga mau ketemu Deddy lagi." Adline berlari dan menuju mobil.


"Deddy yang selalu sebagai panutan Adlan untuk melindungi dan membahagiakan Mommy dan Adik-adik, ternyata Adlan salah menilai Deddy. Deddy sangat kejam. Adlan benci Deddy." Adlan mengejar Adline ke mobil.


"Kali ini Gue sangatlah marah sama Loe, karena Loe sudah kelewatan. Dan Gue ngga akan biarkan Loe bisa menemukan Gue dan anak-anak, Gue ngga akan pernah memberikan Loe kesempatan lagi, Gue udah cape dan sangat lelah. Walau saat ini Loe hilang ingatan. Gue ngga perduli, karena Loe sudah kelewatan." Kata ku menatap Rangga sedih, lalu pergi menuju mobil.


Aku meneteskan air mata. "Pernikahan kita cuma sebatas ini dan selama ini kamu ngga pernah cinta sama aku, kamu masih mencintai Arini. Ya, Allah. Kuatkan hamba agar bisa mendidik anak-anak hamba." Batin ku.


"Kenapa ini aku merasa sedih mendengar mereka bicara seperti itu dan pergi? Aku seperti merasa menyesal." Rangga menjatuhkan diri ke lantai.


Papa dan Mama Rangga datang dan langsung menampar Rangga. Rangga di marahin abis sama kedua orangtuanya.

__ADS_1


"Perbuatan kamu ini bikin papa dan mama malu." Papa Rangga Marah.


"Rangga ingat atau hilang ingatan yang di hati Rangga cuma Arini dan Rangga ngga pernah mencintai Reina. Rangga hanya mencintai Arini dan Rangga akan menikahkan Arini" Rangga memegang pipinya.


"Bagi mama menantu mama hanya Reina dan Kamu jangan menyesal, bila ingatan kamu kembali mama dan papa ngga akan biarkan kamu menemukan Reina dan anak-anak, walau kamu sujud di kaki Mama dan Papa." Mama Rangga menunjuk-nunjuk.


"Mulai saat ini kamu bukan anak kami, anak kami cuma Reina dan cucu kami hanya Si kembar dan Chayra. Kamu urus sendiri pernikahan kamu sama PELAKOR." Papa Rangga menekankan.


Papa dan Mama Rangga pergi dengan emosi. Begitu sahabat-sahabatnya memarahi Rangga dan menjauhi Rangga.


Saat ini Rangga benar-benar sendiri, sahabat dan orangtuanya sudah ngga memperdulikan dia. Rangga menjadi bimbang atas keputusannya untuk menikahi Arini sang gadis yang amat dia cintai waktu SMP, Cinta pertamanya.


Flash Back On

__ADS_1


Arini gadis yang super duper cantik dan pintar membuat Rangga jatuh hati.


__ADS_2