
"Walau kamu super duper nyebelin, kamu tetap suami aku dan Deddy dari anak-anak ku." Kata ku memberikan mangkuk bubur.
Rangga tersenyum mendengarkan ucapan Reina, Dia merasa Reina masih mencintainya dan akan segera memaafkan dirinya.
Si kembar heboh mendengar Deddynya (Rangga) Sakit.
"Deddy!!!." Serentak Si kembar. Lalu menaiki ranjang. Rangga memberikan mangkuk bekas bubur yang Ia makan.
"Deddy sakit apa?." Tanya Adline manja.
"Deddy sakit gara-gara Mommy, ngga mau maafin Deddy." Sinis Adlan.
"Sembarangan kalian." Aku kesel
"Sssttt... Kalian ngga boleh gitu sama Mommy, yang banyak salah itu Deddy sudah bikin Mommy sakit hati dan menangis. Cepat kalian minta maaf sama Mommy." Rangga mengelus rambut Si kembar.
"Mommy kami minta maaf." Si kembar berlari dan memeluk kaki ku.
"Iya, Mommy maafkan kalian." Aku berjongkok dan mencium kening Si kembar.
"Mommy bisa maafin kita, kenapa ngga bisa maafkan Deddy." Kata Adlan
"Iya, Mommy maafkan Deddy. Kasihan Deddy sampai sakit." Tambah Adline
Ucapan dari dua buah hatiku bikin aku menyentuh hati di tambah wajah buah hati ku yang imut.
"Baiklah, Rang. Aku akan memaafkan mu, tapi ada syaratnya. Agar kamu tidak akan mengulangi kesalahan lagi." Tegas ku.
__ADS_1
"Terimakasih, apapun syaratnya akan aku jalani demi rumah tangga dan kebahagiaan kita." Rangga merasa senang.
"Mommy tega, Kalau mau maafkan itu harusnya tanpa syarat." Kesel Adline.
"Tau nih, Deddy kan lagi sakit." Adlan cemberut.
"Terserah kalian di pihak Deddy, jangan sampai kalian menyesal Mommy tinggal pergi." Ancam aku pura-pura. Rangga kaget dan bangun.
"Kamu jangan seperti itu, yang salah itu aku. Kamu jangan melampiaskan kepada anak-anak." Rangga menggenggam tangan Ku.
"Adlan dan Adline kalian harus cepat minta maaf sama Mommy, tadi Deddy katakan yang salah itu Deddy." Tegas Rangga.
Ketika Adline dan Adlan menghampiri ku, aku melepas tangan Rangga dan pergi ke kamar ku. Karena mendengar tangisan Cayra, sudah waktunya Cayra minum ASI.
"Tuh! kan, Mommy jadi tambah marah sama Deddy dan juga kalian. Cepat kalian samperin Mommy dan minta maaf, ingat mulut kalian di jaga. Oke." Rangga melingkar jari bentuk bulat.
"Deddy istirahat dulu, ya. My kids Mmuuaacchh..." Rangga mencium pipi Si kembar.
Si kembar ke kamar Reina dan meminta maaf, karena kebiasaan jahilnya. Reina mengerjai Si kembar dengan pura-pura marah, Si Kembar tetap berusaha meminta maaf.
Rangga berbaring kembali ke Ranjang, karena kepalanya sedikit pusing. Dia pejamkan mata dan mendengarkan lagu yang akan Dia bawa untuk merayu Reina
Hai, siapakah gerangan dirinya
Ah, dari tadi matanya astaga
Mulanya aku tergoda dan hampir-hampir lupa
__ADS_1
terjerat tutur katanya yang bahaya
Ya.. sudah pasti ku tolak maunya
Dan terus terang ku bilang padanya
Ku sudah punya kekasih yang sungguh baik hati Dan benar-benar setia kepadaku
Cintaku yang pasti satu
Tentunya untuk kasihku
Tak mungkin lagi kubagi
Itulah sumpah janjiku, dari dulu hingga kini
Tak berubah hanya satu kamu
Walau masih banyak bunga
Yang tumbuh harum berkembang
Hati tak terguncang
Ku Rasa kamu juga mengerti
🤣🤣🤣🤣 Reina jadi egois banget, ya... Apakah masih lanjut ngga nih ceritanya...
__ADS_1
Mohon dukungannya Vote, like dan komentarnya... See you next time... 😘😘😘😘