Cowok Nyebelin Suamiku

Cowok Nyebelin Suamiku
Janji


__ADS_3

"Kamu janji dulu, kalau kamu ngga akan cemburuan kaya tadi dan jika kamu melanggar kamu ngga akan mendapatkan jatah." Kata ku serius.


"Waduh! gimana nih, masa aku biarin dia asyik peluk sana sini dengan artis Korea itu. Kasihan Ot***g ngga bisa masuk kandang, untuk sementara aku setujui aja kemauan dia." Batin Rangga.


"Iya, Sayang. Aku janji, tapi hari ini bisa kan Ot**ng masuk kandang." Rangga menatap ku dengan wajah belas kasihan.


"Baiklak." Aku melingkarkan tangan ku ke leher Rangga. Ada persetujuan dari ku Rangga menggendong ku ke ranjang.


Rangga mencium bibir ku dan m****tkan, ciuman panas pindah ke leher. Lalu Rangga membuang selimut yang menutupi tubuhku. Melihat g****ng k***ar, dia bermain-main disana.


Rangga melepas pakaiannya dan pakaianku. Dia bermain di sebuah lu***g. Aku Menik***ti permainan Rangga.


Berbagai gaya kami melakukan olahraga ranjang. Akhirnya Rangga tumbang di atas tubuh ku dan Rangga merebahkan tubuh di sampingku dan memelukku.


"Terimakasih, Sayang." Rangga ngos-ngosan.


"Iya, Sayang." Aku menciumi bibir Rangga.


Kami tertidur, karena hari kami merasa lelah. Kami melakukan hanya satu ronde.


Keesokan Pagi


Kami terbangun oleh teriakan si kembar yang ingin ngajak kami joging.


"Daddy, Mommy..." Teriak Adlan dan Adline sambil mengetok pintu.


Aku bangun dari tempat tidur dan membuka pintu.

__ADS_1


"Ih, Mommy kenapa masih belum rapih." Kesel Adline melihat ku.


"Cepat Mommy, Daddy. Nanti keburu siang." Adlan menggoyangkan tanganku.


"Iya, Sayang Mommy mandi dulu. Kalian bangunin Daddy sana." Aku mengelus kepala dua Adlan dan Adline.


Si kembar berlari dan langsung menaiki ranjang.


"Daddy bangun..." Adlan dan Adline. Rangga membuka mata.


"Kalian ini kenapa pagi-pagi sudah ribut?." Rangga suara serak bangun tidur.


"Daddy kita sudah lama ngga joging bareng." Adline duduk di pangkuan Rangga.


"Ayo Daddy, cepat nanti keburu siang." Adlan menarik Rangga.


"Daddy dan Mommy suka mengacak-acak rambut kita." Adline cemberut dan melipatkan tangan.


"Itu tandanya, kami sayang sama kalian." Rangga mencubit pipi gembul Adline.


Beberapa Saat Kemudian


Aku dan Rangga sudah rapih dan kami sama-sama turun kebawah. Rangga merangkul ku.


"Come Kids, kita lets go." Teriak Rangga.


"Lets go, Daddy." Adlan semangat. Aku menatap punggung suami dan anak-anakku.

__ADS_1


"Semoga kita selalu bahagia bersama selamanya, Aku bersyukur bisa memiliki kalian." Batin ku.


"Mommy... Ayo cepat." Teriak Adline. Aku menghampiri Rangga dan si kembar.


"Kamu melamun?." Rangga merangkul ku.


"Iya, Aku sangat bahagia bisa memiliki kalian. Love you forever." Aku mencium pipi Rangga dan si kembar.


"Kami juga sangat bahagia." Serentak (Rangga, Adlan dan Adline).


"I Love You, Mommy, Daddy." Serentak Adlan dan Adline mencium pipi ku dan Rangga


***‎*السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ*


*Bila ada langkah membekas, ada kata merangkai dusta, dan tingkah menoreh luka, sudinya melapangkan hati untuk menerima ucapan menyambut Ramadhan *1441 H*/ *2020* *kami*, *Mohon maaf lahir batin*


*‎*آَمِيـٍـِنْ آَمِيـٍـِنْ يَآ رَبَّ آلٌعَآلَمِِيِنْ*


 


🙏🙏🙏🙏🙏🙏


 


SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA Semoga barokah bagi kita


Aamiin YRA....👍🤗🙋‍♀️

__ADS_1


Jangan lupa Vote, Komentar dan Likenya. Author butuh dukungan kalian biar semangat nulisnya I Love You... 😘😘😘😘**


__ADS_2