DERITA SEORANG ISTRI

DERITA SEORANG ISTRI
prolog


__ADS_3

di sebuah kamar hotel mewah terdapat gadis yang sangat cantik sedang menggunakan gaun pengantin


yang sedang di lepaskan gaun nya dan di bantu beberapa pelayan karna gaun nya sangat lah besar


"makasih ya kak aku sudah bisa sendiri.". dengan senyum nya yang bahagia,


"tidak apa nona berlian karna aku sudah di tugaskan untuk melayani nona,". sambil membereskan beberapa aksesoris


"panggil berilan saja kak" dengan tersenyum ramah


iya gadis itu bernama Berlian kavindra putri


bagaimana dia tidak bahagia, dia baru saja menyeselaikan acara pernikahan nya dengan pria yang sangat tampan, bahkan gadis itu jatuh cinta pada pandangan pertama, bisa di bilang gitu hehehe


mengingat pas acara akad yang sangat sakral di ucapkan dengan pria itu dengan lantang dengan senyum bahagia


"meskipun tadi dia diam saja tanpa ekpresi tetaplah tampan," mengingat pas selesai akad gadis itu mencium tangan punggung nya dan pria tampan itu mengecup kening gadis itu


"ah aku mandi dulu sambil menunggu mas arka kembali,". sambil menuju kamar mandinya


ya pria tampan itu bernama arka dirgantara anak dari wahyu dirgantara yang memiliki perusahaan terbesar di kota itu dan mempunyai beberapa cabang di luar kota


bebarapa saat kemudian ada seseorang yang membuka pintu kamar hotel yang di tempati gadis itu, ya siapa lagi kalau bukan arka


dengan langkah malasnya akhirnya arka pun masuk kekamar hotel mewah itu yang sudah di siapkan oleh ayah nya, yang sudah di dekorasi sangat indah ada beberapa lilin aroma terapi dan kelopak bunga mawar


pintu kamar mandi pun terbuka arka seketika menoleh dan melihat gadis itu menggunakan handuk yang di lilitkan di badan nya dan dengan rambutnya masih basah, sangat menggoda


karna tadi berlian lupa membawa baju gantinya


"ternyata gadis licik itu sexy juga melihat buah dada nya yang besar kulit yang putih,. ahhh aku harus mengendalikan diriku jangan sampai aku tergoda oleh nya


"hey gadis bodoh apa kau sengaja menggoda ku,". dengan wajah yang marah dan mendekati gadis itu dan mencengkram kuat dagu berlian


"aauu a-aku tadi lu-upa membawa pakain ku," dengan gemetar


"kalau bukan karna papa yang memksa pernikahan ini aku tidak akan pernaj menikahimu gadis licik,". dengan menyeringai


"cihh aku tau maksud kamu merayu papa agar aku menikahi mu bukan, pasti karna harta,?


dan itu tidak akan pernah terjadi karna aku akan selalu mengawasimu,". dan pergi meninggalkan berlian yang sedang berderai air mata


FLASHBACK ON


ada seorang pria paruh baya yang akan menyebrang dan dari arah jalan ada mobil yang sedang melaju dengan kecepatan tinggi


berlian yang melihat nya pun langsung


"awaasssss paakkkkkk,". sambil menarik pria paruh baya itu dan


brruuuukkkkk


"kamu terluka nak, ayo sekarang kita kerumah sakit,". dengan wajah panik


"gak apa apa pak hanya sedikit lecet,". sambil memegang kening dan siku nya yang memang benar benar lecet


dari arah jalan ada seorang yang baru saja datang dengan wajah paniknya


"maaf tu-uan seharus nya sa-aya," dengan gemetar karna telah lalai menjaga tuan nya


"sudah sudah cepat bantu gadis itu dan bawa kerumah sakit ,". sambil berjalan menuju mobilnya ya karna pria paruh baya itu tidak luka hanya syok saja


sambil di papah sama sopir menuju mobil


"pak saya tidak apa pak, saya harus kembali bekerja karna saya sudah hampir terlambat," ucap berlian


"sudah gak usah di hawatir kan nanti saya yang akan bertanggung jawab," jawab pria paruh baya itu


"tapi pak," ucap berlian


"gak ada tapi tapi an,".


akhirnya berlian pun masuk kedalam mobil pria paruh baya itu...


setelah setelah sampai di rumah sakit semua ora menunduk hormat kepada pria parih baya itu,


"cepat obati gadis ini,". ucap pria paruh baya itu dengan tegas


berlian pun di bawa ke IGD


dan berilan pun di tangani dokter yang terbaik di rumah sakit ini

__ADS_1


"maaf pak tapi ini sangat berlebihan,". ucap berlian


"tidak nak, karna kamu sudah menyelamatkan nyawa bapak, oh yaa nama kamu siapa,? tanya pria paruh baya itu


"aku berlian pak,"jawab berlian


"oh ya nak berlian tonggal dimana nanti sopir saya yang akan mengantarkan nya," dengan teesenyum ramah


"aku tinggal di xxxxx dengan adik ku, karna kedua orang tua ku sudah meninggal,". sambil menunduduk


"oh maaf ya nak lian aku sudah mengingatkan nya," ucap nya


"tidak apa pak, oh ya makasih ya pak, karna bapak sudah baik sama saya,. maaf kalau boleh tau nama bapak siapaa," ucap berlian


"nama saya wahyu dirgantara, panggil saja pak wahyu, ya sudah saya mau pergi karna ada urusan, kamu nanti di antar sopir saya,". ucap pak wahyu sambil berjalan menuju pintu keluar


******


setelah berlian sampai di rumah adik nya pun merundungi beberapa pertanyaan


" kakak dari mana saja,kenapa kakak terluka apa kakak kecelakaan, kenapa kakak diam saja." dengan wajah panik


"hey adik kakak yang paling cantik, bagaimana kakak bisa menjawab pertanyaan kamu, kamu aja nyrocos sampe muncrat kemana mana,"


"kan tiara hawatir kak", dengan muka memelas


"iya maaf sayang mutiara kavindra putri adik kaka yang paling cantik," sambil tertawa


"pasti kaka tidak ikhlas bicaranya, kakak belum jawab kenapa," dengan muka cemberut


tadi kaka menolong seseorang yang hampir saja tertabak, untung orang itu baik baik saja," ucap berlian


" untung kakak hanya kena luka kecil,: ya sudah kakak istirahat saja aku lagi masak buat makan malam,". pergi meninggalkan berlian


"kamu harus belajar jangan memikirkan pekerjaan rumah,". ucap berlian


"iyaaaa kaaaakk,". jawab mutiara sambil teriak


meskipun berlian selalu melarangnya tetapi mutiara tetap mengerjakan nya


karna mutiara kasihan karna kakak nya sudah bekerja keras untuk dirinya



"kak aku sudah selesai masak ayo kita makan malam" sambil menggoyang goyangkan tubuh berlian



"eemmmm iya sayang," sambil bangun dari tidurnya



mereka pun makan malam dengan penuh kebahagian sampai akhirnya jam menunjukan pukul 22.05



"dek kamu tidur besok sekolah, harus rajin biar jadi orang sukses," sambil mengelus kepala mutiara



"iya kak, tiara janji akan belajar dan sampai sukses, terus membahagiakan kakak," sambil ter senyum


"makasih ya sayang, sudah sana kekamar nanti bangunya kesiangan" ucap berlian



"kak aku harus bayar SPP dan buku kak," sambil menunduk


"iya nanti aku kasih setelah pulang kerja ya dek, udah ngapain kek gitu, kamu harus semangatt," sambil tersenyum


*****


berlian pun sudah sampai di cafe tempat nya bekerja dan menuju ruang manager nya dengan gugup


.tok tok tok


"masuk,. ada apa lian silahkan duduk," ucap pak manager


"gini pak saya mau pinjam uang lagi,". ucap berlian


"maaf bukan nya gak ada lian, tapi yang kemarin aja belum di bayar, dan aku bukan nya gak mau ngasih tapi aku harus berperilaku adil ke semua karyawan

__ADS_1


"ya sudah pak terimakasih banyak ya pak,". berlian pun keluar


dan hari pun sudah sore dan waktunya berlian pulang,


"lian kamu kenapa ada masalah,". ucap nana sahabat lian


"gak apa apa kok cuma kecapean aja,". jawab berlian


"ya sudah, nanti pulang bareng ya," ucap nana


"maaf gak bisa na, aku masih ada urusan sebentar




berlian pun berniat ingin mencari pekerjaan tambahan, tapi disaat dia berjalan melihat pak wahyu menuju kearahnya



"nak lian bisa bicara sebentar," ucap pak wahyu


"bicara apa pak,". jawab lian dengan deg deg an



"kita ke cafe dulu sebentar biar enak ngobrolnya," ucapnya



"iya pak," jawab lian



lian pun di suruh naik mobilnya pak wahyu dan mereka pun sampai di cafe



"silahkan duduk nak," ucap pak wahyu



lian pun duduk dan melihat ada wanita paruh baya itu lian pun menyapa



"selamat malam bu," dan lian pun memastikan bahwa ibu itu pasti istrinya ak wahyu



"selamat malam juga,". jawabnya dengan tersenyum



"perkenalkan ini istri saya namanya najwa dirgantara



mereka pun bersalaman dan pak wahyu pun mengutarakan keinginannya



"jadi begitu nak, spakah kamu bersedia,". ucap pak wahyu



"iya pak saya terima tawaran bapak,". *harus aku* *terima ini semua untuk mutiara biar kebutuhan* *nya tercukupi*



**FLASHBACK OFF**



☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️



semoga kalian suka terimakasihhh


jangan lupa tinggalkan jejak ya

__ADS_1


😍😍😍😍😍😍


__ADS_2