
Berlin Kavindra Putri
Arka Dirgantara
Rivana/nana
Leon
jesica
mutiara kavindra putri
☘️☘️☘️☘️☘️
di sebuah club malam ada seorang pemuda tampan sedang menikmati wine
"kamu kenapa sayang, masih memikirkan wanita itu." wanita yang sedang bergelayut manja di lengan arka
"sudah lah jesica aku tidak mau memikirkan dia," sambil mencium bibir jesica yang menggoda mereka pun bergelut cukup lama
"makasih ya sayang kamu tetap disini bersama ku padahal kan ini malam pertama kamu sama wanita itu,"
mana mungkin dia memilih wanita yang gak jelas itu, ya pasti arka tunduk padaku dan memilih ku " tersenyum licik
"sayang aku sudah tidak tahan lagi,". berbisik ketelinga jesica
mereka pun pergi menuju ke apartemen jesica yang di fasilitasi arka seperti bulanan shopeeng shopeeng membeli barang barang branded, arka pun selalu memanjakan jesica
*******
setelah sampai di apartemen
"sayang aku mandi dulu ya," ucap jesica
"aku sudah tidak tahan sayang," sambil mencium bibir jesica dengan rakus nya
"sabar lah sedikit," jesica pun menuju kamar mandinya
arka pun merebahkan tubuh nya di atas tempat tidur sambil menunggu
pintu kamar mandi pun terbuka menampilkan jesica yang sedang memakai handuk dan rambut nya yang masih basah
"cepat lah sayang kemari," sambil melambaikan tangan
"aku belum ganti baju sayang," menuju lemari bajunya
"nanti juga bakal di lepas lagi ,".
arka pun mendekat ke arah jesica dan memeluk nya dari belakang jesica pun membalikan badan, arka mencium ******* bibir jesica, jesica pun mebalas ciuman arka, mereka cukup lama bergelayut,,
arka pun menggendong jesica ke tempat tidur
(mereka pun sudah terbiasa melakulan nya)
arka pun kembali mencium bibir jesica dan turun ke jenjang lehernya yang sangat putih mulus,(karna jesica seorang model jadi pantas saja jesica selalu merawat tubuhnya)
__ADS_1
dan turun lagi ke buah dadanya yang besar mengecup ngecup dan tangan yang satunya meremas remas payu***a yang satunya
jesica pun mendesah "ahhh,,,ahhhhh ," arka pun semakin menggebu gebu
arka pun kembali turun ke bawah dan bermain cukup lama di sana "ahhh sudah tidak tahan lagi ahhh sayang,"
arka pun mengarahkan senjatana ke sarang nya
******
di tempat lain ada seorang gadis yang sedang menangis
"ini sudah malam, kenapa mas arka belum balik ya,"
padahalkan ini malam pertama kita mas : ucapnya dalam hati
"ah mungkin mas arka sibuk, masih menemui teman teman bisnis nya, sebaiknya aku menunggu sambil tiduran," sambil menarik selimut nya
mentar pagi pun menyilaukan sang gadis cantik yang tertidur pulas,
"ahh sudah pagi," berlian pun menoleh ke arah samping nya dengan wajah sedih nya
"ternyata mas arka tidak pulang, sebaiknya aku mandi dulu saja sambil menunggunya,".
setelah berlian selesai mandi, dia pun bingung mau ngapain
"aku lapar sekali dari semalam belum makan," sambil duduk melihat pemandangan kota
tiba tiba ada yang mengetuk pintu
tok tok tok
"siapa ya, ah mungkin mas arka," dengan senyum yang mengembang
pas buka pintu terlihat wajah berlian yang kecewa
parah nih arka istri secantik ini di tinggalin demi si jalang itu:ucapnya dalam hati
"saya leon asisten tuan arka dan saya di utus tuan arka untuk menjemput nyonya ," ucap nya dengan ramah
"kemana tuan, dan mas arka di mana,?
"maaf nyonya saya hanya menjalan kan tugas, dan nyonya panggil saya leon saja jangan tuan,"
ucap leon
"baik lah, saya siap siap dulu ya,".
setelah selesai bersiap siap mereka pun turun dan menuju mobil yang ada di parkiran
"maaf tuan boleh kah saya makan dulu, dari semalam belum makan," ucap lian sambil menunduk
"baik lah kita makan sebentar, kebetulan aku juga belum sarapan, dan satu lagi jangan panggil aku tuan,". ucap leon
parah nih arka, istri secantik ini di biarkan kelaparan dan tidak di kasih makan
"maaf asisten leon, saya lupa," sambil cengengesan
*****
mereka pun akhirnya sarapan di restoran, setelah selesai leon pun membawa berlian ke mansion yang sangat mewah siapa lagi kalau bukan rumah nya arka
"silahkan nyonya," sambil membukakan pintu mobil nya
"rumah siapa ini ," sambil memandangi halaman yang sangat luas dan rumput rumput yang rapi
"ini mansion nyonya dan tuan,". ucap leon
__ADS_1
bahkan namanya saja mansion pasti papa wahyu benar benar orang kaya:ucap nya dalam hati
mereka pun menuju pintu
leon pun memencet bel rumah, tak beberapa lama kemudian pun pintu terbuka
"tuan leon silahkan masuk," ucap bibi sri pelayan di rumah arka.
"terimakasih bi saya masih ada urusan, tolong antar nyonya lian ke kamar nya ya bi," ucap leon
"iya tuan, mari nyonya,". sambil menunduk sopan
"ah bi panggil saja lian bi ," ucap lian dengan tersenyum
"saya pamit nyonya karna masih ada urusan," ucap leon
"baiklah, terimakasih ya asisten leon," jawab lian
mereka pun sampai di kamar nya lian
"ini kamar nyonya dan baju baju nyonya sudah ada di lemari,dan maaf nyonya gak boleh pakai baju yang di bawa nyonya," ucap bibi sri
"tapi kenapa bi saya gak boleh pake baju yang saya bawa," ucap nya dengan bingung
"maaf nyonya, saya tidak tau,saya hanya menjalankan tugas dari tuan arka," ucap bibi sri
"baik lah, terimakasih ya bi,". ucap lian
"saya pamit kebawah dulu ya nya," ucap bibi sri
berlian pun di kamar sendirian dan melihat lihat lemari baju nya
"wah baju nya bagus bagus sekali, pasti mahal ini, ". sambil mengambil bajunya yang di gantung di tempel kan kebadan nya
"wah ini sangat pas, kenapa bisa tau ya," ah mas arka pengertian juga dengan tersenyum
lian pun menuju ke kamar mandi
"wah ini sangat sangat lah mewah bahkan lebih mewah dari hotel yang kemarin," lian pun keluar dari kamar mandi
"wah ini kasur nya sangat empuk,"sambil merebahkan di atas tempat tidur
tanpa terasa lian pun tertidur
*****
di sebuah gedung bertuliskan DG grup yang menjulang tinggi ada seorang pemuda yang sedang duduk di singgasana nya dan sedang sibuk mengurusi pekerjaan nya
tiba tiba pintu pun terbuka, siapa lagi kalau bukan leon,
hanya leon yang berani masuk tanpa mengetuk pintu
"wah parahhh loe ya, malam pertama kok istri di tinggalin," ucap leon
mereka bukan hanya antara atasan dan bawahan, mereka adalah sahabat bahkan lebih dari itu dan menganggap nya sebagai saudara
"ini di kantor, bukan di rumah, jadi bahas yang penting penting aja," sambil melirik ke arahleon dengan menyeram kan
"santai bro gue cuma nanya, ya sudah kalau gak mau di jawab," sambil memberikan berkas berkas
mereka pun sibuk dengan pekerjaan nya dan sampai malam pun tiba
****
sementara di mansion lian sedang sibuk di dapur untuk menyiap kan makan malam dengan sang suami
arka pun sudah sampai di rumah, dan pas mau ke atas meliat lian sedang di dapur
__ADS_1
"cihhh pasti dia sedang caper biar aku luluh,:ucap nya dalam hati tatapan nya pun penuh dengan kebencian