
Leon masih merasa betah dekat dengan sang pujaan hati, namun waktunya di Jepang telah habis dan mau tak mau dia harus kembali ke Indonesia.
"Sayang besok aku pulang ke Indonesia ya?" ucap Leon di sela sela waktunya bersama Cia sang pujaan hati..
Wajah Cia langsung berubah sedih,
"Kok cepet banget pulangnya si." ucap Cia dengan wajah murung..
Leon yang melihat itu pun hanya tersenyum
"Sayang kamu tinggal 6 bulan lagi kan, yang sabar ya, Abang akan selalu setia menunggumu." ucap Leon sembari mem*luk tubuh Cia dari belakang.
Cia berbalik kemudian mempererat pelukannya kepada kekasihnya Leon.
Leon tersenyum melihat Cia memeluknya dengan sangat erat.
"Sayang kamu selesaikan dulu ya kuliah kamu, setelah pulang Bang janji akan langsung melamar Cia, dan kita akan segera menikah.
Cia merasa senang mendengar ucapan sang kekasih, Cia juga bahagia karena Leon adalah lelaki yang sangat baik.
"Terima kasih ya sayang tunggu aku pulang." ucap Cia, tanpa sadar Cia men*ium ***** Leon. Dan semakin lama *iuman itu semakin panas.
__ADS_1
Namun kesadaran kembali mengingatkan Leon.
"Maaf sayang, kita belum boleh melakukan hal yang lebih dari ini, aku gak mau merusakmu sebelum kamu sah menjadi mahramku. Maafkan Abang ya." ucap Leon sembari menge*up kening Cia.
Cia sangat senang, ternyata Leon gak hanya benar benar tulus menyayanginya namun Leon juga benar benar enggak mau menghancurkan hidupnya.. "Maafin aku juga ya sayang, aku hilaf." ucap Cia dengan tersenyum..
Setelah itu Cia membantu Leon di apartemennya untuk mengemas barang barang Leon.
Pada pagi harinya, Cia mengantar Leon hingga bandara, dan di saat itu juga kesedihan Cia nampak di wajahnya.
"Jangan nangis dong sayang, cepat pulang ya aku akan selalu menunggumu?" ucap Leon sembari memeluk Cia dengan erat.
Cia tak mampu mengutarakan kata kata hatinya sedih melihat kekasihnya pergi meninggalkannya, dan begitupun dengan Leon, dia juga berat meninggalkan Cia seorang diri namun dia harus kembali.
Setelah itu Leon pergi meninggalkan Cia di sana sendiri. Sesampainya di Indonesia Leon masih belum melupakan Cia, lalu dia mencoba menghubungi Cia..
📲 Hallo sayang kamu lagi dimana? aku baru sampai." ucap Leon dengan tenangnya.
📲Iya sayang syukur deh kalau sudah sampai aku lagi mikirin kamu." ucap Cia dengan jujurnya.
📲Sayang tinggal 6 bulan lagi ya, cepat pulang aku menunggumu di sini." ucap Leon dengan semangatnya.
__ADS_1
📲Iya sayang tunggu aku kembali ya, I love you. (Aku cinta kamu.)" ucap Cia pelan.
Leon tersenyum mendengar ucapan Cia dan kemudian Leon menjawabnya.
📲I love you too (Aku juga menyanyangimu.)" ucap Leon dengan tersenyum.
Leon langsung menutup telfonnya kemudian pergi menuju kediaman Brahmana, untuk melaporkan hasil kinerjanya selama di Jepang.
"Assalamualaikum, selamat sore semuanya?" ucap Leon yang memasuki Rumah Brahmana tanpa permisi..
"Waalaikumsalam, kamu kapan sampai Le, itu lihat ada Om Leon datang." ucap Abee sembari menggendong Humairah.
Leon langsung mendekat ke arah Humairah dan Abee, Leon langsung mencium pipi Humairah, terlihat Humairah yang sedang tidurpun terbangun.
"Kamu si Le, tu anakku bangun." ucap Abee lalu mencoba menidurkan Humairah kembali..
Leon hanya tersenyum kemudian duduk tanpa di suruh yang punya rumah,. "Kamu memang Ayah yang baik Bee, aku salut sama kamu?" ucap Leon sembari menggoda Abee.
Abee melirik Leon dengan lirikan tajam.
"Kecilkan suaramu, anakku sudah kembali tertidur." ucap Abee dengan pelan nya..
__ADS_1
🐉🐉
Terima kasih semua pembaca setiaku jangan lupa tinggalin jejak ya, seperti like komen dan bantu vote juga... Author minta maaf jika masih banyak kekurangan di karya author .Mari saling mendukung..