DERITA SEORANG ISTRI

DERITA SEORANG ISTRI
s2 DSI (Tujuh bulanan)


__ADS_3

🐉🐉


Hai pembaca setiaku, terima kasih ya karena kalian karya saya jadi banyak peminatnya, buat kalian yang selalu suport aku baik secara langsung atau yang mode kalem Author ucapin banyak banyak terima kasih. Baca juga karya terbaru saya yang berjudul"Aku bukan wanita penggoda" Happy reading..


🐉🐉


Acara pernikahan Anas dan Intan berjalan dengan hikmat, semua tamu undangan tengah mulai pulang satu persatu. Di sana juga nampak Leon yang masih asik berbincang dengan seorang rekan bisnis Abee, Cia memperhatikan tunangannya dari kejauhan.


Leon menoleh ke arah Cia dan tersenyum, kemudian itu Leon mendekat ke arah Cia sang kekasih hati.


"Sayang kenapa kamu lihatin Abang terus?" ucap Leon sembari mencubit pipi Cia dengan gemes.


Cia hanya tersenyum dan merasa sangat bahagia karena Leon dan dirinya telah resmi bertunangan.


"Sayang nanti kalau kamu kembali ke Jerman kamu harus janji ya selalu setia, jangan duain Abang." ucap Leon mengutarakan ketakutannya..


Cia hanya tersenyum dan mencoba menggoda Leon. "Gak janji Bang, tapi kalau ada yang lebih baik kenapa tidak." ucap Cia sembari tertawa.

__ADS_1


Leon cemberut dan melipat kedua tangannya. " hemss jadi sudah direncanakan ya, Jangan salahkan Abang juga ya jika Abang juga mendua disini?" ucap Leon kembali menggoda Cia.


Cia langsung mengingat kejadian sebelum Cia memutuskan untuk ke Jerman, dan itu menbuatnya ketakutan. "Jangan dong sayang, iya aku akan selalu setia dengan Abang, tapi Abang harus janji jangan sakitin Cia lagi." ucap Cia sembari bergelayut di lengan Leon.


Leon teraenyum dan merasa senang kerena telah membuat Cia takut. "Iya sayang Abang janji." ucap Leon menenangkan hati Cia..


Cia tersenyum manja dan kemudian mengajak Leon untuk menemui kakaknya Anas..


"Selamat menempuh hidup baru Bang semoga Samawa." ucap Leon sembari menjabat tangan Anas.


"Terima kasih Le, cepat nyusul kami." ucap Anas sembari menyambut hangat jabatan tangan Leon.


Acara pernikahan Anas dan Intanpun berjalan dengan lancar sampai dengan selesai..


Pada malam harinya Anas dan Intan sedang melewati saat saat menegangkan untuk mereka berdua.. 😂😂😂😂 skip saja ya biarkan mereka yang mengetahuinya.


🐬🐬

__ADS_1


Tak terasa sekarang usia kandungan Najwa sudah memasuki tujuh bulan, Semua keluarga sepakat untuk melakukan acara tujuh bulanaan, Bunda Danu dan Bunda Cindi sibuk mempersiapkan semuanya.


Abee masih sibuk juga membantu persiapan untuk acara tujuh bulanan, Abee menyiapkan berbagai kegiatan seperti pengajian anak yatim dan juga menyiapkan zahat untuk kaum yang membutuhkan. Dan juga memberikan bonus sebagai rasa bersyukur Abee kepada semua karyawannya.


Najwa tampak senang melihat kesibukan semua orang di rumah Brahmana, Dia nampak mengelus perutnya yang sudah mulai membesar dengan penuh kasih sayang. "Sayang lihatlah semua orang begitu memoerhatiakmu. Sehat sehat ya sayang di dalam perut Bunda." ucap Najwa sembari mengelus perutnya.


Abee yang memperhatikan istrinyapun medekati Najwa kemudian duduk menghadap Najwa dan mencium perut Najwa dengan penuh kelembutan.


"Kamu sehat sehat ya anak Ayah, jangan nakal sama Bunda. " ucap Abee setengah berbisik pada perut Najwa.


Najwa yang melihat itupun senang, "sayang kok kamu gitu si?" ucap Najwa dwngan tersenyum.


Abee hanya teraenyum kemudian men*ium kening Najwa, kemudian berkata. " biar dia tak menendang nendang kamu terus sayang." ucap Abee sembari menyentuh perut Najwa dengan sangat lembut.


Ayah dan Bunda melihat perhatian Abee terhadap istrinya dan merekapun tersenyum secara berasamaan. "Gitu dong Bee punya istri di perhatiin ya, "ucap Ayah dengan tersenyum..


Abee dan Najwa hanya tersenyum secara bersamaan..

__ADS_1


🐬🐬


Terima kasih semua pembaca setiaku jangan lupa tinggalin jejak ya, seperti like komen dan bantu vote juga... Author minta maaf jika masih banyak kekurangan di karya author .Mari saling mendukung...


__ADS_2