
🐬🐬
Hai pembaca setiaku, terima kasih ya karena kalian karya saya jadi banyak peminatnya, buat kalian yang selalu suport aku baik secara langsung atau yang mode kalem Author ucapin banyak banyak terima kasih. Baca juga karya terbaru saya yang berjudul"Kakkaku Ayah Dari Anakku" Happy reading.
🐬🐬
Cerry dan Willy kini telah resmi bertunangan dan pernikahan mereka juga tinggal menunggu beberapa bulan lagi. Semua keluarga merasa bahagia dengan pertunanagan Cerry, setidaknya Cerry mendapatkan lelaki yang baik pula.
Tak lupa juga Bunda dan Ayah Danu memberikan santunan untuk anaka anak yatim piatu di tempat Najwa dulu di besarkan sebagai ucapan rasa syukur mereka karena telah diberikan banyak nikmat yang yak bisa di bayar dengan apapun.
Begitu pun dengan keluarga Adijaya, Keluarga Adijaya sangat bahagia dengan kehadiran Humairah cucu pertama mereka, tak lupa pula Adijaya mengundang Rahardian untuk menikmati makan malam bersama serta memberitahukan tentang kebebasan Adrian.
Tak perlu waktu yang lama Rahardian pun tengah sampai di rumah sang kakak, dia masih terlihat tampan walaupun sudah beruban..😂😂
"Assalamualaikum" ucap Rahardian sembari melangkahkan kakinya menuju ruang tengah.
Adijay yang sedang asik berbincang dengan istrinya menoleh ke arah sumber suara " Wa'alaikumsalam, kamu sudah datang mari masuk." ucap Adijaya sembari berdiri.
Nyonya Cindi juga mempersilahkan Rahardian untuk masuk kedalam rumahnya.
"Sini masuk, jangan berdiri di sana terua." ucap Cindi sembari tersenyum.
__ADS_1
Rahardian Masuk kemudian duduk di sebelah kakaknya. "Mas Mbk apa kabar?" ucap Rahardian dengan mengutarakan sedikit senyuman di bibirnya.
"Kami baik" ucap Adijaya kemudian kembali duduk. Ada yang ingin kami bicarakan?" ucap Adijaya kemudian.
Rahardian berfikir sejenak dan mencoba menebak arah dae pembicaraan sang kakak.
"Ada apa mas?" ucap Rahardian sedikit ragu..
Adijaya menyunggingkan senyuman di wajahnya.
"Kita mau kamu ikut membangun kembali perusahan kita, karena mau bagaimanapun kau tetap adikku dan kamu juga punya hak atas Atmaja grup." ucap Adijaya dengan kebijaksanaanya.
"Mas, Mas sudah terlalu banyak membantuku, dan aku rasa itu sudah jauh dari cukup. Perusahaan Atmaja grup adalah sejatinya milik Ibumu Mas, jadi aku tak punya hak apa apa atas itu." ucap Rahardian sembari tertunduk.
Adijaya dan Cindi mereka saling tatap, ternyata Rahardian memang telah benar benar berubah.
"Lantasmau kamu seperti apa Dian." ucap Adijaya dengan pelan.
Rahardian tersenyum. " aku mau kita bisa seperti dulu lagi kak, yang hidup bahagia ketika kita kecil." ucap Rahardian dengan sedikit mengingat masa lalunya.
Adijaya tersenyum. " tak rindukan kau dengan Adrian putramu." uca Adijaya kemudian, berhasil menghentikan lamunannya mengingat masa masa mereka kecil.
__ADS_1
" Tentu saja aku sangat merindukannya." ucap Rahardian dengan kembali tertunduk..
Tiba tiba dari arah belakang terdengar suara Adrian. " Adrian juga merindukan Papa?" ucap Adrian sembari memeluk Papanya dari belakang.
Rahardian sangat kaget, karena seharusnya Adrian harus di penjara beberapa tahun lagi.
"Anakku kamu kok ada disini?" ucap Rahardian dengan sedikit bingung.
Adrian menatap ke arah Paman Dan Bibirnya.
"Adrian telah bebas Pa, dan itu berkat Paman dan Bibi, mereka telah mencabut tuntutan mereka dan kini aku di bebaskan dengan sebebas bebasnya." ucap Adrian dengan tersenyum senang.
Rahardian menatap ke arah Adijaya dan Cindi, Ada pertanyaan di dalam matanya yang tak terucap, Adijaya memahaminya dan menganguk.
"Dia keponakanku mana mungkin aku tega membiarkan dia lama lama di penjara dengan dia telah mau bertanggung jawab saja kami sudah sangat senang, dan dengan satu setengah tahun dipenjara itu cukup buat pelajaran hidupnya kelak." ucap Adijaya penuh dengan kelembuatan..
Rahardian menangis terharu lalu memeluk putra satu satunya, tak lama setelah itu merekapun makan malam bersama dan sementarab Adrian tinggal bersama Paman dan Bibirnya...
🐬🐬
Terima kasih semua pembaca setiaku jangan lupa tinggalin jejak ya, seperti like komen dan bantu vote juga... Author minta maaf jika masih banyak kekurangan di karya author .Mari saling mendukung....
__ADS_1