
ππ
Hai pembaca setiaku, terima kasih ya karena kalian karya saya jadi banyak peminatnya, buat kalian yang selalu suport aku baik secara langsung atau yang mode kalem Author ucapin banyak banyak terima kasih...
Jangan lupa baca cerita terbaru Author yang berjudul " Aku bukan wanita penggoda ." terima kasih..
Happy Reading...
πΈπΈ
Najwa memasuki kamar tidurnya di hantar oleh Abee suaminya, Najwa tersenyum melihat perhatian Abee, dan Najwa sangat bahagia walaupun buah cinta yang Najwa kandung tengah kembali ke pangkuan sang Khaliq..
"Sayang maaafin aku ya?" ucap Najwa dengan wajah yang tertunduk.
Abee hanya tersenyum menatap Najwa istrinya.
"kenapa sayang? Apa ada masalah lagi." ucap Abee sembari memeluk Najwa dengan sangat erat.
Najwa masih diam dalam pelukan Abee,"Maafin aku ya sayang, karena kecerobohanku anak kita hilang.? ucap Najwa sembari meneteskan airmata.
Abee mengangkat kepala Najwa dan menc*um pipinya. "sayang kan aku sudah bilang, kamu harus ikhlasin dia ya, dia sudah senang di atas sana. Kamu sering seringlah doain dia agar dia bisa menjadi penolongmu kelak." ucap Abee memberikan ketenangan di hati Najwa.
Najwa sedikit lega mendengar ucapan Abee. "beneran kamu enggak marah, kamu juga enggak kecewa sayang?" ucap Najwa sembari memeluk Abee..
Abee tersenyum dan membalas pelukan Abee dengan sangat erat. "Kalau masalah anak kan kita masih bisa buat setiap hari sayang, biar di perut kamu cepat terisi baby ANA yang lain lagi." ucap Abee sembari tersenyum licik..
"Suami mesum"ucap Najwa sembari tertawa.
__ADS_1
"Tapi suka kan, sehari 5 kali ya?" ucap Abee terus meledek Najwa.
Najwa cemberut mendengar ucapan Abee.
Abee yang melihaynyapun bertanya. "kenapa sayang? kok jadi murung?" ucap Abee bingung.
"kalau sehari 5 kali mana aku kuat." ucap Najwa dengan polosnya..
Abee tertawa sampai perutnya terasa sakit..
"ih kok malah ketawa si." ucap Najwa dengan cemberut.
Lalu Abee penepok jidat Najwa,, " masa iya kamu masih sakit aku tega minta jatah 5 kali sama kamu. Aduh sayang sayang aku hanya bercanda. Tapi kalau kamu siap aku si ayo aja" ucap Abee dengan mengedipkan matanya..
Najwa merasa sangat malu mendengar ucapan Abee yang hanya bercanda. Najwa merasa dirinya menjadi sangat aneh sekarang.
Abee masih terua tertawa melihat kelucuan istrinya itu. "sayang maafin aku ya, dulu aku memperlakukanmu dengan tak baik. "ucap Abee dalam hati.
πΌπΌ
Dilain tepat Roy dan Maurent baru menerima kabar bahwa Najwa kecelakan. Namun kini Maurent telah hamil besar sehingga tak bisa berkunjung ketempat Abee.
"Sayang coba kamu tanyakan sama Abee gimana kabar Dokter Najwa. sekarang, aku khawatir." ucap Maurent dengan wajah yang tegang karwna khawatir.
Roy tersenyum melihat ke khwatiran wanita yang kini telah sah menjadi istrinya.
"kenapa kamu terlihat sangat khawatir sayang?" ucap Roy mencari tahu isi hati Maurent.
__ADS_1
Maurent menarik nafas panjang.
"bagaimana aku tidak mengkhawatirkannya sayang, dia adalah wanita terbaik yang pernah aku temui. Karena dia Mama sekarang bisa sehat lagi dan karena dia juga Anisa bisa kuliah." ucap Maurent sembari meneteskan airmata.
Roy hanya tersenyum melihat kepanikan Maurent.
"Iya sayang, udah kamu jangan stres ya, kamu percayalah kalau Najwa akan baik baik saja Aku akan coba menelfon Abee oke." ucap Roy dengan mengusap airmata Maurent.
Roy mencoba menghubungi Abee, mamun telfonnya sedang sibuk. (maklum orang penting ππ).
Lalu Roy mencoba mengirim pesan kepada Abee sahabatnya..
"Hai Bee, maaf aku baru dengar kalau Najwa mengalami kecelakaan apa itu benar? dan sekarang gimana keadaannya?" tulis chat Roy kepada Abee.
Namun Abee tak kunjung membalas chat dari Roy membuat Roy merasa khawatir dan memutuskan untuk mengunjungi Abee tanpa Maurent..
"sayang aku mau ke ruamah Abee dulu ya aku juga khawatir." ucap Roy sembari mengambil jas di atas tempat tidurnya.
"Iya sayang kamu hati hati kalau ada apa apa langsung hubungi aku yaa." ucap Maurent ikut panik juga.
Roy lantas memeluk Maurent dan menc*um kening Maurent. "kamu tidak boleh stres ya sayang kasian bayi kita." ucap Roy sebelum pergi.
Maurent hanya mengangguk dan kemudian Roy pergi menuju kediaman Brahmana..
πΈπΈ
Terima kasih semua pembaca setiaku jangan lupa tinggalin jejak ya, seperti like komen dan bantu vote juga... Author minta maaf jika masih banyak kekurangan di karya author .Mari saling mendukung...
__ADS_1