
💞💞
Hai pembaca setiaku, terima kasih ya karena kalian karya saya jadi banyak peminatnya, buat kalian yang selalu suport aku baik secara langsung atau yang mode kalem Author ucapin banyak banyak terima kasih...
Baca juga karya terbaru saya berjudul. "Aku bukan wanita penggoda."
Happy Reading...
💞💞
Najwa turun menemui Ayah dan Bundanya.
"Assalamualaikum Ayah Bunda" ucap Najwa sembari menciumi tangan kedua orang tuanya...
"Kok lama si sayang, Bunda sama Ayah hampir saja kering menunggumu." ucap Ayah dengan nada bercanda..
Najwa hanya tersenyum, mengingat apa yang barusan ia lakukan dengan suaminya, "maaf Ayah tadi Na mandi." ucap Najwa nencoba memberi alasan..
Ayah dan Bunda hanya senyum senyum mereka sejatinya tahu apa yang barusan terjadi. Ayah dan Bunda bisa melihat dari rona wajah putrinya itu..
__ADS_1
Suasana rumah Danuarta terasa sepi di karenakan Orang tua Abee sedang berada di luar negri untuk urusan bisnis, sedangkan Cerry sedang pergi menemui kekasihnya.😂😂😂
Di rumah hanya ada Abee, Najwa dan beberapa asisten rumah tangga. Jadi rumah nampak sepi.
Tuan Adijaya mencari keberadaan Abee.
"Kemana suamimu Na, kok sekarang dia menghilang?" ucap Tuan Adijaya.
Najwa tak menyadari jika Abee tak berada di sampingnya mungkin dia marah karena hasratnya tak tersalurkan. "mungkin dikamar Yah," ucap Najwa pelan..
Abee masih berrendam si bak mandi, Abee masih mencoba untuk menidurkan juniornya lagi.
Lima belas menit kemudian Abee selesai dengan rutinitas yang menegangkan 😂😂. Dengan cepat Abee telah berpakaian lengkap dan turun menuju ruang tamu untuk menemui Ayah dan Bunda. "maaf yah tadi mandi dulu." ucap Abee dengan suara yang pelan.
Najwa memandang kearah Abee, dan dia menyadari bahwa Abew harus berusaha kerasa untuk membuat juniornya kembali tenang, dalam batin Najwa tertawa. "maafin aku ya sayang." ucap Najwa dalam hatinya...
Ayah dan Bundapun saling pandang melihat tingkah menantunya. Namun mereka pernah muda dan mengerti tentang itu semua..
"Hems sepertinya kita mengganggu mereka Bunda." ucap Ayah mencoba menggoda Najwa dan Abee.
__ADS_1
Najwa dan Abee hanya saling pandang. "enggak kok Yah, siapa yang mengganggu?" ucap Abee sembari menggaruk tengkuknya yang sebenarnya tak merasa gatal.
Najwapun menjadi malu dengan ucapan Ayahnya. "Ayah ini jangan berfikir begitu?Kami senang kok Ayah dan Bunda di sini. Iya kan sayang?" ucap Najwa sembari menengok ke arah Abee.
Abee yang membaca isyarat dari istrinyapun mengiyakan ucapan Najwa. "benar banget Ayah Bunda kami sangat senang jika kalian disini, apa lagi kalau malam nanti kalian menginapa saja disini." ucap Abee dengam suara yang lembut.
Bunda hanya tersenyum dan bersyukur melihat kehidupan putrinya sekarang, Entah bagaimanapun perlakuan Abee dulu, tapi yang dia lihat sekarang Abee sangat mencintai Najwa putrinya. Dan berharap Najwa akan segera di beri kepercayaan lagi untuk memberikannya Cucu.
"Sayang Bunda lapar." ucap Bunda mencairkan suasana..
Najwa tersenyum. "Maaf Bunda, ya udah Najwa masak dulu ya, Ayah sama Bunda kan belum pernah nyobain masakan Najwa?" ucap Najwa lalu berlalu menuju ke dapur untuk membuat beberapa makanan untuk suami dan Orang tuanya.
Tidak memerlukan waktu lama Najwa berada di dapur, hanya dalam waktu setengah jam Najwa telah membuat masakan yang menggugah selera.
Setelah itu mereka menikmati makan malam bersama dan Orang tua Najwa menginap di kediaman Danuarta..
💞💞
Terima kasih semua pembaca setiaku jangan lupa tinggalin jejak ya, seperti like komen dan bantu vote juga... Author minta maaf jika masih banyak kekurangan di karya author .Mari saling mendukung.
__ADS_1