
🌺🌺
Hai pembaca setiaku, terima kasih ya karena kalian karya saya jadi banyak peminatnya, buat kalian yang selalu suport aku baik secara langsung atau yang mode kalem Author ucapin banyak banyak terima kasih...
Happy Reading....
🌺🌺
Intan merasa sangat senang mendapatkan perlakuan baik dari keluarga Anas, setidaknya Intan bisa yakin bahwa dia diterimabdi keluarga Anas. Terlebih lagi melihat sikap Mami Quet yang begitu perhatian terhadap Intan..
Dilain tempat..
Hari itu Najwa sedang berada di Rumah sakit, Najwa kaget dengan kedatangan seorang lelaki.
"Kamu" ucap Najwa dengan suara yang gemetar.
"Gimana kabarmu Na?" ucap Lelaki itu. Maafkan aku jika dulu aku meninggalkanmu aku merasa sangat bersalah. ucap lelaki itu kemudian.
Najwa hanya mematung mengingat kejadian beberapa tahun yang lalu. Disaat sayang sayangnya dia di tinggalkan. "sudahlah tak usah lagi kau mengingat sesuatu yang telah usang, pergilah aku tidak mau jika suamiku melihatmu disini." ucap Najwa dengan tegasnya.
Lelaki itu masih bersih keras untuk menjelaskan, dan yang lebih gi*a lelaki itu meminta Najwa untuk meninggalkan suaminya.
"Tinggalkanlah dia, dan hiduplah bersamaku. Aku akan memberikanmu kebahagiaan dan akan menjadikanmu ratu dalam hidupku." ucap Lelaki itu dengan sombongnya..
__ADS_1
"Maaf ya, kita memang punya hubungan tapi di masa lalu, dan kamu tidak punya hak untuk menyuruhku meninggalkan suamiku, suamiku adalah yang terbaik untukku." ucap Najwa yang kecewa dengan sikap lelaki itu.
Lelaki itu hanya tertawa. " kamu bilang yang terbaik Na, jika dia yang terbaik tidak mungkin disaat bulan madu kalian dulu dia menghabiskan waktu dengan wanita lain. Apa kamu tak mengingat itu?" ucap Lelaki itu dengan mudahnya..
Najwa hanya diam, memang dulu Abee melakukan itu namun itu adalah masa lalu antara ke duanya, kenapa harus di bahas lagi.
"Cukup kamu tidak berhak mencampuri urusan pribadiku, pergilah dan aku minta kamu jangan mengganggu hidupku lagi. " ucap Najwa dengan sangat tegas.
Lelaki itu tetap tak bergeming dari tampatnya berdiri, dan Najwa yang tengah mulai gerampun akhirnya mencoba meninggalkan lelaki itu, namun tangannya di tarik oleh lelaki itu.
"Aww sakit" ucap Najwa.
"Kembalilah bersamaku, aku mohon aku amat mencintaimu Na." ucap Lelaki itu.
Seorang satpam yang melihat itu mencoba untuk menolong Najwa namun satpam itu tak berhasil.Alhasil satpam itupun menghubungi Abee lewat saluran telfon..
"Siang Tuan, tolongin Dokter Najwa." ucap satpam itu.
"Kenapa dengan istriku?" ucap Abee. Dan aecepat kilat Abee pergi menuju rumah sakit.
Lepaskan istriku. ucap Abee kemudian.
Lelaki itupun menoleh ke arah Abee.
__ADS_1
"Siapa kamu, kenapa kamu mengganggu istriku, lepaskan tanganmu darinya atau aku patahkan tanganmu" ucap Abee dengan menahan emosi..
Lelaki itu melepaskan cengkraman tangannya, Najwa yang ketakutan pergi dan bersembunyi di belakang Abee suaminya. "jangan takut sayang ada aku di sini." ucap Abee menenangkan Najwa..
Najwa menangis karena ketakutan, dan Abee memeluk untuk menenangkannya.
"Sudah sudah jangan nangis lagi ya kasihan bayi kita." ucap Abee dengan lembut.
Siapapun kamu, pergilah jangan pancing amarahku atau kamu akan menyesal. Dan ingat jangan sesekali kali mengganggu wanitaku atau kamu hanya akan tinggal nama. jelas Abee kepada lelaki itu.
Lelaki itu hanya tertawa dan mengencangkan tawanya, lelaki itu pun pergi tanpa mengatakan apapun...
Abee masih mencoba untuk menenangkan Najwa, karena Najwa syok dengan perlakuan kasar lelaki itu..
"sudah sayang jangan sedih yaa, aku di sini untuk menjagamu." ucap Abee mencoba menenangkan Najwa...
🌺🌺
Lelaki itu siapa ya??? ayo kasih masukan..
🌸🌸
Terima kasih semua pembaca setiaku jangan lupa tinggalin jejak ya, seperti like komen dan bantu vote juga... Author minta maaf jika masih banyak kekurangan di karya author .Mari saling mendukung...
__ADS_1