
🍀🍀
Hai pembaca setiaku, terima kasih ya karena kalian karya saya jadi banyak peminatnya, buat kalian yang selalu suport aku baik secara langsung atau yang mode kalem Author ucapin banyak banyak terima kasih...
Happy Reading yaa...
🍀🍀
Abee merasa sangat senang mendengar kabar bahwa ada pendonor yang cocok untuk Najwa..
Abee tak bisa berkata apa apa, kecuali memandang Dokter Faisal, seolah masih belum percaya. Abee sudah kehilangan calon anaknya dan Abee tidak bisa jika harus kehilangan Najwa.
"Apakah Dokter serius" ucap Abee seolah tak percaya dengan yang di ucapakn oleh Dokter Faisal.
"Saya sangat serius Tuan, dan kita bisa melakukan oprasi secepatnya." ucap Dokter Faisal dengan senyuman yang menghiasi bibirnya..
Semua keluarga merasa sangat bersyukur, Tuan Adijaya sangat bahagia mendengar ada seorang pendonor yang mau mendonorkan ginjalnya untuk Najwa..
__ADS_1
"Dokter siapakah orang yang sangat baik hati itu, bisakah saya menemuinya." ucap Tuan Adijaya dengan suara yang lembut.
Dokter Faisal berfikir sejenak tentang ucapan Rahardian beberapa saat lalu untuk merahasiakan identitasnya.
"Maaf Tuan, beliau tidak ingin bertemu siapapun. Karena niatan beliau hanyalah untuk membantu." ucap Dokter Faisal di iringi senyuman tipis di bibirnya..
Tuan Adijaya berfikir sejenak, Siapa dia kenapa dia mau membantunya dengan dan tanpa imbalan? padahal sebelumnya dia telah mengmumkan tentang siapa saja yang bersedia mendonorkan ginjalnya untuk Najwa akan di beri hadiah yang sangat besar.
Kini Najwa telah berada di ruang oprasi bersama Rahardian pamannya. sebelum oprasi di lakukan Rahardian meminta Dokter Faisal untuk membiarkan dirinya bertemu Najwa sekali saja.
Airmata Rahardian jatuh membasahi pipinya yang sudah mulai keriput, Dia tak kuasa menahan kesedihannya takkala mengingat kejahatannya tempo dulu. Rahardian memegang tangan Najwa dan mengucapkan sesuatu." maafin pamanamu ya Ca, Paman adalah orang yang sangat jahat yang dengan tega merampas masa kecil kamu dengan paksa. Bahkan Paman pernah berniat untuk membunuhmu. Namun sekarang paman sadar, Kamu harus kuat kamu harus bertahan. Dan lihatlah di luar sana lelaki yang amat mencintaimu merasa beraesih melihat kondisimu sekarang... Kuat ya Ca, Caca wanita kuat iya kan." ucap Rahardian di telinga Najwa.
🍀🍀
Di Luar ruang oprasi semua keluarga menungu dengan cemas, Begitupun dengan Abee, Abee yang sudah terlihat kusut tak terawat pun panik dan mondar mandir tak jelas melihat ke arah ruang oprasi, disana ada wanita umyang teramat dia cintai sesang bertaruh nyawa.
"Ya Allah selamatkanlah istriku, selamatkanlah Najwaku" ucap Abee dalam hati.
__ADS_1
Sedangkan Tuan Adijaya dan Nyonya Cindipun sama paniknya dengan Abee. Bahkan Nyonya Cindi tak berhenti berdoa karena sebaik baiknya doa adalah doa seorang Ibu.
Tiga jam sudah Najwa dan Rahardian berada di ruang oprasi, dan oprasipun berjalan sengan sangat lancar karena tubuh Najwa merespon ginjal barunya dengan sangat cepat.
Dokter Faisalpun keluar dari ruang oprasi dan mengabarkan bahwa oprasi Najwa berhasil. Dan besar kemungkinan bahwa Najwa akan kembali pulih. Semua orang sontak mengucap syukur.
Begitupun dengan Abee, Abee bangkit dari duduknya dan bersujud ke arah kiblat karena Allah telah mengabulkan doanya..
🍀🍀
Adrian masih enggan untuk keluar dari apartemennya, dia masih saja ketakutan karena telah mencelakai Najwa, Hati Adrian sendiri hancur karena dia tidak hanya pernah melukai hati Najwa melainkan hampir saja menghilangkan nyawa wanita yang sangat di cintainya itu.
Adrian mengambil fito dirinya dan Najwa semasa beraekolah dulu, disana Najwa terlihat sangat cantik dengan rambut panjang sebahu dan kulitnya yang putih membuat semua mata yang melihatnya tekesima.
Adrian tersenyum sendiri mengingat masa masa indah dirinya dan Najwa dulu, dan Kadang Adrian seketika langsung menangis menjerit ketika dia mengingat saat dirinya menabrak Najwa...
🍀🍀
__ADS_1
Terima kasih semua pembaca setiaku jangan lupa tinggalin jejak ya, seperti like komen dan bantu vote juga... Author minta maaf jika masih banyak kekurangan di karya author .Mari saling mendukung....