
🌷🌷
Hai pembaca setiaku, terima kasih ya karena kalian karya saya jadi banyak peminatnya, buat kalian yang selalu suport aku baik secara langsung atau yang mode kalem Author ucapin banyak banyak terima kasih...
Happy Reading guys...
🍂🍂
Abee masih asik makan buah mangga muda di atas pohon, Leon yang sejak tadipun sudah mulai geram. "Bee kamu mau menghabiskan semua buah mangganya atau gimana? udah cepat turun." ucap Leon yang sudah mulai bosan menunggu Abee.
Abee hanya tertawa. "tunggu Le dua buah lagi ya ini bener bener segar banget." ucap Abee yang masih asik duduk di atas pohon..
Leon hanya menepok jidat, berniat mau menjahili Abee malah dia yang kena jebakan betmen.
"Gi*a lo Bee, nanti perut loe sakit. Kamu makan mangga sudah begitu banyak. Itukan asam." ucap Leon yang meminta Abee untuk menyudahi makannya.
Abee hanya tersenyum, Abeepun merasa heran dengan dirinya sendiri.. "Ini mangga sebenarnya sangat asam, tapi kenapa terasa sangat nikmat." ucap Abee dalam hati.
Leon mulai kesal. "Ayo turun apa aku pulang nee?" ucap Leon dengan kesal.
Abee pun hendak turun namun dia kesusuahan.
__ADS_1
"Le bagaimana caranya aku turun, Ini tinggi banget." ucap Abee mulai ketakutan.
Leon tertawa sampai lemes melihat tingkah bosnya,. " bos kamu bisa naik masa gak bisa turun? apa perlu aku panggilin damker untuk turunin kamu." ucap Leon sembari tertawa.
Abeepun kesal dengan Leon. "Si*l loe Le, awas saja ya nanti aku potong gaji kamu 80℅, cepat bantu aku turun." ucap Abee mengancam Leon.
Ahirnya Leon memanggil satpam untuk mengambilkan tangga dan menurunkan Abee dari atas pohon..
Setelah di bawah wajah Abee masih terlihat sangat pucat karena ketakutan.
"Gi*a kamu Le, hampir saja aku mati ketakutan." ucap Abee sembari dusuk di atas rumput..
Leon merasa bersalah melihat Abee yang benar benar takut, karena sejak kecil Abee fobia dengan ketinggian. Namun karena demi calon buah hatinya tiba tiba Abee berani untuk naik ke atas pohon mangga.
"Sialan lo Le." ucap Abee sembari berjalan pulang..
🌷🌷
Sesampainya di rumah Abee masih dalam ke adaan pucat, ditangannya Abee membawa beberapa mangga muda untuk istrinya Najwa.
"Sayang ini mangganya." ucap Abee dengan lemas.
__ADS_1
Najwa yang melihat mangga muda pun langsung ngiler, tanpa menjawab Najwa membawa mangga mangga itu menuju dapur untuk ia makan.
"Emm sangat lesat." ucap Najwa ketika mulai mengunyah potongan potongan manggabmuda itu.
Leon masih setia menemani Abee di sampingnya.
"Makasih ya Le dah mau nemenin aku cari mangga muda itu." ucap Abee sembari suduk di atas sofa.
Leon hanya senyum senyum." sama sama Bee udah sewajarnya kitabsaling membantu apalagi kamukan bosku." ucap Leon dengan pelan.
Abee tersenyum melihat kebaikan Leon, Abee lalu menyuruh Leon untuk menginap saja karena ini masih jam 2 pagi. "Kamu tidur saja di sini." ucap Abee dengan lembut.
Abee menghampiri Najwa yang masih asik menikmati buah mangga muda itu di dapur.
"Enak sayang" ucap Abee pada Najwa.
"Sangat enak sayang, terima kasih kamu mau?" ucap Najwa sembari menyodorkan mangga muda kemulut Abee.
"Kamu saja yang makan sayang, tadi aku juga sudah makan banyak." ucap Abee dengan lembut sembari memandangi wajah Najwa.
🌷🌷🌷
__ADS_1
Terima kasih semua pembaca setiaku jangan lupa tinggalin jejak ya, seperti like komen dan bantu vote juga... Author minta maaf jika masih banyak kekurangan di karya author .Mari saling mendukung.