DERITA SEORANG ISTRI

DERITA SEORANG ISTRI
s2 DSI 98


__ADS_3

πŸ€πŸ€


Hai pembaca setiaku, terima kasih ya karena kalian karya saya jadi banyak peminatnya, buat kalian yang selalu suport aku baik secara langsung atau yang mode kalem Author ucapin banyak banyak terima kasih.


Happy Reading semua...


πŸ€πŸ€


Tuan Adijaya dan Nyonya Cindi sangat bahagia mendengar bahwa putrinya akan segera sadar.


Terlebih Abee yang sudah sangat kacau penampilannya. Bunda pun menyuruh Abee untuk pulang atau hanya sekedae mandi dan menganti pakaian.


"Sayang pulanglah dulu, lihat dirimu saat ini, Kamu tidak ingin kan jika Najwa melihatmu seperti itu." ucap Bunda sembari mengelus pundak Abee..


Abee masih diam saja dia duduk di kursi. Dia harus melihat Najwa terlebih dahulu.


"Nanti Bund, Abee mau melihat Najwa terlebih dulu." ucap Abee dengan mata yang sayu..


Tuan Adijayapun mendekati Abee.


"Anakku pulanglah dulu, bersihkan dirimu dan kembalilah kemari dengan segera." ucap Ayah mertuanya.


Abee mengikuti omongan Tuan Adijaya. Abee berpamitan untuk pulang terlebih dahulu.


Leon sigap mengantar Abee pulang ke rumahnya, Dalam perjalanan Abee meminta Leon untuk menyelidiki siapa orang yang telah menabrak Najwa.

__ADS_1


"Le kamu harus cari siapa yang tengah menabrak Kakak iparmu." ucap Abee sembari merebahkan tubuhnya di kursi mobilnya.


Leon berfikir sejenak, karena mobil itu sepertinya sengaja menabrak Abee namun di cegah oleh Najwa dan Najwalah yang tertabrak..


"Bee saya mengambil kesimpulan bahwa kecelakaan ini sepertinya di sengaja?" ucap Leon membuat Abee langsung bangkit dari tidurnya..


Abee berfikir sejenak tentang ucapan Leon karena memang dirinyalah yang di incar.


"Kamu benar sekali Le, cepat selidikilah." ucap Abee memberi perintah.


Sesampainya Abee di rumah Abee bergegas untuk membersihkan diri dan kembali lagi ke Rumah sakit. Abee tak ingin berlama lama meninggalkan Najwa sendirian di rumah sakit.


Leon hanya mengikuti arah tujuan Abee,.


Leon yang mengertipun hanya menganggukan kepala, " baiklah Bee, kamu urus saja kakak ipar terlebih dulu. Urusan bisnis dan lainnya aerahin saja sama aku, InsyaAllah aku akan amanah." ucap Leon mencoba membuat Abee tenang.


🌸🌸


Sesampainya di Rumah sakit kembali, Abee langsung menuju ke ruang isolasi Najwa, karena pasca oprasi transpatasi ginjal Najwa harus di sterilkan agar tak berakibat buruk.


Abee memandang Najwa daei balik kaca, Abee melihat wajah Najwa yang masih terpejam.


"Sayang aku disini, cepat buka mata kamu?" ucap Abee dengan senyuman diwajahnya. Lihatlah di sana ada Cerry, kamu inginkan ketemu dengan Cerry. ucap Abee kemudian.


Cerry yang sejak tadi duduk di belakang Abee pun bangkit. " kak, kakak yang sabar ya, Cerey yakin ka Najwa pasti akan baik baik saja. Dia adalah wanita terkuat yang Cerry kenal. Cerry yakin ka." ucap Cerry mencoba menguatkan Abee kakaknya.

__ADS_1


Abee langsung memeluk tubuh adik kesayangannya, "Terima kasih Cer, kamu doain kakak iparmu ya. Ka Abee tak bisa tanpanya ." ucap Abee dengan suara sendu..


Tuan Adijaya kembali mendekati Abee, berharap Abee akan mau menceritakannya tentang Najwa yang tak lain adalah Caca anaknya yang hilang.


"Abee anakku." ucap Tuan Adijaya.


Abee melepaskan pelukan adiknya san mendekati Ayah mertuanya. "Iya Ayah ada apa?" ucap Abee sembari mengusap airmatanya.


Tuan Adijaya bersyukur karwna ternyata putrinya di cintai oleh lelaki yang begitu hebat dan teramat mencintai putrinya.


"Ayah boleh bicara sebentar?" ucap Tuan Adijaya.


Abee mwngikuti Tuan Adijaya untuk duduk.


Tuan Adijaya sudah tak sabar untuk mengetahui cerita tentang Najwa.


Abeepun mulai menceritakan semuanya, dan Abee pun mengatakan bahwa berkat Taejo dan Sitilah Najwa masih bisa tetap hidup hingga sekarang. Tarjo dan Sitilah yang menitipkan Najwa di panti asuhan Harapan Bunda .


Tarjo dan Siti juga mewanti wanti Ibu Risma untuk jangan memberikan Najwa kepada siapapun. Sejak saat itu Najwa di titipkan dipanti dan Tarjo beserta Siti mengalami kecelakaan yang pada ahirnya mengambil nyawa mereka berdua.


Tak terasa airmata Tuan Adijaya menetes dengan derasnya, tenyata dugaannya terhadap Tarjo dan Siti salah ternyata mereka adalah orang yang sangat baik dan masih memberikan kehidupan untuk Caca hingga saat ini..


πŸ€πŸ€


Terima kasih semua pembaca setiaku jangan lupa tinggalin jejak ya, seperti like komen dan bantu vote juga... Author minta maaf jika masih banyak kekurangan di karya author .Mari saling mendukung...

__ADS_1


__ADS_2