DERITA SEORANG ISTRI

DERITA SEORANG ISTRI
s2 DSI 100


__ADS_3

🍀🍀


Hai pembaca setiaku, terima kasih ya karena kalian karya saya jadi banyak peminatnya, buat kalian yang selalu suport aku baik secara langsung atau yang mode kalem Author ucapin banyak banyak terima kasih...


Jangan lupa like, komen dan bantu Vote juga ya..


happy reading ...


🍁🍁


Dokter Faisal merasa bersalah karena tudak dapat menyelamatkan bayi Najwa..


Najwa masih nampak syok dengan kejadian yang merenggut nyawa calon anaknya...


Najwa hanya bisa menangis dan menangis..


Abee juga nampak panik melihat Najwa menangis, Dokter Faisal memanggil Abee untuk masuk kedalam.. Dokter Faisal melambaikan tangan bertanda menyuruh Abee untuk segera masuk...


Abee langsung memeluk Najwa dengan sangat lembut, "Tenanglah sayang, kamu jangan menangis. udah ya" ucap Abee menenangkan Najwa..


Najwa masih saja menangis, dan Najwa masih saja ketakutan jika Abee akan membenci dirinya karena dia tak bisa menjaga buah cinta mereka.


"Sayang maafin aku, aku mohon jangan benci aku, anak kita anak kita." ucap Najwa terpotong..

__ADS_1


Abee tersenyum, "Sayang sudah ya, kamu jangan sedih lagi. Ikhlaskanlah anak kita, kita ambil hikmahnya saja ya." ucap Abee sembari mengusap pucuk kepala Najwa.


Najwa masih saja terisak dalam tangisnya. Dia merasa sangat kehilangan calon anaknya,.


"Kamu tidak akan pernah meninggalkanku kan sayang, seperti anak kita yang lebih memilih pergi." ucap Najwa dengan perasaan sedihnya...


Abee mengeratkan pelukannya, "Itu todak akan pernah terjadi sayang,aku janji." ucap Abee menenangkan Najwa istrinya.. Sekarang beristirahatlah, nanti Ayah dan Bunda akan bergantian menemuimu. ucap Abee kemudian.


Najwapun sudah mulai tenangdan mencoba mengikhlaskan calon anaknya. Tiba tiba Nyonya Cindi masuk kedalam ruangan Najwa..


"Putriku... Caca" ucap Nyonya Cindi sembari memeluk Najwa.


Najwa memandang ke arah suaminya, Abee menganggukan kepalanya menandakan dia mengizinkan."Bunda." ucap Najwa dengan lembut..


"Bunda" ucap Najwa sembari memeluk Nyonya Cindi..


Tak lama setelah Nyonya Cindi masuk, Tuan Adijayapun menyusul istrinya memasuki ruangan putrinya Caca..


"Caca putriku." ucap Tuan Adijaya dengan wajah yang sendu menahan haru.


"Ayah" ucap Najwa dengan lembut.


Lalu Najwa memeluk Ayah dan Bundanya dengan bergantian. Abee yang melihat itu merasakan kebahagiaan yang tak bisa di ungkapkan dengan kata kata.. Bahagia itulah yang dia rasakan.

__ADS_1


Tuan Adijaya melihat ke arah Abee yang duduk agak jauh dari ranjang Najwa, Tuan Adijaya memberi isarat agar Abee mendekat..


Abeepun mendekati Ayah mertuanya dan mereka saling berpelukan, mungkin inilah yang dinamakan kesedihan berbuah kebahagiaan...


🍀🍀


Dilain tempat, kondisi Rahardian kian menurun pasca oprasi, Rahardian yang mempunyai tekanan darah yang cukup tinggi yang membuatnya lemah. Rahardian seorang diri di Ruma sakit, sesekali di temani oleh Dokter Faisal.


Dokter Faisal merasa kasihan melihat Rahardian, namun Rahardian masih tetap mencoba untuk tersenyum. "Pak bagaimana keadaan Bapak, apa yang Bapak rasa saat ini?" ucap Dokter Faisal ketika sedang memeriksa Rahardian..


Rahardian hanya tersenyum. "Bagaiman dengan keadaan Dokter Najwa." ucap Rahardian dengan suara yang lemah..


Dokter Faisal terdiam, " Dia sangat baik Pak, tubuhnya merespon ginjal barunya dengan sangat baik jadi sekarang kondisinya bisa di bilang membaik. Dan tinggal menunggu pemulihan saja." ucap Dokter Faisal dengan senyuman yang menghiasi bibirnya.


Rahardian merasa senang mendengar kabar itu. "syukurlah jika dia baik baik saja, bagaimna dengan kandungannya?" ucap Rahardian.


"Dia kehilangan kandungannya, dia keguguran." ucap Dokter Faisal menjelaskan.


Seketika raut wajah Rahardian berubah. "Siapapun yang telah melakukan itu, akan aku pastikan dia akan membayarnya dengan hal yang setimpal." ucap Rahardian dalam hati..


🍁🍁


Terima kasih semua pembaca setiaku jangan lupa tinggalin jejak ya, seperti like komen dan bantu vote juga... Author minta maaf jika masih banyak kekurangan di karya author .Mari saling mendukung.

__ADS_1


__ADS_2