DERITA SEORANG ISTRI

DERITA SEORANG ISTRI
s2 DSI 85


__ADS_3

🌷🌷


Hai pembaca setiaku, terima kasih ya karena kalian karya saya jadi banyak peminatnya, buat kalian yang selalu suport aku baik secara langsung atau yang mode kalem Author ucapin banyak banyak terima kasih.


Dukung juga karya terbaru saya yang berjudul "Aku bukan wanita penggoda dan Sandaran hati" terima kasih..


🍁🍁


Hari ini Abee dan Najwa akan megunjungi panti, Abee dengan antusias mau menemani Najwa, sedangkan semua urusan perusahaan di serahkan kepada Leon..


"Udah siap sayang?" ucap Abee ketika melihat Najwa keluar dari kamarnya menarik koper kecil ditangannya.


Najwa hanya tersenyum melihat Abee yang bertanya seperti itu. "udah sayang" ucap Najwa dengan lembut..


Abee dan Najwa pulang ke Surabaya untuk mengunjungi panti. Najwa sangat senang berada di panti asuhan tempatnya di besarkan. Ibu Risma pun sangat senang mendengar kabar bahwa Najwa tengah berbadan dua, begitupun dengan anak anak panti mereka sangat senang.


Ibu Risma memanggil Najwa ke dalam kamarnya, sedangkan Abee masih asik bermain dengan Nina gadis kecil kesayangannya..


"Ada apa Ibu panggil Najwa." ucap Najwa ketika tengah memasuki kamar pemilik panti itu.


"Duduklah sayang ada hal yang ingin Ibu bicarakan." ucap Ibu Risma.


Najwa bingung ada hal apakah yang akan di bicarakan Ibu kepadanya..

__ADS_1


Ibu Risma bangkit dari duduknya dan membuka lemari, dia mengambil sebuah kotak kecil dari dalam lemari itu.


"Najwa ada yang ingin Ibu beritahu kepadamu," ucap Ibu Risma.


Najwa yang bingung pun hanya menganggukkan kepalanya dan mendengarkan apa yang Ibu Risma katakan.


"Ambil ini" ucap Ibu Risma yang memberikan kotak kecil berwarna merah kepada Najwa.


"Apa ini Bu?" ucap Najwa yang tak mengerti.


Setelah menjelaskan bahwa itu adalah amanah dari mendiang orang tua Najwa, Mereka menitipkan benda itu agar di berikan kepada Najwa ketika dia telah dewasa.


"Bukalah." ucap Ibu Risma itu titipan dari orang tuamu sewaktu mereka menitipkanmu disini.


Najwa bingung dengan kata menitipkan? Bukankah dia dirawat dipanti karena orang tuanya yang meninggal akibat kecelakaan? lantas kenapa dia di titipkan?


" Kamu bukalah siapa tahu kamu menemukan jawabannya di dalam sana." ucap Ibu Risma.


🍂🍂


Najwa membuka kotak itu, disana Najwa menemukan sebuah amplop berisi surat. Dan selembar foto dirinya ketika kecil dengan Siti dan Tarjo. Najwa lantas membuka amplop tersebut dan yang membuat Najwa kaget adalah, mereka bukanlah orang tuanya..


🍁🍁

__ADS_1


Isi surat yang di tinggalkan Tarjo dan Siti..


Untuk Non Caca (Najwa Febri Angereani)


Teruntuk Najwa (Caca) maafkan kami Non, mungkin ketika Non membaca surat ini Bibi dan Mamang sudah tak ada lagi. Maafkan Mamang Non jika Mamang dan Bibi terpaksa menculik Non dari orang tua kandung Non dan membiarkan Non hidup di panti asuhan, Mamang dan Bibi lakukan ini karena Mamang dan Bibi menyayangi Non, Kami tahu nyawa Non sewaktu kecil terancam.


Untuk itu kami terpaksa menculik Non atas perintah seseorang, dia ingin Non mati. Namun hati nurani kami sangat menyayangimu Non sehingga kami menitipkan Non di tempat ini.


Maafkan kami yang telah membuat hidup Non penuh penderitaan.. Kami harap Non mau memaafkan kami agar kami bisa tenang di manapun kami berada.


Carilah orang tua kandung Non, dia adalah Tuan Adijaya dan Nyonya Cindi. dan sampaikan maaf kami kepada mereka.


Tarjo dan Siti.


🍁🍁


Najwa menangis ketika membaca surat itu, Abee yang mendengarnyapun langsung berlari menghampiri Najwa.


"Sayang kamu kenapa?" ucap Abee yang ketakutan.


Najwa tak menjawab Isak tangisnya semakin pecah, membuat Abee semakin bingung dan panik."Sayang kamu kenapa? tolong jangan seperti ini?" ucap Abee sembari memeluk istrinya.


Setelah Najwa sedikit tenang, Najwa menceritakan semuanya bahwa orang tua Najwa yang sebenarnya masih hidup dan mereka Tuan Adijaya dan Nyonya Cindi..

__ADS_1


🌷🌷


Terima kasih semua pembaca setiaku jangan lupa tinggalin jejak ya, seperti like komen dan bantu vote juga... Author minta maaf jika masih banyak kekurangan di karya author .Mari saling mendukung...


__ADS_2