
πΊπΊ
Hai pembaca setiaku, terima kasih ya karena kalian karya saya jadi banyak peminatnya, buat kalian yang selalu suport aku baik secara langsung atau yang mode kalem Author ucapin banyak banyak terima kasih..
πΌπΌ
Roy dan Abee masih saling tertawa, sementara Najwa dan Maurent mereka berbincang bincang.
Sepasang mata masih saja mengawasi Najwa, hatinya merasa bahagia ketika memandang senyuman Najwa, namun hatinya akan terasa amat perih takkala melihat Najwa bersama suaminya Abee.
Leon dan Cia turun dari atap Rumah sakit, mereka terlihat sangat bahagia. Abee dan Roy yang menyadari itupun tersenyum dan mengerti bahwa mereka mungkin telah jadian, pasalnya Cia berjalan dengan menggandeng lengan Leon.
"Ehemmm ada yang sedang berbunga bunga ini?" ucap Roy sembari menatap ke arah Leon.
"Aduh Roy jangan godain Leon dong kasihan,." ucap Abee pura pura membela Leon.
Leon merasa malu terhadap Abee dan Roy, "kalian ini apaan si?" ucap Leon sambil mengaruk garuk kepala yang tak gatal.
Sementara Cia melepaskan tangannya dari lengan Leon.
"Bang aku tinggal dulu ya, aku mau ke kak Najwa" ucap Cia takkala pergi meninggalkan tiga sekawan itu.
__ADS_1
Leon hanya teraenyum memandangi Cia yang berlalu di tengah kerumunan banyak orang.
"Bee sepertinya kawan kita yang satu ini benar benar tengah jatuh cinta.'" ucap Roy sembari tersenyum.
Abee yang mengerti dengan tingkah Leon pun berkata "ahirnya orang kepercayaanku ini tengah melepas status jomblo akutnya." ucap Abee sembari tertawa di iringi tawaan Roy dan Leon.
πΌπΌ
Setelah selesai acara peresmian AN hospital, Abee dan Najwa pulang kerumah mereka.
Masih ada sepasang mata yang terus mengawasi mereka. "Maafin aku Na, jika dulu aku tidak meninggalkanmu mungkin kini kita telah berbahagia, aku yang berada di sampingmu bukan lelaki itu." ucap seseorang.
Sesampainya dirumah, Najwa langsung beristirahat. Setelah menyegarkan badan Najwa sholat isya. Abee juga tengah mengerjakan pekerjaan kantornya.
Abee yang mendengarkan Najwa langsung mematikan laptopnya dan naik keatas tempat tidur. "Sayang sebelum tidur olah raga malam dulu yuk. Pengin nih?" ucap Abee sembari menge*up pipi Najwa..
Najwa tersenyum dan mengiyakan permintaan suaminya,, dan ehem ehem pun terjadi...
πππ ehem ehemnya Author skip aja ya biarkan Abee dan Najwa yang tahu..
Setelah ehem ehem selesai Abee dan Najwa kembali membersihkan diri dan kembali tidur hingga pagi menjelang...
__ADS_1
πΊπΊ
Hari itu Leon menjemput kekasihnya Cia untuk pertama kalinya Leon mengetuk rumah Cia sebagai kekasih Cia bukan sebagai sahabat Abee. Keluarga Indra Brahmana welcome terhadap Leon, pasalnya merekabtelah mengetahui semua sifat sifat Leon kalaupun Leon yang akan menjadi menantunya mereka akan secara senang hati menerimanya.
Ting tong....
"Assalamualaikum wr. wb" ucap Leon sembari mengetuk pintu.
"Waalaikumsalam." ucap Mami Quet.
Leon, mari masuk. ucap Mami Quet kemudian.
Leon disambut hangat oleh keluarga Cia, sepertinya lampu hijaupun tengah menyala di tengah hubungan Leon dan Cia..
Cia yang baru turun dengan pakaian yang sangat pantas di gunakan, Cia mengenakan celana jeans panjang dengan baju berwarna merah membuat aura kecantikan Cia semakin terpancar.
Leon hanya mampu menelan silvanya melihat Cia yang terlihat begitu anggun. Setelah mwrwka pamitan Cia dan Leon pergi. Leon mengantar Cia ke kampus sebelum Leon berangkat ke kantor,.
"Kamu sangat cantik my sweety." ucap Leon dengan terus fokus menyetir.
Cia hanya tersenyum mendengar pujian dari lelaki yang kini bergelar kekasihnya itu..
__ADS_1
πΊπΊ
Terima kasih semua pembaca setiaku jangan lupa tinggalin jejak ya, seperti like komen dan bantu vote juga... Author minta maaf jika masih banyak kekurangan di karya author .Mari saling mendukung....