
*Ini awal dari season 2 ya teman teman. Disini menceritakanbtentang Najwa yang dapat menemukan orang tuanya kembali.*
Hari bahagia Najwa dan Abee telah mereka lewati, hari ini mereka telah sah kembali menjadi sepasang suami dan istri. Mungkin mereka menjadi yang paling bahagia..
(gak seperti Authornya yang gabut.)
Najwa dan Abee melewati hari yang sangat sepesial, Abee memperlakukan Najwa seperti seorang ratu. Abee sangat romantis mungkin itulah sisi baik yang dimiliko Abee.
"Sayang apa kau bahagia". ucap Abee sembari memeluk tubuh istrinya di depan cermin.
"Iya sayang aku sangat bahagia" ucap Najwa sembari membalas pelukan suaminya.
"Kamu terlihat sangat cantik." ucap Abee sembari melancarkan aksinya....
Abee mulai menc*** b***r Najwa dengan sangat lembut, Merekapun mulai meklakukan yang seharusnya di lakukan.
(Maaf ya Author skip adegan yang ehem ehemnya, untuk menghindari hal hal yang melanggar undang undang. Silahkan jabarkan sendiri ya.)
Abee melakukannya dengan sangat lembut, Najwa hanya tersenyum melihat ketulusan cinta Abee terhadap dirinya.
Abee juga sangat bahagia, karena pada ahirnya Tuhan masih mengizinkan Abee untuk menebus semua kesalahannya kepada Najwa.
"Terima kasih ya sayang, aku sangat bahagia malam ini." ucap Abee sembari masih memeluk tubuh mungil Najwa.
"Iya sayang aku juga sangat bahagia, Kamu adalah lelaki yang hebat." ucap Najwa sembari menggoda Abee.
__ADS_1
Abee pun tersenyum," Emang aku hebat kenapa.?" ucap Abee sembari kembali ******* b***r Najwa.
"Sayang kan barusan udah" ucap Najwa.
"Salah kamu menggoda terus, tu lihat tombak saktiku berdiri lagi." ucap Abee dengan senyum mesumnya.
"Sayang." ucap Najwa namun terpotong dengan perlakuan Abee.
Dan pada ahirnya Abee dan Najwa mengulang lagi dan lagi... hehehheheh
Kediaman Adijaya.
Tuan Adijaya sedang duduk termenung sendiri di ruang tamu, dia merindukan Caca putri kecilnya.
Adijaya memperlihatkan sebuah foto dimana dia mneggendong Caca dikala Caca masih bayi.
Tuan Adijaya adalah orang.yang sangat berpengaruh di bidang bisnis namun dia sangat rapuh dan menjadi lemah jika dia sedang mengingat putri kecilnya.
Nyonya Cindi yang melihat suaminya sedih pun mulai mendekat.
"Ayah kenapa?"ucap Bunda.
"Ayah kangen sama Caca Bund." ucap Tuan Adijaya sembari terus memandangi foto Caca.
"Ayah maafin Bunda ya, jika dulu Bunda bisa menjaga Caca mungkin Caca kita masih hidup hingga sekarang." ucap Nyonya Cindi dengan berurai aurmata.
__ADS_1
"Bunda jangan menangis mungkin ini sudah menjadi takdir kita." ucap Tuan Adijaya lalu tersenyum.
Nyonya Cindipun mulai tenang, lalu dia memperlihatkan foto pernikahan Najwa.
"Yah lihat deh Dokter Najwa sangat cantik bukan." ucap Nyonya Cindi.dengan sneyum bahagia.
"Iya Bund, tadi Ayah juga lihat dia sangat cantik." ucap Ayah ikut menuji wanita yang sebenarnya anak kandung mereka. Bunda dapat foto Tuan Abee dan Najwa kapan ambilnya. ucap Tuan Adijaya kemudian.
"Bunda suruh orang." ucap Nyonya Cindi dengan enteng. Setelah itu mereka pun tidur.
Di pagi harinya Najwa masih tertidur, bahkan Najwa tak mendengar Adzan subuh berkumandang. Abee yang telah bangun sedari tadi telah membersihkan diri dan bersiap untuk sholat subuh, Abee pun membangunkan Najwa.
"Sayang bangun". ucap Abee dengan lembut.
"Bentar lagi sayang, ngantuk." ucap Najwa manja.
"Sholat subuh dulu nanti baru tidur lagi." ucap Abee mengingatkan.
Najwa langsung bangun dan bersih bersih terlebih dahulu, sedangkan Abee menunggu Najwa sembari mengaji.
Setelah Najwa selesai mandi lalu mereka menunaikan sholat subuh berjamaah..
Next yaaa...
Gimana ceritanya men teman?
__ADS_1
Terima kasih ya telah setia mendukung karya author, oh iya jangan lupa mampir ke karya author yang baru. yang berjudul WANITA IDAMAN LAIN (cs) dan Sandaran hati...
jangan lupa tinggalin jejak yaa....