DERITA SEORANG ISTRI

DERITA SEORANG ISTRI
s2 DSI 121


__ADS_3

💞💞


Hai pembaca setiaku, terima kasih ya karena kalian karya saya jadi banyak peminatnya, buat kalian yang selalu suport aku baik secara langsung atau yang mode kalem Author ucapin banyak banyak terima kasih. Baca juga karya terbaru saya yang berjudul"Aku bukan wanita penggoda" Happy reading..


🐉🐉


Setelah Najwa memberitahukan semuanya kepada Ayah dan suaminya kini hati Najwa jauh lebih tenang. Najwa tersenyum karena mengetahui bahwa Ayahnya tidak pernah membenci Rahardian. Setelah itu Najwa dan Abee izin untuk mengunjungi Adrian di hotel prodeonya.


Tak ada lagi rasa cemburu di hati Abee tenyang Adrian, Abee tahu Adriqn adalah bagian dari masa lalu Najwa istrinya apalagi pada kenyataannya Adrian adalah aepupu Najwa.


"Sayang beneran kamu enggak marah aku ajak jenguk Adrian?" ucap Najwa dengan ragu ragu..


Abee hanya tersenyum memandang ke arah Najwa istrinya. "Apa yang harus membuatku marah sayang bukankah dia sepupu kamu?" ucap Abee dengan tenangnya sembari duduk di bangku pengemudi.


Najwa merasa sangat senang dan memeluk Abee secara tiba tiba. "makasih sayang" ucap Najwa sembari sesekali menc*um pipi suaminya..


Abee kaget dengan sifat Najwa yang lebih romantis. "Sayang jangan disini, kalau kamu kayak gini terus nanti Abee juniornya kebangun gimana? apa mau tanggung jawab." ucap Abee meledek istrinya...


"Otak Mas me*um" ucap Najwa dengan terang terangan.


Abee kaget dengan panggilan baru yang Najwa tunjukan untuk dirinya. "Tadi kamu ngomong apa sayang? bisakah kau ulangi lagi?" ucap Abee dengan senyuman yang mengembang.


Najwa bingung dengan ucapan sang suami? yang mana ya sayang?" ucap Najwa bingung..


Abee merasa gemes dengan tingkah Najwa, tiba tiba Abee mencubit pipi Najwa dengan gemess.


"sakit Mas.? ucap Najwa pelan.


Abee tertawa ahirnya Abee di panggil Mas juga oleh Najwa.


"Iya istriku sayang maaf." ucap Abee.


Masih dalam perjalanan menuju hotel prodeo milik Adrian, Najwa dan Abee mampir ketoko roti untuk membeli beberapa jenis roti untuk di berikan kepada Adrian.


Najwa tersenyum melihat suaminya memilih milih beberapa Jenis roti, "Sayang sekalian beli ya buat kita, aku juga mau." ucap Najwa dengan manja..


Setelah membeli roti Abee dan Najwa melanjutkan perjalanan mereka ke rumah tahanan Adrian, disana Abee memberi tahu polisi untuk menemui Adrian di dalam tahanannya.

__ADS_1


Abee dan Najwa menemui Adrian. Adrian merasa sangat malu menemui Abee dan Najwa.


"Najwa, Abee." ucap Adrian dengan muka tertunduk.


Abee tersenyum menatap Adrian, sedangkan Najwa hanya mengamati keduanya.


"Ini aku bawakan kamu roti, makanlah." ucap Abee dengan pelan.


Adrian sangat malu dengan sikap baik Abee dan Najwa, tiba tiba Adrian bersujud dan meminta maaf kepada Najwa dan Abee.


"Maafin aku Bee, bukan maksudku untuk membunuh anakmu, aku sangat menyesal dengan semuanya." ucap Adrian dengan menitikan airmata.


Abee tersenyum dengan perubahan yang ada pada diri Adrian, setidaknya Adrian telah mengakui segala kesalahannya dan mau memperbaiki semuanya..


"Bangunlah jangan seperti ini, aku bukan siapa siapa jadi jangan bersikap seperti ini." ucap Abee dengan menganggkat kedua bahu Adrian.


"Kami akan memaafkanmu, tapi kami tidak bisa mengeluarkanmu dari sini." ucap Abee dengan lembut.


Adrian merasa senang mendengar kata maaf dari bibir Abee. "Terima kasih Mas, aku tidak apa apa jika harus berada di sini yang terpenting adalah kalian telah mau memaafkanku" ucap Adrian dengan tersenyum.


Najwa merasa sangat senang melihat Adrian dan Abee bisa menjadi teman..


🐉🐉


"Sayang apa kau senang?" ucap Abee sembari memeluk Najwa dari belakang.


Najwa tersenyum kearah suaminya, "aku sangat bahagia sayang, apalagi jika semua keluargaku bisa berkumpul kembali. Ayah dan Om bisa bersama lagi dan aku masih dipercaya sama Allah untuk menjadi seorang Ibu." ucap Najwa dengan raut wajah yang agak sedih.


Abee semakin memperet pelukannya dan berbisik.


"apapun yang kau inginkan pasti akan kau dapatkan sayangku, cintaku." ucap Abee dengan rayuan mautnya..


Najwa tersenyum dan merasa sangat bahagia dengan semua karunia yang Tuhan telah berikan.


Najwa dan Abee masih berkeliling di tepi pantai, Mereka bergandengan tangan seperti anak muda yang sedang pacaran..😂😂😂


Abee membuat Najwa senang dengan melakukan hal hal konyol yang membuat Najwa tertawa.

__ADS_1


Setelah makan dan jalan jalan Abee dan Najwa kembali ke rumah mereka. Dalam perjalanan pulang Najwa bersandar di bahu suaminya, sedangkan Abee masih harus menyetir.


"sayang jangan gini ya nanti kita celaka?" ucap Abee sembari membangunkan Najwa yang tertidur.


Najwa pun membuka matanya dan meminta maaf kepada suaminya. "sayang maafin aku yaa. Aku ngantuk jadi ketiduran deh." ucap Najwa dengan seuara khas bangun tidur.


Abee hanya tersenyum melihat istrinya yang ternyata kecapean. Abee menghentikan mobilnya.


"Sayang kok berhenti." ucap Najwa dengan suara yang bingung.


Abee tak menjawab, lalu Abee membuat kursi duduk Najwa agak rendah kebawah agar Najwa bisa beristirahat. "Kamu tidur saja ya sayang, nanti kalau sudah sampai Mas bangunin." ucap Abee dengan lembut.


Najwa hanya tersenyum dan kemudian merebahkan tubuhnya. Abee membuka jas miliknya untuk menghangatkan tubuh istrinya...


🐬🐬


Tak selang beberapa lama Abee dan Najwa sampai di kediaman Brahmana, Abee merasa kasihan untuk membangunkan Najwa, Lantas Abee menggendong tubuh Najwa ala (authornya kagak tahu namanya) kemudian membawa Najwa memasuki kamar mereka dan meletakan tubuh Najwa dengan pelan.


"tidur yang nyenyak ya sayang." ucap Abee sembari menc*um kening istrinya..


Dilain tempat Leon merasa gusar karena ternyata semua nomer dan sosial medianya di blok oleh Cia kekasihnya.. " Cia sayang kenapa kau memblokir semua sosial mediaku." ucap Leon sembari memainkan laptopnya..


Ketika sedang gusar Leon mendapatkan telfon dari seseorang..


"Hallo assalamualaikum" ucap Leon di ujung telfonnya.


"Waalaikumsalam nak Leon." ucap Tuan Indra.


"Iya Om, ada apa tumben telfon malam malam?" ucap Leob dengan penasaran.


"Om mau berterima kasih karena kau sudah mau nerkorban buat Cia, kau memang lelaki yang pantas untuk menjadi menatuku." ucap Tuan Indra di sebrang sana.


"Iya Om, tapi semua media sosial aku di blok sama Cia Om." ucap Leon dengan polosnya..


Seketika Tuan Indra tertawa mendengar penuturan Leon calon menantunya. " kamu tenang saja Le, nanti biar Om yang jelasin." ucap Tuan Indra lalu menutup telfonnya.


Setelah Tuan Indra menutup telfonnya Leon menjadi sedikit tenang mendengar ucapan dari calon mertuanya itu... "Cia sayang aku merindukanmu." ucap Leon dalam hatinya..

__ADS_1


🐉🐉


Terima kasih semua pembaca setiaku jangan lupa tinggalin jejak ya, seperti like komen dan bantu vote juga... Author minta maaf jika masih banyak kekurangan di karya author .Mari saling mendukung....


__ADS_2