DERITA SEORANG ISTRI

DERITA SEORANG ISTRI
s2 DSI (Gisela Humairah Brahmana)


__ADS_3

🐬🐬


Hai pembaca setiaku, terima kasih ya karena kalian karya saya jadi banyak peminatnya, buat kalian yang selalu suport aku baik secara langsung atau yang mode kalem Author ucapin banyak banyak terima kasih. Baca juga karya terbaru saya yang berjudul"Kakaku Ayah dari Anakku" Happy reading.


🐬🐬


Semua anggota keluarga sangat bahagia dengan kelahiran Humairah, Tuan Adijaya dan Nyonya Cindi yang kala itu sedang bertolak ke Singapura langsung buru buru pulang setelah mendengar kabar kelahiran sang cucu.


"Yah ayo sekarang kita balik ke Indonesia, cucu kita telah lahir." ucap Nyonya Cindi dengan antusias.


Tuan Adijaya hanya tersenyum. "baiklah istriku kita pulang sekarang " ucap Tuan Adijaya dengan tenangnya..


Hanya perlu 45 menit jarak antara Singapura dan Indonesia, dengan cepat Tuan Adijaya dan Nyonya Cindi telah sampai di rumah sakit.


Kala itu Najwa telah dipindahkan ke ruang rawat, di sana Abee tak henti hentinya membelai kepala Najwa istrinya. Disamping Najwa Humairah sedang terlelap dalam tidurnya..


tok tok tok pintu kamar rawat Najwa di ketuk.


"Masuk" ucap Abee dari dalam ruangan.

__ADS_1


"Sayang selamat ya." ucap Nyonya Cindi yang tak sabar ingin melihat sang cucu.


Nyonya Cindi menangis melihat putri satu satunya pasca melahirkan. "Maafkan Bunda ya sayang, Bunda tidak bisa mendampingimu dikala kau sedang berjuang melahirkan seorang bidadari yang sangat cantik." ucap Nyonya Cindi sembari menangis..


Abee yang melihat itupun langsung berdiri dari tempatnya dusuk, dan mempersilahkan Ibu mertunya untuk duduk.


"Duduk Bunda?" ucap Abee sembari berdiri dan kemudian menyalami mereka satu per satu..


Nyonya Cindi langsung duduk sembari memeluk Najwa dengan sangat erat. "sayang selamat ya, lihatlah cucuku sangat cantik, sama seperti kamu waktu kecil." ucap Nyonya Cindi dengan aenyum bahagia.


Najwa hanya tersenyum melihat kegembiraan si raut wajah Ayah dan Bundanya.. Tak lama berselang ketika mereka sedang asik berbincang datanglah seorang lelaki paruh baya..


Semua orang melihat kearah sumber suara.


"Kamu Dian kebiasaan masa gak salam dulu sebelum masuk." gerutu Adijaya sang kakak.


Rahardian hanya tersenyum. "mas aku mau melihat cucuku, apa itu salah? "ucap Rahardian dengan pelan.


"Itu cucuku." ucap Tuan Adijaya..

__ADS_1


Nyonya Cindi sangat senang melihat Rahardian dan suaminya dekat seperti dulu. "Nah gitu dong Yah, kan Bunda senang melihatnya? "ucap Nyonya Cindi yang di ikuti tawa Najwa dan Abee.


"Bodo" ucap Rahardian, siapa nama cucuku? ucapnya kemudian.


"Namanya Gisela Humairah Brahmana kakek." ucap Abee dengan lembut..


Tuan Adijaya sangat menyukai nama itu, begitupun dengan Nyonya Cindi.


"Nama yang cantik." ucap Tuan Adijaya dengan tersenyum..


Tak terasa Najwa telah di izinkan untuk pulang kerumah, di rumah banyak sanak saudara yang datang untuk melihat Humairah, Najwa dan Abee sangat bersyukur dengan kehadiran Humairah rumah menjadi semakin rame..


Abee tersenyum kearah Najwa, "Terima kasih sayang,kau telah memberiku seorang bidadari yang sangatlah cantik secantik Bundanya." ucap Abee setengah berbisik.


Najwa hanya membalasnya dengan senyuman..


Bunda Danu dan Bunda Cindi ingin mengadakan syukuran atas kelahiran Humairah, mereka adalah Nenek yang sangat perhatian dan pwnuh kasih, keduanya pun kompak dalam memilih segala hal maklum ya Ibu Ibu sosialita.


🐬🐬.

__ADS_1


Terima kasih semua pembaca setiaku jangan lupa tinggalin jejak ya, seperti like komen dan bantu vote juga... Author minta maaf jika masih banyak kekurangan di karya author .Mari saling mendukung...


__ADS_2