DERITA SEORANG ISTRI

DERITA SEORANG ISTRI
s2 DSI (Kedekatannya Riana dan Adrian.)


__ADS_3

Hai pembaca setiaku, terima kasih ya karena kalian karya saya jadi banyak peminatnya, buat kalian yang selalu suport aku baik secara langsung atau yang mode kalem Author ucapin banyak banyak terima kasih. Baca juga karya terbaru saya yang berjudul"Kakaku Ayah dari Anakku." Happy reading.


🐬🐬


Adrian masih saja memperhatikan Riana dari jauh, sedangkan Abee yang memperhatikan tingkah Adrian pun merasa geram. "Ri kamu dari tadi di lihatin terus ne sama Adrian " ucap Abee sembari melirik ke arah Adrian...


Adrian merasa sangat malu, bagaimana tidak? Abee tega mengucapkan itu kepada Riana.


"Bee jangan bikin malu dong, kamu gak asik." ucap Adrian dengan muka memerah.


Riana mendekat ke arah Abee dan Adrian,


"Hai aku Riana?" ucap Riana sembari mengulurkan tangannya..


"Adrian " ucap Adrian malu malu.


Abee dan Najwa yang melihat itupun langsung tersenyum senang.


"Lihatlah sayang mereka sangat cocok bukan." ucap Abee setengah berbisik ke arah telinga Najwa.


Najwa hanya tersenyum mendengarkan ucapan sang suami.


Tak lama setelah itu mereka ber'empat saling berbincang tak terlihat lagi kecanggungan di antara Adrian dan Riana.

__ADS_1


"Sudah sore ini aku harus kembali ke rumah sakit." ucap Riana sembari bangkit dari duduknya.


"Kamu naik apa Ri?" ucap Najwa dengan lembut.


"Tadi aku naik taksi, mobilku sedang di bengkel soalnya." ucap Riana sembari membenahi bawaannya..


Abee yang mendengar itupun memberi kesempatan kepada Adrian untuk mendekati Riana. "Adrian kamu anterin Riana ya, kasihan dia kalau harus naik taksi, ini kunci mobilnya." ucap Abee sembari memberikan kunci mobilnya kepada Adrian.


Adrian hanya mengangguk menandakan setuju.


Tak lama setelah itu, Adrian melajukan kendaraannya menuju rumah sakit.


"Kamu sudah lama ya kenal sama Najwa?" ucap Adrian membuka pembicaraan.


Adrian pun melihat kegugupan di dalam diri Riana, dan Adrian mencoba mengajaknya ngobrol dan ngobrol.


"Kamu senang ya jadi Dokter, gak takut gitu." ucap Adrian dengan santai nya.


"Apa yang perlu ditakutin? Jadi Dokter itu menyenangkan loh." ucap Riana dengan tersenyum.


Adrian semakin kagum setelah mendengar cerita Riana. " Oh iya kamu kerja dimana?" ucap Riana berbalik bertanya kepada Adrian.


"Aku belum kerja lagi setelah keluar dari penjara." ucap Adrian dengan segala kejujurannya.

__ADS_1


Riana kaget mendengar nama Penjara.


"Hah penjara?" ucap Riana dengan kekagetannya.


"Iya ceritanya sangat panjang, kenapa kamu malu ya berteman dan bertemu dengan mantan napi? " ucap Adrian dengan serius.


Riana hanya tersenyum " Kenapa harus malu, semua orang pernah melakukan kesalahan, asalkan dia mau memperbaiki kenapa tidak." ucap Riana dengan pelan.


Adrian merasa semakin kagum dengan Riana, tak terasa kini mereka tengah samapai di AN hospital, "sudah samapai" ucap Adrian dengan pelan.


Riana dari tadi asik berbicara sehingga gak sadar jika dirinya tengah sampai di tempat tujuannya.


"Oh iya makasih ya Adrian, senang bisa kenal kamu." ucap Riana dengan tersenyum.


Adrian tersenyum." iya sama sama, jika boleh apa aku boleh meminta kontak kamu?" ucap Adrian dengan ragu.


"Tentu saja, " ucap Riana sembari meminta nomer Adrian balik. Berapa nomer kamu biar akh misscall.ucapnya kemudian.


Adrian memberikan nomer ponselnya, dan tak lama setelah itu nomer Riana pun telah ada di dalam kontak Adrian.


Setelah itu Riana keluar dari dalam mobil milik Abee, Riana mengucapkan banyak terima kasih dan kemudian begegas masuk untuk melakukan pemeriksaan...


🐬🐬

__ADS_1


Terima kasih semua pembaca setiaku jangan lupa tinggalin jejak ya, seperti like komen dan bantu vote juga... Author minta maaf jika masih banyak kekurangan di karya author .Mari saling mendukung....


__ADS_2