DERITA SEORANG ISTRI

DERITA SEORANG ISTRI
bab 5


__ADS_3

mobil pun menuju ke rumah yang sangatt mewah bahkan lebih mewah dari rumah arka


"wah rumah nya sangattt besar dan bagusss,:mengagumi


"akhirnya yang di tunggu datang juga, mama sangat rindu sama menantu mama ini,". sambil menggandeng lian masuk


"rumah mama sangat bagus," ucspny dengan tersenyum


"sayang rumah mama juga rumah kamu nak,". ucap mama najwa


"makasih ya ma, mama udah sayang sama aku,". sambil meneteskan air mata karna sangking bahagianya


"lian kan anak mama jadi sepantas nya mama sayang sama kamu, udah yuk mari makan siang sudah di tunggu papa,". menuju ke ruang makan


arka pun diam hanya mengikutinya


"wahh nak lian sudah sampai, mari kita makan bersama," ucap papa wahyu


"sebenarnya anak mama papa aku atau lian sih, kok semua cuwekin aku," dengan cemberut


"hahaha sayang kamu kan laki laki jadi jangan manja dong," ucap papa wahyu


"oh sekarang lian sudah merayu papa dan mama tapi jangan harap aku akan terayu dengan tipu daya mu berlian,aku tau kamu hanya ingin harta ku saja: dengan perasaan yang marah


meraka pun makan siang di sela sela makan siang nya papa wahyu berbicara


"kapan kalian kasih papa cucu," ucap nya


"pa kita kan baru saja menikah pa massa langsung hamil," jawab nya tanpa menoleh


"kalian kan udah nikah sebulan, aku beri waktu tiga bulan kalau kamu belum kasih papa cucu jangan harap warisan ku jatuh ke kamu,akan papa kasihke panti asuhan," dengan tegas


karna sebenarnya pa wahyu tau hubungan antara arka dan lian maka nya pa wahyu bilang gitu


"tapi kan pa," jawab dengan memohon

__ADS_1


"gak ada tapi tapian," ucap pa wahyu


lian hanya menunduk


bagaimana ini jikaaa, ahh aku memikirkan apa sih,:dengan perasaan yang gak karuan


"sial bagaimana dengan jessica, aku gak bisa menghianati nya,"ucap nya


"baik lah pa," jawab arka


setelah selesai makan siang nya mereka pun berkumpul di taman hanya mengobrol ringan dan lian pun bahagia sekali karna selama ini dia begitu menderita


"pa ini sudah sore hampir malam, jadi kami harus pulang," ucap arka


"kenapa harus pulang sih nak, mama kan masih kangen," ucap mama


"katanya mau cucu, jadi arka harus pulanglah,"


ucap arka


"baik lah kalian pulang saja, beri kami cucu yang banyak hihi,". ucap mama


sebenar nya arka gak betah tinggal di rumah papa nya, karna gak boleh ini itu,jadi gak bebas bisa bertemu jessica,


*****


setelah sampai rumah lian pun mandi dan menyiapkan untuk makan malam


"mas mau makan apa," tanya nya


"sama ayam saja," jawab nya cuek


akhirnya mereka pun selesai makan malam, arka menuju ruang kerjanya, sedangkan berlian beres beres tempat makan


"akhirnya selesai juga, makasih ya bi sudah membantu," ucap nya

__ADS_1


"gak perlu terimakasih Nya karna ini memang pekerjaan saya," jawab nya dengan sopan


"baik lah bi, aku mau ke kamar dulu ya bi," di jawab dengan anggukan, "ya nyonya,".


lian pun melakukan rutinitas sebelum tidur mencuci muka sikat gigi dan wudhu sudah menjadi kebiasaan nya


"aku harus tampil cantik di depan mas arka," ucapnya dengan tersenyum


seperti biasa rambut lian di gerai tampak terlihat cantik yang natural


lian pun menonton tv sambil tiduran di sofa


ceklekkkk.....


tiba tiba pintu terbuka, ya siapa lagi kalau bukan arka,


"mas udah selesai kerjanya," ucap lian


ternyata berlian sangat cantik ah kenapa rasanya aku gak bisa menahan nya,


"lian kamu ingat kan apa kata papa dan mama," ucapnya sambil mendekat ke arah sofa dan duduk di samping nya


"ya-ang mana mas," sambil gugup


"kamu mau kan mengabulkan permintaan papa sama mama," sambil berbisik ke telinga berlian


"bagai mana pun juga mas arka adalah suami ku di berhak atas ku, dan karna aku mencintaimu mas


"i-iya mas," mengangguk dengan gugup


******


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


terimakasih telah mampir ke ceritaku yang gak jelas ini 🤭🤭🤭😍😍😍😍😍

__ADS_1


__ADS_2