
*No bully ya men teman yang tak suka boleh skip*
Rencana bulan madu romantis telah disiapakan Abee untuk Najwa, Seperti janji Abee, Abee ingin mengajak Najwa untuk berkeliling dunia.
Abee mengajak Najwa untuk menyinggahi negara negara yang bersejarah seperti Yunani, Roma, Istambul dan banyak lagi...
Abee memberikan hadiah kecil untuk istrinya..
"Sayang apa kamu suka?" ucap Abee sembari memerikan sebuah kalung yang sangat indah.
(Anggap aja itu kalung pemberian Abee.)
"Sayang bagus banget, aku suka" ucap Najwa dengan senyuman manjanya.
"Alhamdulillah, kalau kamu suka." ucap Abee dengan senyuman.
Abee memakaikan kaling itu di leher istrinya.
"Kamu terlihat sangat cantik sayang." ucap Abee sembari mengecup pipi putih istrinya...
__ADS_1
Kediaman Adijaya
Siang itu Tuan Adijaya sedang menunggu seseorang, Tuan Adijaya menunggu mata mata yang dia gunakan untuk mengawasi segala hal tentang Rahardian Adik tiri Adijaya.
"Bagaimana apakah ada perkembangan." ucap Adijaya.
"Iya Tuan, kini usaha yang dibangun Tuan Rahardian sedang mengalami penurunaan, kita ada kesempatan untuk membeli saham perusahaannya Tuan." ucap Seorang informan bernama Andika.
"Bagus, ternyata dia masih punya kelemahan juga. "ucap Tuan Adijaya. Segera cari tahu dan lakukan semuanya dengan baik.ucap Tuan Adijaya kemudian.
"Baiklah Tuan akan saya laksanakan segera." ucap Informan itu.
Setelah informan itu pergi, Tuan Adijaya termenung. Dan berkata
"Ayah kenapa?" ucap Nyonya Cindi yang tengah berdiri di belakang suaminya sedari tadi.
"Bunda sejak kapan disana?" ucap Tuan Adijaya.
"Sudah cukup lama, kenapa Ayah bengong? pasti ingat Caca ya Yah?" ucap Nyonya Cindi sembari duduk mendekati suaminya.
"Iya Bund, Ayah kangen dengan Caca," ucap Tuan Adijaya dengan sedih.
__ADS_1
"Yah, Bunda juga udah bisa ikhlas kenapa Ayah belum, dulu Ayah yang selalu biang ke Bunda agar Bunda bisa mengiklaskan kepergian Caca, tapi sekarang Ayah sendiri yang seperti ini." ucap Nyonya Cindi menjelaskan.
"Maafin Ayah Bund, Ayah hanya merasa bersalah karena ulah Adik ayah Kita kehulilangan Caca." ucap Tuan Adijaya sembari menangis.
(orang kaya cengeng.)
Nyonya Cindi menghela nafas panjang "Ayah jangan seperti itu, Bunda telah men gikhlaskan semuanya." ucap Bunda sembari tersenyum.
"Tapi Karena Ayah, Bunda jadi sendirian. Dan karena keluarga Ayah juga Bunda kesepian."
"Ayah dengerin Bunda, Bunda sudah ikhlas jika Ayah sayang Bunda Ayah janji jangan pernah ungkit tentang ini lagi. Apa Ayah mengerti?" ucap Nyonya Cindi dengan lembut.
Tuan Adijaya terlihat lebih tenang dan mulai sedikit melupakan kesedihannya. " terima kasih ya Bund, Bunda memang istri yang sejati." ucap Tuan Adijaya sembari memeluk tubuh Nyonya Cindi.
Nyonya Cindi tersenyum dan merasa bahagia memiliki suami yang sangat menyayanginya, Suaminya memiliki segalanya namun dia selalu setia kepada istrinya sedangkan Tuan Adijaya sendiri tahu semenjak Caca lahir istrinya tak dapat memiliki anak lagi..
Najwa POV
Najwa sangat senang mendapatkan banyak kejutan kejutan kecil dari suaminya, dia tersenyum ke arah suaminya yang sedang tak henti hentinya memandangi wajahnya..
Najwa yang sedikit salah tingkah ketika menangkap pandangan Abee pun menghela nafas panjang." jangan ngelihatin aku terus sayang nanti kecanduan.. Najwa mulai menggoda Abee.
__ADS_1
Abee tersenyum lalu memeluk tubuh Najwa dengan sangat eratnya.
Terima kasih semua pembaca setiaku jangan lupa tinggalin jejak ya, seperti like komen dan bantu vote juga... Author minta maaf jika masih banyak kekurangan di karya author .Mari saling mendukung.