
setelah lian sudah selesai masaknya lian pun menata makanan nya di meja makan dan juga di bantu bi sri
dengan senyum yang mengembang memperlihatkan cantik natural nya
"bi aku ke atas dulu ya mau panggil mas arka," ucap lian
"baik nyonya," jawab bibi sri
lian pun menaiki tangga dan menuju kamar nya,
ceklekkk.......
arka pun langsung menoleh dengan emosi, arka pun mendekat dan langsung mencengkram tangan lian
"auuu sakiittttt mass," lian meneteskan air mata
"jangaann mentang mentangg kita se kamar kamu bisa seenak nya sajaaaaa,". teriakk dan melespaskan cengkraman nya sambil mendorong
lian pun jatuh di lantai "maaf mas aku tidak akan mengulangi nya lagi,". kenapa hidup ku jdi begini sambil menangis
arka pun meninggalkan lian begitu saja,
aku harus kuat suatu saat mas arka pasti mencintai ku :ucap nya dalam hati
"aku harus siap pasti mas arka mau makan malam,aku harus melayani nya dengn baik,". lian pun mengusap wajah nya, dan turun kebawah
sampai di meja makan arka sudah duduk di tempat nya,
"maaf mas sudah menunggu," sambil menunduk
"ciihhhhhh," arka pun tidak memperdulikan lian yang sedang melayani nya
__ADS_1
arka pun menyuapkan makanan ke mulut nya namun tiba tiba "cuiiiihhhhhh, makanan apa ini kamu meracuni saya," arka sengaja bicara seperti itu biar lian sakit hati
"bibi cepat buang makanan ini semua," dan arka pun pergi ke atas dan balik lagi ke bawah dengan memakai jaket dan kunci mobil nya
lian pun mendekati arka "mas mau kemana,".
"bukan urusan mu,". pergi begitu saja
kasihan nyonya padahal masakan nya enak sekali:batin bibi sri
bibi sri pun membereskan makan dan di bawa ke dapur untuk di maka sama pelayan pelayan yang ada
"bibi gak buang makanan nya, kalau mas arka tau bisa marah,". ucap lian
"jangan hawatir nyonya kami akan makan makanan ini, gak baik kalau buang buang makanan," ucap bibi sri
"tapi kan masakan nya gak enak bi," ucap lian
"baik lah bi kita makan bersama ya bi," sambil mengambil nasi dan lauk
"sebenarnya tuan arka baik orang nya, jadi nyonya harus sabar meng hadapi nya mungkin suatu saat tuan arka akan berubah percayalah, karna saya sudah cukup lama brketja dengan tuan arka,". ucap bibi sri
"terimakasih ya bi karna selalu mendukung ku, dan kalau bisa jangan panggil nyonya bi karna aku tidak pantas mendendapatkan gelar itu hihi," dengan tertawa
*******
di sebuah restorant mewah arka sedang makan mala bersama jessica
"kenapa sih ka, kmu gak ceraikan saja wanita itu," dengan muka cemberut
"sabar lah sedikit sayang, kalau aku gak nikahin wanita itu, aku gak dapat warisan papa,". sambil membujuk jessica dengan memegang tangan nya lalu di cium punggung tangan nya
__ADS_1
"ya sudah sekarang kita pulang, kamu nginep kan," ucap jessica
"gak bisa sayang karna aku banyak kerjaan,". jawab arka
"bohong pasti kamu mau mesra mesra an kan sama wanita itu,". dengan cemberut
"gak sayang mana mungkin aku menghianati kamu sayang, kamu kan tau aku cuma sayang sama kamu,". bujuk arka
"ya sudah ayo kita pulang,". ucap jessica
******
di tempat lain di sebuah kamar siapa lagi kalau bukan lian, sedang merebah kan tubuhnya di sofa
"kenapa mas arka belum pulang ya," bergumam dan tiba tiba terdengar suara mobil arka
"mas arka sudah pulang," dengan senyum bahagia lian pun berdandan agar terlihat cantik dengan polesan tipis
arka pun membuka pintu kamar dan lian pun menoleh
"mas sudah pulang," mendekat untuk melayani arka seperti melepaskan sepatu jaket
"kamu pastiii mauu menggodaku kan," dengan teriak
."e-enggak mas, a-aku hanya i-ingi," menunduk
mencengkram dagu lian," kalau suami lagi ngomon itu jangan menunduk, dasar jalang, pasti kamu sudah terbiasa kan menggoda laki laki kaya," melepaskan cengkraman nya dengan kasar,
☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️
terimakasih sudah mampir dengan cerita ku yang gak jelas ini 😍😍😍
__ADS_1