
🐬🐬
Hai pembaca setiaku, terima kasih ya karena kalian karya saya jadi banyak peminatnya, buat kalian yang selalu suport aku baik secara langsung atau yang mode kalem Author ucapin banyak banyak terima kasih. Baca juga karya terbaru saya yang berjudul"Kakaku Ayah dari Anakku" Happy reading.
🐬🐬
Setelah sarapan bersama Abee dan juga Najwa kembali ke rutinitas seperti biasa, Abee tengah bersiap ke kantor sedangkan Najwa bersiap untuk membuka praktek kembali..
"Sayang aku antarkan kamu ya?" ucap Abee dengan suara yang lembut..
"Baiklah sayang, Ayo aku udah telat aku harus melakukan tindakan pagi ini" ucap Najwa yang tengah mengemasi perlengkapannya...
(Untung bekerja di rumah sakit sendiri kalau enggak pasti udah di pecat 😂😂😂)
Hari ini akan kedatangan dokter baru bernama Adrian, Adrian adalah dokter sepesialis yang akan bergabung dengan AN hospital..
Usut punya usut Adrian adalah teman SMA Abee semasa SMA Abee memiliki 5 sahabat, Roy, Leon dan Adrian,dan yang dua lagi author lupa namanya ,😂😂😂 setelah lulus Sma Adrian ikut orang tuanya pindah ke luar negri..
Secara samar samar Abee mengenali Adrian namun Abee tak menyangka jika dialah dokter baru yang bergabung dengan An Hospital adalah Adrian.
"Adrian" ucap Abee dengan pelan tapi pasti.
"Abeezard kenapa kamu disini?" ucap Adrian dengan bingungnya...
Abee tersenyum. " ini rumah sakit istriku, dan itu dia." ucap Abee sembari menunjuk ke arah Najwa.
Adrian terpesona dengan kedatangan Najwa.
"Jadi dokter Najwa adalh istri kamu Bee? Wah dunia ini sempit ya?" ucap Adrian dengan senda guraunya.
__ADS_1
Najwa tersenyum kemudian mendekat ke arah Abee dan Adrian.
"Selamat bergabung di AN hospital, tapi kenapa nama anda sama dengan sepupu saya sama sama Adrian? " ucap Najwa sembari tertawa...
"Najwa,kamu Najwakan." ucap Adrian yang sedikit pangling dengan Najwa.
Adrian dulu adalah senior Najwa, dan pada saat itu Adrian tengah memasuki semester akhir.
"Kamu Adrian."Ucap Najwa dengan tersenyum.
"Yups masa lupa sama sahabat lama sendiri." ucap Adrian.
"Maafkan aku, kita kan sudah tak bertemu udah bertahun tahun pasti aku juga udah lupa." ucap Najwa sembari tertawa.
Abee pun merasa heran dengan kedekatan Adrian dan Najwa.. "Kalian sudah saling kenal?" ucap Abee bingung.
Setelah mengantar Najwa dan berbincang sedikit dengan Adrian sahabat lamanya kini Abee berpamitan untuk kembali ke kantor karena Abee akan ada metting penting dengan Adam Widjaya.
Abee akan membicarakan urusan bisnis besar yang akan mereka kelola bersama mencangkup harga yang amat fantastis miliaran rupiah.
Abee menemui Adam di sebuah cafe ternama di pusat kota..
"Selamat siang Tuan Adam, maaf saya telat." ucap Abee dengan menjabat tangan Adam.
"Tuan Abee tidak menjadi masalah, senang rasanya bisa bekerja sama dengan pewaris Atmaja Grup dan Brahmana grup sekaligus.
Abee tersenyum. " Jangan memuji terlalu berlebih Tuan Adam, bagaimana kabar anda, apakah anda sehat?" ucap Abee dengan tersenyum.
Setelah itu Abee dan Adam serius membicarakan tentang bisnis, dan kemudian memutuskan untuk berteman..
__ADS_1
Dilain tempat..
Najwa di temani Adrian sedang melakukan tindakan oprasi, Adrian adalah lelaki yang sangat baik, Najwa dan Adrian telah bersahabat dari bangku kuliah saat itu Adrian dan Najwa sama sama mengambil jurusan kedokteran..
"Dokter Adrian apakah anda sekarang telah menikah?" ucap Najwa dengan pelan.
"Sudah dokter Najwa." ucap Adrian dengan pelan juga..
Adrian mengingat kembali kejadian satu tahun yang lalu, di saat Adrian harus kehilangan Widia wanita yang sangat dia cintai..
Kala itu Adrian dan Widia tengah berlibur ke suatu tempat, di saat itu Widia tengah mengandung. Namun karena sebuah musibah yang merenggut nyawa Widia..
Winda mengalami kecelakan saat akan melakukan bisnis,Hingga pada ahirnya Winda koma selama berbulan bulan dan pada akhirnya meninggal.
Pada saat itu Adrian sangat syok terlebih lagi Mama Yulia yang sangat terpukul dengan meninggalnya sang anak menantunya...
Disaat Adrian sedang mengingat semuanya tiba tiba Najwa mengangetkannya ..
"haiii bengong aja kamu." ucap Najwa sembari menggoyang tubuh Adrian..
Adrian yang baru sadar dari lamunannyapun tersenyum..
"Maaf tadi saya melamun." ucap Adrian dengan pelan...
Najwa hanya geleng geleng kepala melihat sahabatnya itu tiba tiba bengong..
🐬🐬
Terima kasih semua pembaca setiaku jangan lupa tinggalin jejak ya, seperti like komen dan bantu vote juga... Author minta maaf jika masih banyak kekurangan di karya author,Author minta maaf ya, oh iya dukung juga karya terbaru Author dengan judul "Derita Anak Yang Diabaikan " .Mari saling mendukung.
__ADS_1