
🐬🐬
Hai pembaca setiaku, terima kasih ya karena kalian karya saya jadi banyak peminatnya, buat kalian yang selalu suport aku baik secara langsung atau yang mode kalem Author ucapin banyak banyak terima kasih. Baca juga karya terbaru saya yang berjudul"Aku bukan wanita penggoda" Happy reading..
🐬🐬
Najwa dan Abee pergi ke Dokter untuk memeriksakan ke anehan yang dia rasakan.
Najwa dan Abee menemui Dokter Riana sahabat sekaligus patner Najwa di Rumah sakit..
"siang Dokter Riana?" ucap Najwa yang di ikuti oleh Abee.
"Dokter Najwa selamat siang." ucap Dokter Riana dengan mengembangkan senyuamannya..
Najwa menceritakan tentang keanehan yang dia rasakan pagi ini. Dokter Riana tersenyum.
"kapan Dokter Najwa terahir PMS? ucap Dokter Riana dengan mengembangkan senyuman diwajahnya..
Najwa mengingat ingat kembali, haruanya sudah satu minggu yang lalu Dok, apa saya hamil? "ucap Najwa dengan raut wajah yang bahagia...
Abee yang mendengar prihal kehamilan Najwapun sangat bahagia, Abee menc*umi pipi Najwa berulang kali.
"Mas malu sama Dokter Riana?" ucap Najwa dengan gemes sembari mencubit pipi suaminya.
"aww sakit sayang" ucap Abee semnari terus mengusap usap pipinya.
Dokter Riana tertawa melihat tingkah konyol suami istri itu. Tiba tiba Najwa merasakan mual lagi.
"Mas jangan dekat dekat dong aku mual bila mencium aroma tubuhmu." ucap Najwa sembari menutup hidungnya..
Abee merasa malu, tak terduga Najwa akan mengucapkan itu di depan orang lain. Padahal dia memakai parfum paling mahal masih di bilang bau tubuhnya bikin mual.. 😂😂😂
Abee mulai menjauhkan sedikit tubuhnya dari tubuh Najwa. Doker Riana tertawa melihat hal konyol itu.
"Tidak apa apa Tuan Abee, itu bawaan dari calon anak kalian." ucap Dokter Riana yang mengatakan bahwa Najwa hamil.
Abee dan Najwa sangat senang menengar hal itu. "Ahirnya aku bisa mengandung lagi." ucap Najwa sembari mengelus perutnya yang masih rata.
Abee juga terlihat sangat bahagia dengan kehamilan Najwa, Abee tersenyum. "Ahirnya aku akan menjadi seorang Ayah lagi." ucap Abee dengan sangat bahagia.
🐬🐬
Cia masih enggak habis pikir tentang pikiran Papinya, Kenapa dia tega meminta Leon kekasihnya untuk di benci oleh Cia.
__ADS_1
"Papi kau tega." ucap Cia dalam hati.
Cia mencoba menghubungi Leon, namun tak tersambung. Cia semakin sedih karena nomer Leon ternyata sudah tak di pakai lagi.
"Bang Le, kamu kenapa?" ucap Cia dalam hatinya..
Cia tak mau diam saja, Cia mulai mengintip sosial media milik kekasihnya yang awalnya dia blokir kini dia buka semuanya. Pertama Cia melihat lihat postingan Leon di akun pribadi milik Leon sejak beberapa hari terahir..
Cia Nampak senang melihat Leon mengunggah foto Leon dan dirinya, dari situ Cia tahu bahwa Leon tak pernah melupakannya..
Cia mengirim pesan kepad Leon, menyatakan bahwa dirinya sangat merindukan kekasihnya.
"Bang Le maafin Cia," tulis Cia
"Bang Le Cia merindukanmu dan maafkan atas semua kesalahpahaman ini." tulis Cia lagi.
"Bang Le kamu dimana?" tulis Cia lagi.
Leon nampak bahagia membaca semua pesan dari kekasihnya, kemudin dengan cepat Leon membalas.
"Iya Sayang, kamu baik baik disana ya, aku juga merindukanmu." tulis Leon.
"Abang akan selalu setia menunggumu pulang. " tulis Leon lagi..
Setelah saling berkirim pesan baik Cia ataupun Leon kembali tersenyum, Mereka sangat bahagia.
Semangat Leon kali ini serasa bertambah, bagaimana tidak wanita yang teramat dia cintai telah menghubungi dirinya.
Dilain tempat, Abee kembali mengantar Najwa pulang, kali ini Najwa lebih memilih duduk di kursi belakang.
"Sayang kok kamu duduk dibelakang si?" ucap Abee sembari melirik Najwa dari sepion.
"Sayang kalau aku duduk dekat kamu nanti mual lagi." ucap Najwa dengan lemasnya..
Abee yang mengertipun hanya menganggukan kepalanya. "Sayang kenapa kau menyiksa Ayah seperti ini, kenapa kau jauhkan Bunda dari Ayah." ucap Abee berbicara dalam hatinya..
Abee pun kembali melajukan mobilnya dengan pelan. Tak selang beberapa lama Abee dan Najwa tengah sampai di kediaman Brahmana.
Di salam ruang tamu terlihat empat orang yang sedang berbincang, merwka adalah Ayah Danu dan Bunda Danu yang baru kembali dari Jepang, dan Tian Adijaya serta Nyonya Cindi merwka sedang asik berbincang sesama besan.
Abee dan Najwa memberikan salam secara bersamaan. " Assalamualaikum." ucap Abee dan Najwa secara bersamaan.
Keempat nya menoleh secara bersamaan.
__ADS_1
"Waalaikumsalam" ucap merka secara bebarengan.
Bunda Danuvbangun dari duduknya dan menghampiri Najwa, "sayang apa kau sakit?" ucap Bunda Danu membelai kepala Najwa dengan sangat lembut.
Najwa hanya menggeleng. "Najwa enggak apa apa kok Bunda?" ucap Najwa dengan tersenyum.
Abee langsung duduk di sebelah Tuan Adijaya yang sebelumnya sudah menyalami mereka.
"Istri kamu kenapa Bee? kok dia nampak pucat?" ucap Tuan Adijaya merasa sedikit khawatir.
Abee hanya teraenyum dan kemudian menjelaskan kondisi Najwa.
"Sebentar lagi kalian semua akan menjadi Kakek dan Nenek." ucap Abee pelan.
Semua orang merasa senang mendengar prihal kehamilan Najwa..
"Kamu enggak sedang menipu kami kan Abee." ucap Tuan Adijaya dengan pelan.
"Bener Yah, Abee enggak bohong Najwa hamil."ucap Abee dengan panjang lebar.
Semua orang merasa bahagia namun sedih bagi Abee karena Najwa enggak mau dekat dekat dengan dirinya. Terlebih lagi saat ada yang merindukannya pasti sangat menyiksa.. 😂😂😂 (sabar ya Abee).
Ayah Danu yang memperhatikan putranya pun angkat bicara.
"Abee kenapa dengan dirimu? seoertinya ada sesuatu yang tengah kau fikirkan?" ucap Ayah Danu dengan pelan.
Abee menarik nafas dengan panjang. " Iya Ayah, tapi Najwa enghak mau dekat denganku. saat bersamaku dia merasa mual." ucap Abee dengan polosnya.
Aontak semua orang tertawa sampai terbahak bahak, mana ada orang hamil kok aneh gitu.
"Kamu yang bener saja Abee, masa calon anak kamu tega banget. "ucap Ayah Danu masih menahan tawanya.
Abee cemberut, "Iya itu benar, kalau enghak percaya cobalah tanya sama Najwa." ucap Abee dengan tertunduk lemas.
Semua orang masih saja tertawa, Najwa menjadi malu melihat Abew di ketawain banyak orang. Namun apalah dayanya itulah kenyataannya.
"Maafin aku ya sayang?" ucap Najwa dengan menahan tawa.
Abee masih belum menjawab ucapan Najwa, dia hanya tersenyum. "Untuk sekarang enggak apa apa sayang, tapi jika sampai 9 bulan kau begitu awas saja." ucap Abee sembari pura pura mengancam Najwa.
Semua orang tak berhenti tertawa melihat tingkah konyol Najwa dan Abee yang seperti anak kecil. Namun mereka merasa bahagia bisa melihaymt cinta setulus dan sebesar Cinta Najwa dan Abee untuk saat ini..
Setelah itu Najwa meminta izin untuk berusturahat karena badanya terasa sangat lelah..
__ADS_1
😂😂
Terima kasih semua pembaca setiaku jangan lupa tinggalin jejak ya, seperti like komen dan bantu vote juga... Author minta maaf jika masih banyak kekurangan di karya author .Mari saling mendukung...