
Hai semua pembacaku, Assalamualaikum?
Terima kasih ya untuk dukungan dari semuanya karya author yang ini bisa mencapai 1 juta Viewer, untuk itu Author mau kasih tahu jika karya Derita seorang istri Author umumkan sudah tamat ya pada episode ini. Tapi jangan khawatir buat semuanya cerita dari karya ini akan tetap berlanjut dengan judul yang berbeda..
InsyaAllah mulai awal bulan Februari cerita Dsi akan berpindah judul menjadi "Kesucian Cinta"
Ceritanya masih sama cuman akan ada sedikit perbedaan di sini, dimana akan ada masalah masalah kecil yang mempengaruhi rumah tangga Abee dan Najwa..
Dan juga Author mau kasih tahu jika di Cerita "Kesucian cinta" author akan gabungkan dengan cerita teman Author.
ini cover sementara buat "Kesucian cinta"
Ikuti terus ya kisah cinta Abee dan Najwa juga beberapa karakter yang lainnya..
Terima kasih..❤❤❤❤❤❤
💞💞
Abee dan Najwa belum juga sampai ke rumah pada tengah malam dikarenakan jarak antara rumah Najwa dan Rumah Adrian cukup jauh..
"Sayang apa kamu cape?" ucap Najwa dengan pelan yang melihat suaminya nampak kelelahan.
"Enggak kok sayang, udah gak apa apa kamu tidur saja ya." ucap Abee sembari terus fokus menyetir.
Pada pukul 00.30 Abee dan Najwa baru sampai di kediaman Brahmana, ada raut lelah di wajah keduanya.
Sesampainya di kamar, Najwa menyuruh sang suami untuk membersihkan diri terlebih dahulu."Sayang kamu mandilah dulu." ucap Najwa dengan tersenyum.
__ADS_1
"Baiklah sayang, aku juga sudah cape sekali." ucap Abee lalu berlalu di balik pintu kamar mandi..
Najwa merebahkan tubuhnya sebentar, terasa nyaman dan rasa lelahnyapun berangsur hilang.
Dilihatnya boxs bayi di sebelah Najwa, namun Najwa tak menemukan sang buah hati Humairah.
"Humairah dimana?" ucap Najwa dalam hatinya...
Najwa mencari cari ke arah kiri dan kanan ya,.
"Mungkin Humairah tidur dengan Bunda." ucap Najwa dalam hati..
Tak lama kemudian Abee keluar dari kamar mandi dengan wajah yang segar.
"Mandi dulu sayang nanti baru tidur?" ucap Abee dengan tersenyum.
Tanpa menjawab Najwa bangkit dari tempatnya tidur kemudian berlalu menuju kamar mandi..
"Kamu pasti kecapean ya sayang." ucap Najwa sembari tersenyum.
💞💞
Dilain tempat terlihat Adrian yang tengah duduk di sebelah seorang wanita yang tengah terbaring lemah.. Samar samar sang wanita itu mulai membuka matanya.
"Aku dimana?" ucap Wanita cantik itu.
"Kamu tengah sadar, kamu di rumahku." ucap Adrian dengan tersenyum..
Tak lama setelah wanita itu membuka matanya, Mama Yulia masuk dengan cepat..
__ADS_1
"Sayang apakah dia telah sadar?" ucap Mama Yulia dengan tenangnya...
"Saya dimana?" ucap Wanita itu lagi.
"Kamu di rumah kami wanita cantik, siapa namamu? Kamu enggak perlu khawatir kami tak akan menyakitimu?" ucap Mama Yulia dengan menampakan senyuman di wajahnya..
Wanita itu melirik ke kanan dan ke kiri..
"Namaku Nabila." ucap wanita itu.
"Nabila nama yang cantik secantik orangnya." ucap Mama Yulia dengan senangnya.
Nabila ingin bangun dari tidurnya namun di tahan oleh Adrian.
" Kamu jangan banyak bergerak dulu, kamu masih lemah ingat sekarang kamu tengah mengandung?" ucap Adrian dengan tersenyum.
Nabila kaget bukan kepalang.
"Apa hamil?" ucap Nabila seolah tak percaya.
Tak terasa airmata Nabila mulai membasahi pipi Nabila, Dia mengingat penghianatan sang suami yang telah tega menduakannya dengan kakaknya sendiri..
"Kamu kenapa?" ucap Adrian pelan.
"Aku enggak apa apa." ucap Nabila dengan isak tangisnya..
Setelah Nabila cukup tenang dia menceritakan apa yang tengah menimpa dirinya hingga dia berniat untuk mengakhiri hidupnya...
💞💞
__ADS_1
Bagaimana seru enggak, di tunggu kelanjutannya ya di " Kesucian Cinta" yang akan Author rilis dan akan Author publikasikan pada awal bulan depan..
Terima kasih semua pembaca setiaku jangan lupa tinggalin jejak ya, seperti like komen dan bantu vote juga... Author minta maaf jika masih banyak kekurangan di karya author,Author minta maaf ya, oh iya dukung juga karya terbaru Author dengan judul "Derita Anak Yang Diabaikan " .Mari saling mendukung..