
"38"jawab Riani
"What?!"kaget manquer pamela "kamu serius percaya?!"tanya manquer pamela
Riani mengangukkan kepalanya dengan tampang polos
"Wahhahahahahah"tawa manquer pamela keras
"Ada apa manquer?"tanya Riani heran
"Enne itu masih 20 tahun tau"jelas manquer pamela
"Serius manquer?!"kaget Riani
"Iya"ucap manquer pamela
"Kok dia bilangnya 38?!"seru Riani
"Mungkin dia iseng sama kamu hahahah"canda Manquer pamela
Mereka sampai digedung apartemen dan obrolan pun telah berakhir
Riani melangkah menaiki tangga menuju apartemennya diikuti oleh Manquer pamela
"Saya masuk duluan ya Riani"pamit manquer pamela diangguki oleh Riani
Setelah masuk ke apartemen Riani menghempas tubuhnya ke kasur menghela nafas lelah
Ting...ting...
"Siapa yang ngirim e-mail malam malam gini?"guman Riani sambil berjalan mengambil ponselnya yang berada di dalam tas diatas meja
Riani memperhatikan peringatan baterai hp nya yang hanya tinggal 5% "waduh cepat amat habisnya ya,ya udah deh ku charger dulu besok aja buka e-mailnya"gumam Riani sambil mencolokan hp nya
Riani kembali menghempaskan tubuhnya ke kasur "seperti nya sudah habis,besok pagi aku harus segera mandi wajib"gumam Riani dan langsung tertidur karna lelah
***
Jam menunjukkan pukul 06.14 Riani segera bergegas menuju kamar mandi dan menyelenggarakan sholat subuh pertamanya di Prancis tepat pukul 06.47
tok...tok...
Riani berjalan membuka pintu apartemen melihat siapa yang datang
"hai"sapa enne pada Riani
"eh ada apa enne?kenapa bangun subuh subuh gini?"tanya Riani
"wah Riani udah tau ya kalo enne tinggal dibawah"ujar enne kaget
__ADS_1
Riani menganggukan kepalanya dan mempersilahkan enne masuk
"ini Riani enne ada beberapa roti untuk sarapan,pasti Riani belum sarapankan dan gak ada persediaan karna baru pindah"nyata enne sambil mempersiapkan rotinya di meja Riani
Riani baru sadar bahwa dia tak punya persediaan makanan dan minuman
"wah makasih ya enne,tapi aku juga gak ada air minum heheh"tawa Riani
tok...tok...
Riani kembali berdiri untuk membuka pintu apartemennya
"wah pagi manquer pamela,ada yang bisa saya bantu?"tanya Riani
Manquer pamela menggelengkan kepalanya "ini saya bawa susu panas sama nasi goreng"ucap manquer pamela
"wah ayo masuk manquer kita makan sama sama"ucap Riani bahagia karna manquer pamela membawakan air dan nasi goreng
"eh ada enne"ucap manquer pamela sambil duduk disebelah enne
"bawa apa manquer?"tanya enne
Manquer pamela mengeluarkan nasi goreng dan susu kotak yang telah dipanaskannya
"wahhh bakalan buncit nih"canda enne
Mereka memulai makan nasi goreng lalu makan roti yang dibawakan enne terakhir meminum susu
Riani mengambil hp nya untuk membuka e-mail tadi malam "wah dari sir Albern ya"gumam Riani membaca pengiriman e-mail tersebut
Riani mengklik e-mail itu dan membaca pesan yang ada di e-mail "hai apa kabar riani? tidak terlalu beratkan magang disana?sir harap kamu bisa tetap menjaga diri dan menjadi mahasiswi yang membanggakan di universitas kita"
Riani membalas e-mail dari dosennya "kabar saya baik sir,tapi sir keterlaluan banget deh kenapa gak bilang kalo apartemen yang saya tinggali itu semua penghuni nya dari firma yang sama,dan kenapa sir gak bilang kalo firma confianca adalah firma terhormat di Perancis dan sir juga gak bilang kalo pemimpin nya itu adalah perempuan!"
setelah men send e-mail ke dosennya riani membuka e-mail di inggris dari sahabat sahabat nya yaitu serli, Samantha dan haura
Riani memperhatikan jam yang sudah menjukkan pukul 07.46 lalu segera bersiap siap untuk pergi ke kantor
Riani keluar dari apartemen nya dan mendapati enne yang sedang melambaikan tangannya pada Riani di parkiran
Riani segera berlari kecil menuju enne
"yuk Riani barengan enne aja"ajak enne
"hmm ok"angguk riani
Mereka segera menuju kantor Riani menoleh ke belakang dan disana masih ada mobil manquer pamela yang menandakan dia belum pergi
"liat apa Riani?"tanya enne
__ADS_1
"owh liatin mobil manquer pamela,ternyata belum pergi"jawab Riani
"kalo manquer udah pergi habis sarapan sama kita tadi kok,dia ke Rs naik taxi"jawab enne
Riani mengangukkan kepalanya paham
"owh iya enne di gedung tempat kita tinggal kan ada 12 apartemen dan 9 lagi diisi oleh siapa?"tanya Riani penasaran
"oleh semua keluarga firma confiance"jawab enne
"kenapa orangnya tidak keliatan?dan dikantor aku juga hanya melihat kamu"ujar Riani
"apartemen yang kamu tempati sekarang itu adalah ruangan dari wakil firma yang telah pensiun dan 8 lagi oleh anggota firma lainnya yang sedang menyelesaikan kasus nya di beberapa daerah di prancis dan negera negara lainnya"jelas Riani
"what?!sampai luar negri?! memangnya boleh firma hukum Perancis menyelesaikan masalah hukum di luar negri?!"kaget riani
Enne menggelengkan kepalanya "tidak,hanya saja untuk mencari bahan kasus dari keluarga atau tersangka ada penyelidikan yang harus dilakukan sampai di luar negri jika klian kita pernah ada sangkut pautnya di luar Perancis dan kita juga diperbolehkan menyelesaikan kasus diluar negri jika dimintai tolong oleh salah satu firma di negara tersebut "jelas enne
Riani mengangguk paham
Lalu tiba tiba saja ada mobil yang melaju kencang melewati mobil enne,membuat enne hampir gagal fokus menyetir mobilnya
"ban*s*t tuh anak!!"teriak enne
"kamu kenal enne?"tanya Riani penasaran
"dia salah satu anggota firma nanti kamu juga akan tau baj*ing*n itu"ucap enne yang masih kelihatan kesal
Riani dan enne sampai di kantor dan masuk ke dalam,Riani langsung melangkah kakinya menuju meja kerjanya sedangkan enne meminjam kunci pada satpam yang berdiri di luar lalu mengunci pintu masuk kantor dan mengantung kuncinya disana
Enne menarik kursi nya kebelakang dan duduk disebelah Riani
"kok lama enne?"tanya Riani penasaran
"hahaha gak apa apa kok"ucap enne
Sebelum enne memulai menjelaskan pekerjaan pada Riani tiba tiba saja telpon kantor berbunyi dan enne langsung berdiri untuk mengangkat telpon
"halo selamat pagi dengan firma hukum confiance disini,saya enne ada yang bisa saya bantu?"tanya enne di telpon
"owh halo enne ini saya pamela,tolong kabari yang lainnya saya tidak masuk hari ini,jika ada permintaan dari klien tolong kamu konsultasi ke saya nantinya dan seperti dia akan masuk hari ini"ucap manquer pamela
"siap manquer,tadi enne juga udah liat baj*ng*n itu dia nyerempet mobil enne tadi"ucap enne
"baiklah enne,saya percayai kantor pada kamu"ucap Manquer pamela lalu menutup telpon
Selesai meletakkan telpon,enne dan Riani mendengar suara teriakan yang sangat keras "WOI BUKA WOI,BARBIE KEPANASAN NIH!!!ENNE CURUT BUKA WOI!!!"
Riani segera melangkahkan kakinya ke depan untuk melihat siapa yang tengah berteriak dengan menyendir enne
__ADS_1
Enne menarik tangan Riani untuk tetap duduk diam di kursinya dan enne segera berjalan ke pintu masuk dengan ekspresi wajah marah