ERANGAN TAKDIR

ERANGAN TAKDIR
CHAPTER 15


__ADS_3

"apa maksud madam menyuruh riani barengan sama chloe?"tanya enne penasaran


"memangnya kenapa?"tanya madam mavey


"Riani kan bisa barengan dengan kita"ucap enne


"hahaha siapa tau nanti ada keajaiban kan"ucap madam mavey


"haa keajaiban?! maksudnya madam?!"heran enne


***


"chloe ada apa dengan enne?"tanya Riani penasaran


"hmmm gak ada apa apa kok"jawab chloe


Riani hanya mengangguk karna dia paham betul pertanyaan menganggu chloe


"oh iya chloe apa semua orang di firma sibuk?kenapa padat tidak ada?dan aku baru melihatmu dengan madam mavey tadi pagi"ujar Riani


"belakang ini firma sedang sibuk dan banyak kasus yang harus diselidiki dari awal makanya semua anggota firma tidak ada dikantor karna kebanyak dari mereka keluar kota dan keluar negri"jelas chloe


"wahhh kalo begitu kamu habis dari mana chloe?"tanya Riani semangat


"aku habis dari kota sebelah dan syukurnya sidangnya selesai sore kemaren,aku menginap malamnya di hotel dan subuh kembali ke asrama"jawab chloe


"kalo madam mavey?"tanya Riani penasaran


"madam habis menyelesaikan kasus yang ada sangkut paut klien nya dibelanda,makanya minggu kemaren madam melakukan penerbangan ke Belanda dan kasusnya ditutup malam tadi"jelas chloe


"apakah firma confiance juga mengambil pekerjaan sebagai detektif?"tanya riani dari kesimpulannya mendengar penjelasan chloe tadi


"ya bisa dibilang begitu,karna kita harus benar benar bisa menyelesaikan suatu problem dari klien walau kita harus menemukan fakta klien itu bersalah,kita juga tak bisa memihak klien kita jika dia benar benar terbukti bersalah, karna konsep kita bukan uang tapi keadilan"ucap chole dengan tegas


"walaupun kasus itu sampai menghabiskan waktu berbulan bulan?"tanya Riani


"iya, karna keadilan benar benar harus ditegakkan dalam negri yang hancur ini"ucap chloe lantang


"chloe apakah kamu pernah menangani kasus yang benar benar sulit?"tanya Riani


Chloe menoleh ke arah Riani sambil tersenyum tanpa menjawab pertanyaan Riani


***


Mereka sampai di Rs barengan dan langsung menuju ruang rawat adiknya manquer pamela


Madam mavey mengetuk pintu dan masuk bersama yang lainnya

__ADS_1


Manquer pamela menyambut kedatangan mereka dengan senyuman


"bagaimana keadaan kamu Iven?"tanya madam mavey pada adik manquer pamela yang tengah berbaring


"tidak terlalu buruk madam"jawab Iven


"hahah berarti kamu sedang tidak baik baik saja"tawa mandam mavey


"kenapa kalian datang barengan gini?apakah ingin menertawakan saya yang sedang terlibat tak berdaya?"tanya iven sambil melirik sinis ke arah enne dan chloe


Terlihat jelas hubungan mereka bertiga yang tidak baik


Iven melirik ke arah Riani "sepertinya ada anak baru dan apakah kakak merekrut perempuan muda lagi?!"tanya Iven kepada manquer pamela dengan nada yang sedikit membentak


"itu terserah saya Iven,tidak ada hubungannya sama sekali dengan kamu,Firma adalah warisan yang diturunkan mère pada saya dan kamu juga sudah mendapatkan jatah kamu yaitu RS besar yang diwarisakan oleh Père padamu!"kesal manquer pamela


"saya benar benar heran dengan pikiranmu oleh sebab itu sampai sekarang kamu belum menemukan priamu walau sering main sama pria Playboy diluar sana dan ditinggalkan pas sayang sayangnya"ledek Iven dengan ekspresi kesal yang terlihat jelas diwajahnya


Manquer pamela menampar Iven secara refleks dan langsung keluar dari kamar ditemani madam mavey


Chloe dan enne masih berdiri di pintu dengan raut wajah yang jelas sekali sedang menahan tawa


Riani sedang melongo dengan tatapan kosong seakan tidak percaya bahwa madam akan menampar adiknya yang sedang sakit didepan orang banyak padahal kemaren manquer Pamela sangat sedih dan histeris melihat adiknya yang bersimpah darah


"kalian berdua keluar!!"teriak Iven pada enne dan Chloe


"apa kamu yang semalam bersama kakak?"tanya Iven pada Riani


Riani tersentak kaget mendengar iven berbicara padanya "eh iya,ada yang bisa saya bantu?"tanya Riani canggung


"tolong tetap disini beberapa saat saja"ucap Iven sambil membalikkan badannya berlawan arah dengan posisi riani duduk


"owh ok"ucap Riani "dia minta ditemani tapi malah ngadapin punggung ke aku" gumam Riani kesal


Beberapa jam kemudian Riani masih sendiri menunggu dan tidak merasakan kedatangan manquer pamela dan yang lainnya


"hei!apa kamu masih bangun?"tanya Riani pada Iven yang masih berbaring tanpa menatap Riani


Riani tidak mendapat respon dari Iven "hah... kalo kamu sudar tidur,saya akan keluar dulu sebentar,ini sudah jam solat Zuhur"ucap Riani sambil berdiri dari kursinya


Iven mengenggam tangan Riani seakan tidak memperbolehkan Riani pergi


Riani tersentak kaget dan segera melepaskan genggaman Iven "saya akan kembali lagi kesini setelah sholat dan tolong jangan pernah sentuh saya!"kesal Riani "saya bukannya sok suci tapi kita bukan muhrim dan saya harap kamu mencamkan itu" ucap Riani sambil berjalan meninggalkan ruangan


"setelah sholat makanlah dulu,dan tolong temani saya sampai Magrib nanti"pintu Iven


"baiklah"angguk Riani sambil menutup pintu

__ADS_1


Riani tak melihat satupun orang di kursi tunggu kamar Iven dan lebih memilih mencari toilet dan ruangan kosong untuk sholat


Riani menanyai seorang suster apakah ada masjid dirumah sakit itu namun suster menggeleng dan menunjukkan ruangan kosong yang bersih kepada Riani


Riani segera bergegas ke toilet untuk berwudu dan melangkah ke ruangan itu


"eh chloe dan enne!kalian muslim?!"kaget Riani yang nampak enne dan chloe sedang membuka mukenah yang dipakainya


"iya"jawab mereka berengan


"enne belum bilang sama Riani ya?"heran enne


"belom!"kesal Riani


"heheheh"enne hanya tertawa cengengesan


Riani segera mengeluarkan mukenah yang ada dalam tas nya dan sholat


Selesai sholat Riani masih melihat enne dan chloe yang duduk berjauhan dalam ruangan itu


"kenapa masih disini?"tanya Riani heran


"nungguin kamu"jawab mereka serentak


"eh?"heran riani


Chloe bercetak kesal ke enne begitupun sebaliknya enne bercetak kesal ke chloe


"riani balik ke kantor sama enne aja ya!"ajak enne


"enak aja lo!!riani berangkat sama gue pulang sama gue dong!!"kesal chloe


"udah kalian balik duluan aja!aku masih mau disini!"seru Riani mengakhiri perdebatan mereka


"oh iya enne,madam mavey sama manquer pamela dimana?"tanya Riani heran


"owh mereka udah balik duluan ke apartemen, madam mavey mencoba menenangkan manquer pamela"jelas enne


Riani mengangguk paham "ada urusan apa lagi disini riani?"tanya chloe


"ada teman ku disini yang minta ditemani sampai magrib jadi kalian duluan aja dan tolong izinin aku sama manquer ya"ucap Riani sambil meninggalkan mereka


enne dan chloe mengangguk paham "hei dia gak sedang nemenin iven kan?"tanya chloe


"kayaknya sih iya"jawab enne


Mereka melirik satu sama lain dan menolehkan kepala secara cepat dan serentak ke arah yang berlawanan

__ADS_1


Enne dan Chloe pergi meninggalkan rumah sakit menuju kantor memakai mobil masing masing dengan status yang masih musuhan.


__ADS_2