
"Syah sudah berhenti sementara dari dunia kepenulisan kak,Syah ingin fokus pada kuliah untuk saat ini"ucap Aisyah
Riani menganguk paham "jadi dimana kamu akan melanjutkan kuliah?"
"sebenarnya Syah sudah diterima di salah satu kampus bahasa di Perancis"jawab Aisyah
"kamu serius?!"kaget Riani
Aisyah mengangukan kepalanya
"dimana itu?"tanya Riani penasaran
"Strasbourg"jawab Aisyah
Mendengar kata Aisyah membuat Riani terkejut,dia tak menyangka bahwa Aisyah juga akan melanjutkan studinya di sana,bahkan dengan jurusan yang sama pula dengan Andi
"sebelum itu kakak ingin bertanya, bukankah dulu kamu tak ingin melanjutkan sekolah?dan apa alasan mu untuk masuk ke Strasbourg?"tanya Riani
Saat itu wajah Aisyah memerah "sebenarnya....teman kakak yang laki laki bernama Andi itu,setelah acara taaurufan kak kirana dan Abra,kak Andi menghampiri Aisyah dan menanyakan apakah dia bisa masuk dalam hati Aisyah"jelas Aisyah malu malu
"oh begitu...apa kamu pacaran dengan Andi?"tanya Riani
Aisyah menggelengkan kepalanya "Syah tidak mau berpacaran,kak Andi pun juga tak ingin berpacaran"ucap Aisyah
"kamu sering berhubungan dengan Andi?"tanya Riani
"iya"angguk Aisyah
Riani memaksakan senyumnya pada Aisyah dan terus bersikap biasa saja,padahal dilubuk hati Riani yang paling dalam,ingin rasanya saat ini dia mengamuk dan memeluk gulingnya dengan erat,merasakan yang namanya patah hati sambil berteriak-teriak dan menangis keras, apalagi orang yang dicintai nya malah mencintai adik tersayangnya sendiri,coba bayangkan bagaimana perasaan Riani mendengar kabar itu?cinta yang selama ini dipendamnya dalam diam,malah berakhir tragis,Riani kembali teringat akan ucapan enne dulu,bahwa dia tidak ditakdirkan untuk Andi tapi Riani akan sering berjumpa dengan Andi nantinya,cinta pertama Riani kandas tanpa dia bersua,malah rasa itu akan begitu menyakitkan bila suatu saat nanti Riani harus melihat adiknya bermesraan dengan cinta pertamanya
Riani mengelus kepala Aisyah "jangan terlalu cinta cintaan,jangan lupakan Allah,kakak tidur dulu ya"ucap Riani sambil meninggalkan Aisyah pergi ke kamarnya
Riani mengunci pintu kamar rapat rapat,lalu meloncat ke kasur dan memeluk erat gulingnya,Air mata Riani tak bisa keluar saat itu,entah kenapa,Riani tak bisa berpikir apa apa lagi
cintanya pada Andi pudar perlahan diiringi oleh kesibukan Riani di selama di Perancis
5 tahun berlalu
Kini Aisyah telah resmi menjadi istri Andi Ibrahim,cinta pertama Riani
Mereka menikah di Indonesia,dan memutuskan bekerja di Indonesia setelah menikah
__ADS_1
Aisyah tak ingin meninggalkan rumah yang dipenuhi oleh banyak kenangan orang tuanya,setahun sekali setiap lebaran Riani kembali ke rumah melihat Aisyah yang tengah bermesraan dengan Andi,Riani bahagia melihat adiknya yang berbahagia dengan Andi yang selalu perhatian pada Aisyah
Kirana dan Abra pun setiap lebaran kembali ke Indonesia,walau mereka memutuskan untuk tinggal di Mesir dan membesarkan buah hati mereka di Mesir,saat ini anak Kirana telah menginjak usia 2 tahun,dia gadis cilik yang ceria,wajahnya cantik seperti wajah ibunya Kirana
"kamu kapan nikah ni?udah keduluan tu sama Aisyah"ledek Kirana
"kapan kapan"jawab Riani
"hahahah"tawa Kirana "kamu gak apa apa kan ni?"tanya Kirana,karna Kirana tau bahwa Riani mencintai Andi
"apa sih jangan diungkit lagi deh,aku baik baik aja kok,mungkin kita memang tidak berjodoh"ucap Riani
"wah jodoh jodoh apa nih?"tanya Aisyah yang muncul tiba tiba dibelakang Riani dan Kirana
"itu kakakku,kapan berjodoh nya"ledek Kirana
"ih apa sih,aku ke kamar dulu deh"ucap Riani sambil meninggalkan mereka
Aisyah dan Kirana tertawa melihat Riani
waktu terasa sangat cepat berlalu untuk Riani, sahabat sahabat Riani di Inggris kini telah bekerja di beberapa Firma hukum yang besar, mereka mampu menjadi pengacara hebat,seperti Samantha yang menjadi pengacara muda terkenal di Inggris,sosok Samantha dikagumi oleh banyak lelaki,serli yang saat ini menjadi pengacara di Indonesia,Riani sering pergi main dengan serli saat di Indonesia,dan Haura yang kini menjadi dosen jurusan hukum di Oxford,Haura memutuskan untuk menjadi dosen dari pada pengacara
Mereka sering bercakap di grup WhatsApp,dan tiap tahun baru mereka berempat akan menghabiskan waktu bersama di Inggris sebagai kumpulan gadis gadis yang belum menikah
Riani kembali memulai pekerjaannya di Firma Confiance tempat Riani saling bercanda dengan sahabat sahabatnya,walau usia mereka berbeda namun keharmonisan di Firma tetap terjaga
pukul 06.37 Riani buru buru check out dari hotel untuk menangani urusannya di Inggris, setelah selesai mewawancarai kliennya Riani memutuskan untuk shalat Zuhur di salah satu masjid yang berdiri tegak saat itu,ilford islami center tertulis jelas di masjid itu,Riani bergegas mengambil wudhu dan memulai shalatnya
Saat hendak keluar dan mengambil sepatunya tanpa sengaja Riani menabrak seseorang
"aduh!!"teriak Riani kesakitan
"wah maaf kan saya"ucap suara itu yang tak asing lagi di telinga Riani
"Sir Albern?!"kaget Riani
"eh Riani?!"kaget sir Albern "kamu ada urusan di sekitar sini?!"tanya sir Albern
Riani mengangguk mengiyakan "wah apakah sir Albern sudah menjadi mubaligh?"tanya Riani
sir Albern menganguk mengiyakan dan tersenyum "Alhamdulillah saya memutuskan untuk masuk Islam"ucap Sir Albern
__ADS_1
"wah Alhamdulillah selamat ya Sir, omong omong bagaimana dengan wanita yang Sir cintai itu?apakah sir sudah menyatakan cinta padanya?atau kah sir sudah menikah dengannya?"tanya Riani semangat
"bagaimana dengan kamu?"tanya Sir Albern
"apanya?"heran Riani
"kamu sudah menikah?"tanya Sir Albern
"hahaha belum,jodoh ku masih di awang awang"ucap Riani
"hahah baiklah,apa kamu sedang buru buru?"tanya sir Albern
"tidak"jawab Riani sambil menggelengkan kepalanya
"maukah kamu menunggu saya sebentar sampai selesai sholat?saya ingin mentraktir mu makan siang"ajak Sir Albern
"wah boleh,asal sir menceritakan wanita yang Sir cintai itu ya"ucap Riani
Sir Albern tersenyum dan melangkah menjauh dari hadapan Riani
"sir Albern makin gagah aja"gumam Riani yang terpesona akan ketampanan Albern
setelah lama menunggu akhirnya Albern keluar dari masjid dan segera menghampiri Riani
"kita mau makan dimana?"tanya Sir Albern
"seterah Sir aja,kan sir yang mau traktir yang penting makanannya halal hehe"ucap Riani
"baiklah"jawab sir Albern
Riani dan Albern berjalan ke parkiran, Albern membukakan pintu mobilnya untuk Riani
"wah sir bawa mobil?kenapa tadi tidak menyuruh saya menunggu di mobil saja?"tanya Riani
"begitu ya?"tanya balik sir Albern
"ih"kesal Riani
Sir Albern hanya tertawa melihat murid bimbingannya dulu itu
sesampainya disebuah restoran yang bertulisan Halal,Riani dan Albern segera masuk memesan makanan
__ADS_1
Sambil menunggu makanan datang,Riani membuka pembicaraan bersama Albern
"jadi kalau boleh tau siapa wanita itu Sir?"tanya Riani yang sedari tadi atau bahkan selama 5 tahun ini telah penasaran tentang siapa gadis beruntung yang bisa mendapatkan cintanya Sir Albern