ERANGAN TAKDIR

ERANGAN TAKDIR
CHAPTER 4


__ADS_3

biarkan orang orang meremehkanku.....


membenciku....mengkhianatiku....


tapi kamu jangan


karna yang baik bukan tentu yang terbaik


yang membenci bukan tentu musuh


yang menyayangi belum tentu tulus


jadi ku harap kamu tetap kamu


dan selalu menjadi dirimu


Sore hari tepatnya pada pukul 16.20 sesudah shalat asar keluarga abra datang ke rumah kirana dan membawa beberapa buah tangan


"Assalamualaikum"sahut keluarga Abra


"Waalaikumsalam"jawab mak nya kirana sambil membuka pintu mempersilahkan calon besannya masuk


Abra melirik sekeliling rumah mencari keberadaan Kirana yang tak kunjung dijumpainya


"bisa gugup kamu na?"ledek riani


"a..apa sih"jawab kirana tersipu malu


"hahahaah kok aku geli liat kefeminiman kamu ya"tawa riani


Kirana mengambil guling yang berada diatas kasurnya dan melemparkan nya ke wajah riani


"aduh!sakit tau!"marah riani


tok....tok....


tiba tiba pintu kamar kirana diketok oleh Ibunya "ayo keluar nak"


kirana dan riani mengangguk


Setelah mereka duduk diruang tamu yang dibentangi tikar itu tiba tiba andi datang dengan senyum mematikannya


"Assalamualaikum"sapa andi


"Waalaikumsalam"jawab semua tamu


Ayah Kirana segera mempersilahkan Andi untuk masuk dan Andi memilih duduk disamping adik Abra


Pembukaan acara lamaran itu dibuka oleh Ayah Abra dengan memperjelas alasan kedatangan keluarga mereka diangguki oleh keluarga Kirana,sebelum kirana menganggukan kepalanya menyetujui lamaran tiba tiba.....


"Assalamualaikum"sapa aisyah dengan nafas ngos ngosan dan wajah penasaran yang amat besar diraut wajahnya yg terlihat jelas itu


"Waalaikumsalam"jawab semua orang yang berada dalam ruangan


Karna malu menjadi pusat perhatian Aisyah segera masuk setelah dikode oleh Riani dan duduk disamping kakaknya itu

__ADS_1


Aisyah mendengar ada orang yang menahan tawanya dan melirik tamu yang datang satu persatu namun Aisyah tidak menemukan siapa yang menertawakannya


Lamaranpun dilanjutkan setelah Kirana menyetujui lamaran dan menerima pemberian dari keluarga Abra


Mereka membahas rencana kedepannya antara Kirana dan Abra yang sama sama akan melanjutkan kuliah ke kairo dengan jurusan yang sama pula,setelah itu abra memperkenalkan sahabatnya andi pada keluarga kirana dan begitupun sebaliknya keluarga Kirana memperkenalkan tetangganya sekaligus sahabat Kirana yang sudah dianggap nya sebagai kerabat yaitu riani dan aisyah kepada keluarga abra


selesai bercengkrama panjang suara Adzan pun berkumandang dan mereka segera bergegas ke masjid tapi tidak dengan Riani yang sedang haid dia lebih memilih membatu adiknya kirana yang juga sedang haid untuk membuatkan makan malam


"kok cepat baliknya syah?"tanya kirana pada Aisyah sesudah selesai shalat dan dalam perjalanan kembali ke rumah


"iya kak syah minta percepat waktu jadinya clear deh"jawab aisyah


Andi yang dari tadi bercakap cakap dengan abra melirik sepintas wajah aisyah dan kembali melanjutkan obrolannya dengan andi dan yang lainnya


"Assalamualaikum"sahut mereka membuka pintu rumah


"Waalaikumsalam"jawab riani dan aurel adik Kirana yang telah selesai menghidangkan makan malam


"wah apa nih?kayaknya enak banget"ujar ayah kirana serasa ngiler dengan masakan putri dan riani yang sudah dianggap keponakannya itu


Airel dan Riani hanya tersenyum kemudian segera balik ke dapur


"eh kok balik?gak makan?"tanya kirana


"udah barusan"jawab riani


"eh kok?"sahut aisyah


"orang dapur harus kenyang duluan dong hahaha"garing aurel


"eh kok gitu ni?"tanya ibu Kirana


"heheheh ani harus cari info tentang kampus ani bi"jawab riani


"ya udah bi,paman,kak,aurel, dan semuanya syah pulang duluan juga ya"pamit aisyah


"emang kamu mau ngapain syah?"tanya aurel


Aisyah berfikir sejenak


"ya udah kamu sini aja makan dulu,belom makan kan?"ajak kirana


Aisyah cengengesan dan mengangguk mengiyakan karna dia juga belum masak untuk makan malam


Riani segera kembali kerumah dan aurel kembali kekamarnya untuk menonton anime favoritnya


Keluarga abra dan kirana makan bersama dan setelah selesai makan mereka berpamitan dengan keluarga Kirana


"baiklah kalo begitu kami pamit dulu, terimakasih atas sambutan dan hidangan nya"ujar ayah abra


Keluarga kirana mengangguk mengiyakan sambil melihat kepergian keluarga Abra dan kembali masuk kerumah mereka


"ya udah om tante Kirana saya pamit juga"pamit andi yang tidak barengan dengan keluarga Abra sambil menyalami kedua orang tua kirana


"kak,pamam,bibi,aisyah juga pulang duluan ya hehe makasih santapannya"cengengesan Aisyah karna sudah kenyang

__ADS_1


Melihat kelakuan Aisyah membuat andi tersenyum dan segera naik ke motornya


***


1 minggu kemudian


kirana dan abra sudah terbang ke kairo mesir untuk melanjutkan study mereka sedang kan besoknya riani juga harus segera terbang ke inggris untuk melanjutkan studynya sebagai sarjana hukum


"kok dilema gitu kak?"tanya aisyah mengagetkan riani yang sedang bermenung di jendela kamarnya


"eh pocong!!"kaget riani


"hahahaha syah bukan pocong kak,masa cewek secantik ini pocong sih"sombong aisyah


"idihhh geer amat kamu"sinis riani


"hahahha kakak gak mau ajak syah jalan jalan shopping kek orang orang gitu sebelum besok kakak terbang?"harap aisyah


Riani menatap lama ke arah aisyah "ngak"ketus Riani


"eh kok gitu?!"cemberut aisyah


"hahahahha iya iya,kamu siap siap sana"suruh riani


"okeh bosQ"jawab aisyah sambil bertindak hormat padar riani


Riani tersenyum melihat semangat adik semata wayangnya yang patut dia bahagia kan itu dan melupakan hal hal yang dipikirkan nya tentang Andi lalu segera bersiap siap kembali untuk jalan jalan sama aisyah


"kita mau kemana nih kak?"tanya aisyah


"hmmmm kita ke bioskop aja"jawab riani sambil sok berfikir


"eh kok gitu aja?"cemberut aisyah


"Ya udah deh habis dibioskop kita ke mall shopping kata kamu tuh"pasrah riani


"yeay!!!kita nonton horor ya kak!"seru aisyah


Riani hanya menarik nafas panjang,karna setiap berjalan dengan aisyah pasti dia banyak maunya hingga membuat riani kewalahan jadi riani malesan jika jalan keluar bareng aisyah namun karna ini hari terakhir mereka jadi riani ingin menghabiskan waktu dengan adik kesayangannya itu


"haduuhhhh"lelah riani setelah balik dari putar putar di mall


"heheheh makasih ya kak"tawa aisyah


"kenapa kami beli barang sebanyak itu? emamg kepake?"tanya riani


"ada deh,dan pastinya semua kepake"jawab aisyah


Riani segera kekemarnya ganti baju lalu istirahat sedangkan Aisyah membopong semua belanjaanya ke kamarnya lalu menyusun belanja an itu


"hmmm ini untuk hadiah selamat kak kirana yang bakal aku kirim ke kairo besok,lalu ini untuk Tante,ini untuk mbak sekretaris editor,lalu yang ini untuk diselipkan ke koper kakak heheh"gumam Aisyah sambil memilah barang belanjaan nya itu


***


pagi tepat nya pada pukul 04.50 riani sudah chek in kembali dibandara untuk penerbangan nya ke Inggris

__ADS_1


"Riani?!"seru sebuah suara yang tiba tiba mengagetkan riani


__ADS_2