
"sebelum saya menjawab, bagaimana tanggapan kamu tentang saya?"tanya sir Albern
"hmmm sir baik,jenius, tampan,kaya"ucap Riani
"apakah kamu pikir jika saya menyatakan cinta pada seseorang maka saya pasti akan diterima?"tanya sir Albern
"tentu"jawab Riani
"kalau begitu...maukah kamu menikah dengan saya?"tanya Sir Albern pada Riani
"eh?!"kaget Riani "owh jangan jangan sekarang sir udah jadi youtubers ya?lagi prank saya ya sir?kameranya mana sir?"tanya Riani
"saya serius!"tegas sir Albern
"jadi...apakah wanita yang Sir bilang dulu adalah saya?"tanya Riani
Sir Albern menganguk "iya"
"sejak kapan sir menyukai saya?"tanya Riani penasaran
"entahlah,setiap saat saya selalu bosan melihat mu terus karna saya adalah dosen pembimbing mu, tapi entah kenapa bersama denganmu membuat saya nyaman"ucap sir Albern
"sir serius menyukai saya?!sir bosan melihat saya?!"cemberut Riani
"hahaha siapa yang tak akan bosan bertemu setiap hari denganmu,tapi saat kamu pergi ke Perancis dulu,hidup saya terasa hampa,saya selaku membayangkan kamu masuk ke ruangan saya setiap hari dengan senyum manis mu saat itu"ucap sir Albern
Riani ternganga mendengar penjelasan sir Albern
"jadi apa kamu mau menjadi istriku?bukankah tadi kamu bilang tidak akan ada yang berani menolak cintaku?"ledek sir Albern
"eh iya ya?tapi belum tentu saya menerima cinta sir"ucap Riani
"jadi kamu akan menolak ajakan ku?"tanya sir Albern
"hmmm bukan berarti aku akan menolak ajakanmu"ucap Riani
"jadi kamu mau menerima permintaan ku?"tanya Albern memastikan
"baiklah"jawab Riani
"serius?!"kaget Albern
Riani menganguk dengan senyuman manisnya
makanan datang dan mereka memulai menyantap makan siang itu
__ADS_1
Riani dan Albern meninggalkan restoran dan kembali ke parkiran
"jadi... bagaimana dengan hubungan kita selanjutnya?"tanya Albern
"apakah harus aku yang memikirkannya sir?"tanya Riani
"karna kamu tinggal di berasal dari Indonesia dan tinggal di Perancis,bagaimana mungkin aku tidak bingung akan hal itu,dan terlebih bisakah kamu memanggilku dengan Albern saja? telinga ku tidak enak mendengar kamu memanggilku sir"ucap Albern
"hahah baiklah Albern"jawab Riani menahan tawanya
"kenapa kamu tertawa?apakah lucu?"tanya Albern
"hahah tidak hanya saja aku tak menyangka bahwa suatu hari nanti aku akan menjadi istrimu sir,eh maksudnya Albern"ucap Riani
"aku juga tak menyangka kamu mau menerima ajakanku"ucap Albern
"jadi apa kamu juga akan terus mengajar di Inggris?"tanya Riani
Albern menggelengkan kepalanya "sebenarnya aku telah pindah mengajar dari Oxford ke sciences po paris"ucap Albern
"wah benarkah?!"kaget Riani
Albern menganguk mengiyakan
"kalau begitu temuilah tante dan paman ku besok di Indonesia,kita akan menikah di Perancis dan tinggal di Perancis"ucap Riani
Riani dan Albern terbang ke Indonesia,Albern tidak memiliki orang tua lagi atau bahkan saudara, sesampainya di Indonesia Albern meminta restu pada Tante dan paman Riani,meminta restu dari adik Riani Aisyah untuk menikahi Riani
Pernikahan mereka berlangsung megah di Perancis,tamu berdatangan dengan banyak,keluarga, sahabat,dan kliennya Riani tak ada satupun yang tak datang, begitu pun dengan Albern,teman teman dan muridnya tak lupa memberi ucapan selamat pada Albern dan Riani
Iven dan Violette memberi ucapan selamat pada Riani dan Albern, mereka membawa 2 anak kecil yang sangat manis,anak pertama Iven dengan Viloette adalah perempuan dan anak kedua mereka laki laki,Riani telah lama menghapus perasaannya pada Andi,dan Riani pun turut bahagia melihat keluarga kecil Iven
Serli berlari dari mobil dan langsung memeluk erat Riani "hiks..kamu udah nikah aja ni,sama sir Albern lagi, padahal kan aku udah nandain sir Albern"cemberut serli
"hahaha kasihan ya ditinggal doi nikah"ledek Samantha
"selamat ya Riani semoga menjadi keluarga samawa"ucap Haura
Riani tersenyum melihat aksi sahabatnya itu "kalian kapan nyusul nih?"ledek Riani
"ehh...kapan kapan deh"jawab mereka Samantha dan Haura serentak
"secepatnya!"tegas serli
Samantha segera menarik serli dan untuk menyantapi makanan
__ADS_1
Enne dan Chloe berjalan perlahan ke arah Riani dan Albern
Enne tersenyum menatap Riani "akhirnya Riani bisa mendapat pasangan yang mengerti akan diri Riani dan bahkan Riani telah melangkahi Enne, padahal Enne sudah berencana untuk diluan menyusul Violet"cemberut enne "tapi Enne bahagia melihat Riani bahagia,enne kagum dengan Riani yang bisa menerima apa yang ada,mungkin saat itu hati Riani hancur banget,namun Riani tetap tersenyum"ujar enne sambil memeluk Riani
Enne kagum akan ketangguhan hati Riani yang bisa tetap tegas melihat Aisyah saat itu menikah dengan Andi,tak sedikit pun Riani merasa iri atau tersakiti
"Riani...Chloe sangat bersyukur bisa mengenal Riani,Chloe ikut bahagia melihat Riani bahagia,namun setelah menikah jangan mengambil cuti lama lama, pekerjaan kita sebagai pengacara itu banyak!"tegas Chloe
"hahaha baiklah Chloe,mulai besok Riani juga akan kembali kerja kok,kami mau fokus karir dulu setelah itu baru memikirkan anak"ucap Riani
Manquer Pamela pun juga datang untuk menyalami dan memberi ucapan pada Riani "kamu mendului saya Riani,usia saya sudah seperti segini, tapi kamu yang masih muda tega melangkahi saya bahkan dengan adik kelas saya sendiri"ucap manquer pamela sambil melirik Albern "saya tidak menyangka bahwa gadis yang dulu asal ceplos pada saya kini telah menikah dengan laki laki yang seperti itu, tapi saya harap kamu bahagia selalu Riani"ucap manquer pamela
Riani memeluk erat Manquer Pamela "terimakasih manquer"
"Pamela,kamu kapan nikah?apa masih sering dipermainkan oleh cowok?"ledek Albern
"apa sih?!jika kamu bersikap seenaknya pada aku,aku akan memberikan banyak kasus dari luar negri agar kamu tidak bisa bersama dengan istrimu!"ancam manquer Pamela
"eh jangan!aku hanya ingin memperkenalkan kamu dengan teman ku di kampus,kebetulan dia satu tahun lebih tua darimu dan belum menikah,mana tau kamu cocok Pamela"ucap Albern yang nampak cemas jika tak bisa bersama Riani
"ini!!"seru manquer Pamela sambil menyodorkan hp nya pada Albern
Albern dan Riani nampak tercengang
"berikan nomor teman mu itu!"seru manquer Pamela malu malu
"oh kalau begitu langsung saja minta dengan dia"ucap Albern
"eh maksudnya?! bagaimana mungkin aku bisa meminta langsung padanya?!"kesal manquer pamela
Albern menunjuk seorang pria yang berada dibelakang manquer Pamela "itu dia"ucap Albern
Manquer Pamela menoleh kebelakang dan terkejut melihat Pria yang tinggi dan kekar itu
Pria itu tersenyum pada Manquer Pamela dan menyodorkan tangannya "perkenalkan saya Carlson Darius"ucap Pria itu
END
*Hy readers...gak nyangka aja ya Erangan Takdir sudah tamat
Terima kasih untuk kalian semuanya yang telah menyempatkan waktu membaca karya author dan terimakasih atas like dan commentnya
bagaimana dengan karya Author ini menurut kalian? jangan lupa ditulis di kolom komentar ya! hehehhe
sampai jumpa di karya yang lainnya:)
__ADS_1
Happy Reading*